Berapa Gaji Data Analyst di Luar Negeri? Cek Rinciannya di 6 Negara Ini
Rabu, 12 November 2025 - 07:39 WIB
loading...
Profesi Data Analyst secara umum mendapatkan penghasilan lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional di sebagian besar negara. Foto/verpex.com.
A
A
A
JAKARTA - Profesi Data Analyst kini menjadi salah satu pekerjaan paling menjanjikan di era digital. Tak hanya di Indonesia, profesi ini juga memiliki daya tarik besar di berbagai negara berkat gaji t inggi dan permintaan yang terus meningkat.
Bahkan gaji rata-rata seorang data analyst di luar negeri bisa mencapai ratusan juta rupiah per tahun.
Dikutip dari laman DataCamp, data analyst bertanggung jawab untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan kumpulan data besar untuk membantu organisasi membuat keputusan strategis.
Baca juga: 5 Jurusan Kuliah Terbaik Buat Jadi Data Analyst Profesional
Profesi ini sangat dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari keuangan, teknologi, hingga kesehatan. Tak heran jika gaji mereka tergolong tinggi dan kompetitif di pasar global.
Namun, besaran gaji seorang data analyst berbeda-beda tergantung pada beberapa faktor, seperti industri tempat bekerja, ukuran perusahaan, lokasi negara, serta tingkat pengalaman.
Baca juga: Data Analyst jadi Profesi Paling Dibutuhkan di 2025, Intip Besaran Gajinya
Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber seperti PayScale, Glassdoor, dan Indeed, berikut rata-rata gaji Data Analyst di sejumlah negara utama dunia (dalam mata uang lokal):
Rata-rata gaji tahunan: USD 80.113
Rata-rata gaji nasional: USD 54.132
Rata-rata gaji tahunan: £38.143
Rata-rata gaji nasional: £38.131
Rata-rata gaji tahunan: AUD 96.209
Rata-rata gaji nasional: AUD 68.288
Rata-rata gaji tahunan: €58.500
Rata-rata gaji nasional: €47.700
Rata-rata gaji tahunan: ₹6,97,500
Rata-rata gaji nasional: ₹3,87,500
Rata-rata gaji bulanan: SGD 4.550
Rata-rata gaji nasional: SGD 4.680
Dari data tersebut, terlihat bahwa profesi Data Analyst secara umum mendapatkan penghasilan lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional di sebagian besar negara.
Di Amerika Serikat misalnya, perbandingan gaji mencapai selisih hampir USD 26.000 per tahun dari rata-rata nasional.
Selain itu, penting untuk memahami bahwa angka rata-rata ini bisa bervariasi karena metode perhitungan yang berbeda, kualitas data, serta representasi responden yang tidak selalu merata.
Faktor pendidikan, pengalaman, dan kemampuan teknis seperti penguasaan SQL, Excel, statistik, dan visualisasi data juga turut memengaruhi besaran gaji seorang analis data.
Dengan potensi gaji tinggi dan peluang karier global yang luas, Data Analyst menjadi profesi yang semakin diminati di seluruh dunia.
Bahkan gaji rata-rata seorang data analyst di luar negeri bisa mencapai ratusan juta rupiah per tahun.
Dikutip dari laman DataCamp, data analyst bertanggung jawab untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan kumpulan data besar untuk membantu organisasi membuat keputusan strategis.
Baca juga: 5 Jurusan Kuliah Terbaik Buat Jadi Data Analyst Profesional
Profesi ini sangat dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari keuangan, teknologi, hingga kesehatan. Tak heran jika gaji mereka tergolong tinggi dan kompetitif di pasar global.
Namun, besaran gaji seorang data analyst berbeda-beda tergantung pada beberapa faktor, seperti industri tempat bekerja, ukuran perusahaan, lokasi negara, serta tingkat pengalaman.
Baca juga: Data Analyst jadi Profesi Paling Dibutuhkan di 2025, Intip Besaran Gajinya
Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber seperti PayScale, Glassdoor, dan Indeed, berikut rata-rata gaji Data Analyst di sejumlah negara utama dunia (dalam mata uang lokal):
Gaji Data Analyst di Luar Negeri
1. Amerika Serikat
Rata-rata gaji tahunan: USD 80.113
Rata-rata gaji nasional: USD 54.132
2. Inggris
Rata-rata gaji tahunan: £38.143
Rata-rata gaji nasional: £38.131
3. Australia
Rata-rata gaji tahunan: AUD 96.209
Rata-rata gaji nasional: AUD 68.288
4. Jerman
Rata-rata gaji tahunan: €58.500
Rata-rata gaji nasional: €47.700
5. India
Rata-rata gaji tahunan: ₹6,97,500
Rata-rata gaji nasional: ₹3,87,500
6. Singapura
Rata-rata gaji bulanan: SGD 4.550
Rata-rata gaji nasional: SGD 4.680
Dari data tersebut, terlihat bahwa profesi Data Analyst secara umum mendapatkan penghasilan lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional di sebagian besar negara.
Di Amerika Serikat misalnya, perbandingan gaji mencapai selisih hampir USD 26.000 per tahun dari rata-rata nasional.
Selain itu, penting untuk memahami bahwa angka rata-rata ini bisa bervariasi karena metode perhitungan yang berbeda, kualitas data, serta representasi responden yang tidak selalu merata.
Faktor pendidikan, pengalaman, dan kemampuan teknis seperti penguasaan SQL, Excel, statistik, dan visualisasi data juga turut memengaruhi besaran gaji seorang analis data.
Dengan potensi gaji tinggi dan peluang karier global yang luas, Data Analyst menjadi profesi yang semakin diminati di seluruh dunia.
(nnz)
Lihat Juga :