UIN Jakarta Dorong Dialog Lintas Iman dan Inovasi Digital Lewat Kuliah Umum Internasional

Jum'at, 14 November 2025 - 16:18 WIB
loading...
UIN Jakarta Dorong Dialog...
Public Lecture bertajuk Beyond Tolerance: Faith and Prosperity in the Digital Era. di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - MAXY Academy bersama Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan Transformational Business Network (TBN) Indonesia menggelar Public Lecture bertajuk “Beyond Tolerance: Faith and Prosperity in the Digital Era.”

Kegiatan yang dikuti 100 peserta ini turut dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, serta mahasiswa dari berbagai fakultas. Dengan menghadirkan ruang dialog lintas iman dan wawasan kewirausahaan sosial yang menginspirasi lahirnya generasi muda berintegritas, berdaya saing, dan berorientasi pada dampak sosial.

Sebagai tuan rumah, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar merasa senang dan memberikan apresiasi atas acara ini. “UIN Jakarta berkomitmen menjadi ruang dialog yang terbuka bagi keberagaman pengetahuan, termasuk integrasi antara iman, teknologi, dan kewirausahaan,” kata Prof. Asep, melalui siaran pers, Jumat (14/11/2025).

Baca juga: Prodi Jurnalistik UIN Jakarta Gelar CVJ 2025: Cetak Konten Kreator

“Kehadiran para pembicara global hari ini memperkaya perspektif mahasiswa kami dalam melihat peran spiritualitas dan inovasi sebagai fondasi kemajuan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kuliah tamu yang di gelar di Gedung Theater Lt. 2 FST UIN Jakarta, menghadirkan empat pembicara. Di mana tiga berasal dari luar Indonesia. Ada Founder of TBN Movement & Chairman of Springhill Management UK Dr. Kim Tan, Chief Grants Officer Templeton Religion Trust 2013 - 2025 Dr. Chris Stewart dan Associate Professor of Sociology, Tampere University, Finlandia Dr. Ali Qadir.

Sedangkan satu lagi dari dalam negeri, Professor of Philanthropy UIN Jakarta Prof. Amelia Fauzia.

“Saya sangat senang berada di Indonesia dan melihat bagaimana generasi mudanya memiliki semangat besar untuk memadukan nilai iman dan inovasi. Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa spiritualitas dapat berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi dan teknologi, dan saya percaya inisiatif seperti ini akan menumbuhkan lebih banyak pemimpin berintegritas di masa depan,” kata laki-laki yang akrab disapa Dr. Kim Tan, peraih gelar Ph.D. di bidang Biokimia.

Dr. Kim Tan menekankan pentingnya konsep prosperity with purpose. Di mana kemakmuran yang berakar pada nilai moral dan spiritual, bukan sekadar pencapaian ekonomi.Sementara itu, Dr. Chris Stewart menyoroti bagaimana teknologi seharusnya menjadi alat untuk memperluas nilai-nilai kemanusiaan dan keimanan, bukan menggantikannya. Ia menegaskan bahwa perkembangan digital harus memperkuat etika sosial dan solidaritas antar umat.

“Dialog lintas iman seperti ini sangat penting untuk menciptakan fondasi sosial yang kuat di tengah perubahan global yang cepat,” imbuh Dr. Chris.

Dari perspektif sosiologi global, Dr. Ali Qadir menjelaskan mengenai konsep inner universe. Konsep yang menekankan urgensi memahami dunia batin manusia di tengah laju perkembangan teknologi.

“Seperti pesan seorang penyair terkenal: kita telah membaca ribuan buku, namun belum membaca hati kita sendiri. Karena itu, pendidikan modern harus mendorong mahasiswa memadukan ilmu pengetahuan dengan refleksi batin,” tutur Dr. Ali Qadir.

Sebagai penutup sesi kuliah tamu, Prof. Amelia Fauzia, Ph.D. menekankan pentingnya memperkuat praktik filantropi lintas iman di era digital, berdasarkan riset dan pengalamannya memimpin Social Trust Fund UIN Jakarta.

“Transformasi digital membuka peluang baru bagi filantropi yang lebih inklusif. Melalui kolaborasi lintas agama dan pemanfaatan platform digital, kita dapat menumbuhkan nilai toleransi, solidaritas, dan keadilan sosial yang memberi dampak lebih luas bagi masyarakat,” pungkas perempuan lulusan University of Melbourne.

Chairman TBN Indonesia, Teddy Hartono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TBN untuk mempertemukan pelaku bisnis, akademisi, dan komunitas dalam mendorong perubahan sosial. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk membangun ekosistem kepemimpinan yang transformatif.

“Kami ingin mendorong mahasiswa agar tidak hanya kompeten secara teknologi, tetapi juga berintegritas dalam menjalankan perannya di masyarakat. Kolaborasi dengan UIN Jakarta dan TBN Indonesia merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pembelajaran bermakna yang mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global,” kata Isaac Munandar, CEO & Co-Founder MAXY Academy.

Selain kuliah umum, para pembicara juga melakukan audiensi dengan pimpinan universitas untuk menjajaki peluang kolaborasi strategis di bidang riset, pengajaran, dan pengembangan di Innovation Impact Hub — sebuah inisiatif bersama antara TBN Indonesia, MAXY Academy, dan UIN Jakarta yang bertujuan menjadi pusat inovasi sosial berbasis nilai spiritual, kewirausahaan, dan kolaborasi lintas sektor.

Melalui Innovation Impact Hub ini, ketiga institusi berkomitmen menghadirkan wadah bagi mahasiswa dan akademisi untuk mengembangkan solusi berdampak yang menggabungkan iman, teknologi, dan kepemimpinan transformatif bagi kemajuan masyarakat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daya Saing UIN Jakarta...
Daya Saing UIN Jakarta Kian Impresif, Setengah Lulusan Sudah Kerja Sebelum Wisuda
SPAN-PTKIN 2026 Resmi...
SPAN-PTKIN 2026 Resmi Dibuka, Ini Daftar Kampus Pesertanya
Transformasi Akademik...
Transformasi Akademik PTKI Menuju Panggung Global: Tantangan dan Capaian Membangun Reputasi
Deretan 11 Perguruan...
Deretan 11 Perguruan Tinggi Keagamaan Paling Informatif 2025, Ada Kampusmu?
UIN Jakarta Jadi PTKIN...
UIN Jakarta Jadi PTKIN Terbaik di Indonesia Versi QS WUR Asia 2026
Siap Bertransformasi...
Siap Bertransformasi Jadi PTNBH, UIN Jakarta Fokus Optimalisasi Pendapatan Non-UKT
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Rekomendasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved