SPPB UI Kolaborasi dengan MAN 2 Jakarta Hadirkan Workshop Strategi Belajar Efektif
Minggu, 09 November 2025 - 21:40 WIB
loading...
SPPB UI kolaborasi dengan MAN 2 Jakarta menggelar workshop bertajuk Nuclear Learning: Membongkar Teknik Belajar dan Menghafal Para Juara. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi dengan MAN 2 Jakarta menggelar workshop bertajuk “Nuclear Learning: Membongkar Teknik Belajar dan Menghafal Para Juara”, pada Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini diikuti oleh 45 siswa MAN 2 Jakarta dengan antusiasme tinggi dari awal hingga akhir acara.
Workshop ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat (pengmas) SPPB UI yang berfokus pada peningkatan kemampuan belajar siswa di tingkat sekolah menengah.
Baca juga: Profil SMAN 72 Jakarta, Sekolah Unggulan yang Jadi Sorotan Usai Ada Ledakan di Area Masjid
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Jakarta Jamal.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut dan berharap agar program serupa dapat terus berlanjut.
“Kami sangat senang dengan adanya workshop ini. Semoga tahun depan kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi agar manfaatnya terus dirasakan oleh para siswa,” ujar Jamal, melalui siaran pers, Minggu (9/11/2025).
Workshop menghadirkan narasumber Dr. Mohammad Izdiyan Muttaqin dosen Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) Universitas Indonesia.
Ia membagikan strategi belajar efektif yang biasa digunakan oleh para pelajar berprestasi.
Materi yang dibahas meliputi topik-topik seperti Power Reading, Mindmapping, Super Memory, Goal Setting, hingga Seni Aplikasi Menjawab.
Menurut Izdiyan, Nuclear Learning bukan hanya metode menghafal cepat, melainkan cara memahami bagaimana otak bekerja untuk memaksimalkan potensi belajar seseorang.
“Setiap orang punya kapasitas otak yang sama, yang membedakan hanyalah bagaimana kita menggunakannya,” jelasnya.
Peserta juga diajak mencoba langsung metode mind mapping dan super memory agar dapat merasakan bagaimana teknik tersebut membantu dalam memahami pelajaran dengan lebih cepat dan menyenangkan.
Hampir semua peserta menilai workshop ini menarik dan bermanfaat. Marissa Fauzi Dermawan, salah satu peserta, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru.
“Acaranya seru banget dan nambah wawasan. Penyampaian materinya juga jelas dan mudah dimengerti,” kata Marissa.
Peserta lain, Naufal Yudha, mengaku termotivasi setelah mengikuti workshop ini.
“Workshop ini bikin semangat belajar lagi. Ternyata semua orang punya potensi otak yang sama, tinggal bagaimana kita mengasahnya,” ujarnya.
Sementara itu, Tiak, peserta lainnya, menilai pemateri berhasil membuat suasana tetap menyenangkan dan tidak membosankan.
“Materinya gampang dipahami, dan cara penyampaiannya seru banget,” katanya.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi antara pihak SPPB UI dan MAN 2 Jakarta.
Workshop Nuclear Learning menjadi bukti nyata komitmen Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia dalam memperluas dampak positif pendidikan melalui kolaborasi dengan institusi sekolah menengah.
Melalui program pengabdian masyarakat seperti ini, SPPB UI berharap dapat terus menginspirasi pelajar Indonesia untuk menemukan cara belajar yang lebih efektif, menyenangkan, dan berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini diikuti oleh 45 siswa MAN 2 Jakarta dengan antusiasme tinggi dari awal hingga akhir acara.
Workshop ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat (pengmas) SPPB UI yang berfokus pada peningkatan kemampuan belajar siswa di tingkat sekolah menengah.
Baca juga: Profil SMAN 72 Jakarta, Sekolah Unggulan yang Jadi Sorotan Usai Ada Ledakan di Area Masjid
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Jakarta Jamal.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut dan berharap agar program serupa dapat terus berlanjut.
“Kami sangat senang dengan adanya workshop ini. Semoga tahun depan kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi agar manfaatnya terus dirasakan oleh para siswa,” ujar Jamal, melalui siaran pers, Minggu (9/11/2025).
Bongkar Rahasia Otak Juara
Workshop menghadirkan narasumber Dr. Mohammad Izdiyan Muttaqin dosen Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) Universitas Indonesia.
Ia membagikan strategi belajar efektif yang biasa digunakan oleh para pelajar berprestasi.
Materi yang dibahas meliputi topik-topik seperti Power Reading, Mindmapping, Super Memory, Goal Setting, hingga Seni Aplikasi Menjawab.
Menurut Izdiyan, Nuclear Learning bukan hanya metode menghafal cepat, melainkan cara memahami bagaimana otak bekerja untuk memaksimalkan potensi belajar seseorang.
“Setiap orang punya kapasitas otak yang sama, yang membedakan hanyalah bagaimana kita menggunakannya,” jelasnya.
Peserta juga diajak mencoba langsung metode mind mapping dan super memory agar dapat merasakan bagaimana teknik tersebut membantu dalam memahami pelajaran dengan lebih cepat dan menyenangkan.
Peserta Antusias dan Termotivasi
Hampir semua peserta menilai workshop ini menarik dan bermanfaat. Marissa Fauzi Dermawan, salah satu peserta, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru.
“Acaranya seru banget dan nambah wawasan. Penyampaian materinya juga jelas dan mudah dimengerti,” kata Marissa.
Peserta lain, Naufal Yudha, mengaku termotivasi setelah mengikuti workshop ini.
“Workshop ini bikin semangat belajar lagi. Ternyata semua orang punya potensi otak yang sama, tinggal bagaimana kita mengasahnya,” ujarnya.
Sementara itu, Tiak, peserta lainnya, menilai pemateri berhasil membuat suasana tetap menyenangkan dan tidak membosankan.
“Materinya gampang dipahami, dan cara penyampaiannya seru banget,” katanya.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi antara pihak SPPB UI dan MAN 2 Jakarta.
Workshop Nuclear Learning menjadi bukti nyata komitmen Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia dalam memperluas dampak positif pendidikan melalui kolaborasi dengan institusi sekolah menengah.
Melalui program pengabdian masyarakat seperti ini, SPPB UI berharap dapat terus menginspirasi pelajar Indonesia untuk menemukan cara belajar yang lebih efektif, menyenangkan, dan berkelanjutan.
(nnz)
Lihat Juga :