Darunnajah di Pleno 'Ketahanan Pangan': Pesantren Sebagai Aktor Ekonomi Produktif

Jum'at, 21 November 2025 - 16:59 WIB
loading...
Darunnajah di Pleno...
Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada sesi pleno strategis dalam Munas XI MUI: Membangun Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045. Foto/Darunnajah.
A A A
JAKARTA - Delegasi Universitas Darunnajah mengikuti sesi pleno strategis dalam Munas XI MUI: "Membangun Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045" sesi ini sangat relevan dengan program ekonomi produktif yang telah dijalankan Darunnajah.

Dalam sesi ketahanan pangan yang dipimpin Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dibahas peran strategis pesantren dalam swasembada pangan nasional. Data menunjukkan 90,48% pesantren memiliki unit usaha, namun mayoritas masih berskala mikro. Darunnajah menjadi salah satu model pesantren produktif dengan mengelola lahan pertanian dan peternakan, unit usaha, percetakan, katering, dan koperasi.

Baca juga: Konten Etnografi dan Blended Learning: Pendekatan Komprehensif Mengatasi Intoleransi di Kampus

Menteri pertahanan menekankan pentingnya semangat bekerja, tidak malas, sehingga Indonesia bisa menjadi pusat pertanian dunia. Menteri juga mengiatkan bahasan serakahnomics yang menjadi musuh bersama di Indonesia.

"Apa yang dibahas dalam Munas hari ini sesungguhnya sudah menjadi praktik terbaik di Darunnajah. Kami membuktikan bahwa pesantren bisa menjadi aktor ekonomi produktif tanpa kehilangan nilai-nilai pesantren," ujar KH. Hadiyanto Arief, presiden UDN.

"Darunnajah siap menjadi pilot project pesantren produktif di Indonesia. Pengalaman kami dalam mengelola unit usaha dapat direplikasi ke ribuan pesantren lain," tambah KH. Hadiyanto Arief.

Universitas Darunnajah (UDN) melalui Muhammad Irfanudin Kurniawan juga menyampaikan usulan konkret: kemitraan strategis pesantren untuk pengelolaan lahan dan alhamdulillah kementrian pertanian siap memberikan bantuan bibit untuk pengembangan pertanian pesantren di Indonesia dan yang paling utama adalah penguatas studi manajemen pesantren. Karena tanpa menejemen yang baik, lahan pesantren tidak bisa menjadi lahan yang produktif.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Darunnajah Hadiri Halal...
Darunnajah Hadiri Halal Bihalal MUI 1447 H, Perkuat Ukhuwah dan Jajaki Kerja Sama Internasional
Kemenag Salurkan BOS...
Kemenag Salurkan BOS Pesantren Rp111,9 Miliar Jelang Lebaran
Darunnajah Jadi Tuan...
Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK
Circular Food Garden...
Circular Food Garden Ajarkan Ketahanan Pangan dan Lingkungan di SD Mojokerto
Mengenang Jasa KH Abdul...
Mengenang Jasa KH Abdul Wahab Turcham: Tanamkan Pendidikan Karakter, Lahirkan Anak Didik Sukses
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi
Perkuat Ketahanan Gizi...
Perkuat Ketahanan Gizi Indonesia, EU-ASEAN Business Council Dorong Kemitraan Lintas Sektor
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Rekomendasi
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Curhat Sering Dicueki Anak, Syuting Jadi Obat Kesepian
Berita Terkini
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang
Kapan KJP Juli 2026...
Kapan KJP Juli 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved