FH Universitas Brawijaya Beri Penghargaan kepada Aktivis HAM Munir
Sabtu, 08 November 2025 - 09:01 WIB
loading...
Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FHUB) memberikan penghargaan khusus kepada almarhum Munir Said Thalib, aktivis hak asasi manusia (HAM). Foto/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FHUB) memberikan penghargaan khusus kepada almarhum Munir Said Thalib, aktivis hak asasi manusia (HAM). Munir merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Brawijaya angkatan 1989.
Penghargaan ini diberikan dalam acara "Sapa Alumni dan Pemberian Penghargaan Prominen Alumni" yang digelar di Ballroom Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025).
Penghargaan ini diberikan kepada Munir atas dedikasinya dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, serta keberanian membela korban pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia.
FHUB menempatkan Munir sebagai salah satu penerima penghargaan dalam kategori Penguatan Masyarakat Sipil, sebuah bentuk apresiasi atas kontribusinya yang memperkuat kesadaran hukum dan demokrasi di Indonesia.
Baca Juga: Suciwati Istri Munir: Kita Sudah Bosen dengan Janji-janji, Maunya Implementasi
Pemberian penghargaan kepada Munir ini juga menjadi simbol penghormatan atas perjuangannya memperkuat masyarakat sipil dan menegakkan nilai-nilai kemanusiaan. Sosoknya diharapkan terus menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni FHUB untuk menegakkan keadilan dan keberanian moral dalam kehidupan hukum dan sosial.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Aan Eko Widiarto menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada alumni, dosen, maupun karyawan yang memiliki jasa besar bagi kampus dan masyarakat termasuk salah satunya aktivis Munir.
"Oleh karena itu ada penghargaan kepada para alumni kita. Termasuk para dosen ataupun karyawan dari kampus kita karena mereka memiliki peran atau memiliki jasa yang besar," ujar Aan dalam sambutannya.
Aan menjelaskan bahwa penghargaan Prominen Alumni dibagi dalam empat kategori utama, yaitu alumni yang memiliki peran besar dalam pengembangan ilmu hukum, alumni yang memiliki peran besar dalam kepemimpinan publik, alumni yang dikenal sebagai sosok dermawan, dan alumni yang berkontribusi dalam memperkuat peradaban, termasuk dalam penguatan masyarakat sipil.
Aman pun meminta maaf kepada alumni FHUB yang tidak mendapatkan penghargaan. "Kami juga mohon maaf kepada para alumni yang ada yang mendapatkan penghargaan dan ada yang tidak mendapatkan penghargaan, tapi memang kami harus menanggung risiko kalau ada protes, tapi ya lebih baik adalah sebagai rasa syukur untuk menghargai jasa para alumni dan para karyawan kita agar silaturahmi tidak terputus."
Aan menambahkan bahwa penghargaan ini akan menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk apresiasi terhadap alumni yang memberikan dampak nyata di berbagai bidang. "Tahun depan kita juga akan memberikan penghargaan yang sama kepada alumni kita."
Selain itu, ada sejumlah alumni FHUB yang mendapatkan penghargaan. Mereka adalah Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol Dedi Prasetyo, Wakil Jaksa Agung periode 2024-2025 Feri Wibisono, dan sejumlah nama lainnya.
Penghargaan ini diberikan dalam acara "Sapa Alumni dan Pemberian Penghargaan Prominen Alumni" yang digelar di Ballroom Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025).
Penghargaan ini diberikan kepada Munir atas dedikasinya dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, serta keberanian membela korban pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia.
FHUB menempatkan Munir sebagai salah satu penerima penghargaan dalam kategori Penguatan Masyarakat Sipil, sebuah bentuk apresiasi atas kontribusinya yang memperkuat kesadaran hukum dan demokrasi di Indonesia.
Baca Juga: Suciwati Istri Munir: Kita Sudah Bosen dengan Janji-janji, Maunya Implementasi
Pemberian penghargaan kepada Munir ini juga menjadi simbol penghormatan atas perjuangannya memperkuat masyarakat sipil dan menegakkan nilai-nilai kemanusiaan. Sosoknya diharapkan terus menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni FHUB untuk menegakkan keadilan dan keberanian moral dalam kehidupan hukum dan sosial.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Aan Eko Widiarto menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada alumni, dosen, maupun karyawan yang memiliki jasa besar bagi kampus dan masyarakat termasuk salah satunya aktivis Munir.
"Oleh karena itu ada penghargaan kepada para alumni kita. Termasuk para dosen ataupun karyawan dari kampus kita karena mereka memiliki peran atau memiliki jasa yang besar," ujar Aan dalam sambutannya.
Aan menjelaskan bahwa penghargaan Prominen Alumni dibagi dalam empat kategori utama, yaitu alumni yang memiliki peran besar dalam pengembangan ilmu hukum, alumni yang memiliki peran besar dalam kepemimpinan publik, alumni yang dikenal sebagai sosok dermawan, dan alumni yang berkontribusi dalam memperkuat peradaban, termasuk dalam penguatan masyarakat sipil.
Aman pun meminta maaf kepada alumni FHUB yang tidak mendapatkan penghargaan. "Kami juga mohon maaf kepada para alumni yang ada yang mendapatkan penghargaan dan ada yang tidak mendapatkan penghargaan, tapi memang kami harus menanggung risiko kalau ada protes, tapi ya lebih baik adalah sebagai rasa syukur untuk menghargai jasa para alumni dan para karyawan kita agar silaturahmi tidak terputus."
Aan menambahkan bahwa penghargaan ini akan menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk apresiasi terhadap alumni yang memberikan dampak nyata di berbagai bidang. "Tahun depan kita juga akan memberikan penghargaan yang sama kepada alumni kita."
Selain itu, ada sejumlah alumni FHUB yang mendapatkan penghargaan. Mereka adalah Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol Dedi Prasetyo, Wakil Jaksa Agung periode 2024-2025 Feri Wibisono, dan sejumlah nama lainnya.
(zik)
Lihat Juga :