7 PTS yang Masuk Daftar Universitas Terbaik Dunia di Riset Ilmu Interdisipliner THE 2026
Sabtu, 22 November 2025 - 15:15 WIB
loading...
Berikut tujuh perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil menembus daftar universitas terbaik dalam riset ilmu interdisipliner versi THE ISR 2026. Foto/BINUS.
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 7 perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia masuk dalam daftar Times Higher Education (THE) Interdisciplinary Science Rankings (ISR) 2026, sebuah pemeringkatan global yang menilai perguruan tinggi berdasarkan kualitas dan dampak riset interdisipliner.
Dalam edisi 2026 ini, terdapat 911 institusi dari 94 negara yang masuk daftar universitas terbaik di dunia dalam bidang riset lintas disiplin.
Sebanyak tujuh perguruan tinggi (PT) berhasil menembus daftar universitas terbaik dunia dalam riset ilmu interdisipliner. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi di Tanah Air dalam mengembangkan riset yang mengintegrasikan berbagai keilmuan, baik STEM maupun non-STEM.
Dalam ISR 2026, ilmu interdisipliner didefinisikan sebagai integrasi pengetahuan, tradisi, dan proses dari berbagai disiplin ilmu. Riset interdisipliner dapat berbentuk:
Baca juga: IPB Kalahkan ITB dan UGM di Daftar THE Interdisciplinary Science Rankings 2026
Kolaborasi antara dua atau lebih disiplin ilmu sains (computer science, engineering, life sciences, physical sciences).
Kolaborasi antara satu atau lebih disiplin sains dengan bidang non-STEM seperti: sosial, pendidikan, psikologi, hukum, ekonomi, serta klinis dan kesehatan.
Penelitian oleh satu akademisi yang menggunakan pendekatan multidisiplin untuk menjawab satu persoalan ilmiah.
Baca juga: UIN Jakarta Jadi PTKIN Terbaik di Indonesia Versi QS WUR Asia 2026
Penelitian yang melibatkan dua topik berbeda dalam satu rumpun sains, namun berasal dari dua subjek berbeda dalam 31 subjek detail THE.
Melalui pemeringkatan ini, THE memberikan panduan strategis bagi mahasiswa, akademisi, dan universitas untuk memahami kekuatan riset kolaboratif lintas disiplin yang menjadi masa depan inovasi global.
Berikut tujuh perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil menembus daftar universitas terbaik dalam riset ilmu interdisipliner versi THE ISR 2026:
Peringkat 251–300
Skor total: 45.3-47.5
Peringkat 501–600
Skor total:33.4–37.6
Peringkat: 501–600
Skor total: 33.4–37.6
Peringkat: 501–600
Skor total: 33.4–37.6
Peringkat: 601–800
Skor total: 24.4-33.3
Peringkat: 601–800
Skor total: 24.4-33.3
Peringkat: 601–800
Skor total: 24.4-33.3
Masuknya tujuh kampus ini menandakan bahwa riset interdisipliner di Indonesia terus berkembang dan diakui secara global. Binus University menjadi perguruan tinggi Indonesia dengan posisi terbaik pada peringkat 251–300, sementara enam kampus lainnya menampilkan kekuatan riset di berbagai bidang yang terintegrasi lintas disiplin.
THE menyebutkan bahwa Interdisciplinary Science Rankings berfungsi sebagai panduan global untuk:
- Mengidentifikasi universitas terbaik dunia dalam riset interdisipliner.
- Memahami fokus riset serta keunggulan masing-masing perguruan tinggi.
- Menjadi bahan benchmark untuk meningkatkan kualitas riset.
- Menonjolkan kekuatan institusi dalam menarik mahasiswa dan kolaborasi internasional.
- Menjadi insight strategis dalam pengembangan inovasi dan riset masa depan.
Dalam edisi 2026 ini, terdapat 911 institusi dari 94 negara yang masuk daftar universitas terbaik di dunia dalam bidang riset lintas disiplin.
Sebanyak tujuh perguruan tinggi (PT) berhasil menembus daftar universitas terbaik dunia dalam riset ilmu interdisipliner. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi di Tanah Air dalam mengembangkan riset yang mengintegrasikan berbagai keilmuan, baik STEM maupun non-STEM.
Apa Itu Riset Ilmu Interdisipliner Menurut THE?
Dalam ISR 2026, ilmu interdisipliner didefinisikan sebagai integrasi pengetahuan, tradisi, dan proses dari berbagai disiplin ilmu. Riset interdisipliner dapat berbentuk:
Baca juga: IPB Kalahkan ITB dan UGM di Daftar THE Interdisciplinary Science Rankings 2026
Kolaborasi antara dua atau lebih disiplin ilmu sains (computer science, engineering, life sciences, physical sciences).
Kolaborasi antara satu atau lebih disiplin sains dengan bidang non-STEM seperti: sosial, pendidikan, psikologi, hukum, ekonomi, serta klinis dan kesehatan.
Penelitian oleh satu akademisi yang menggunakan pendekatan multidisiplin untuk menjawab satu persoalan ilmiah.
Baca juga: UIN Jakarta Jadi PTKIN Terbaik di Indonesia Versi QS WUR Asia 2026
Penelitian yang melibatkan dua topik berbeda dalam satu rumpun sains, namun berasal dari dua subjek berbeda dalam 31 subjek detail THE.
Melalui pemeringkatan ini, THE memberikan panduan strategis bagi mahasiswa, akademisi, dan universitas untuk memahami kekuatan riset kolaboratif lintas disiplin yang menjadi masa depan inovasi global.
Daftar 7 PTS Indonesia yang Masuk THE ISR 2026
Berikut tujuh perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil menembus daftar universitas terbaik dalam riset ilmu interdisipliner versi THE ISR 2026:
1. Bina Nusantara (Binus) University
Peringkat 251–300
Skor total: 45.3-47.5
2. Universitas Islam Indonesia (UII)
Peringkat 501–600
Skor total:33.4–37.6
3. Telkom University
Peringkat: 501–600
Skor total: 33.4–37.6
4. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
Peringkat: 501–600
Skor total: 33.4–37.6
5. Unika Atma Jaya Jakarta
Peringkat: 601–800
Skor total: 24.4-33.3
6. Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
Peringkat: 601–800
Skor total: 24.4-33.3
7. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
Peringkat: 601–800
Skor total: 24.4-33.3
Masuknya tujuh kampus ini menandakan bahwa riset interdisipliner di Indonesia terus berkembang dan diakui secara global. Binus University menjadi perguruan tinggi Indonesia dengan posisi terbaik pada peringkat 251–300, sementara enam kampus lainnya menampilkan kekuatan riset di berbagai bidang yang terintegrasi lintas disiplin.
Manfaat Pemeringkatan THE ISR bagi Perguruan Tinggi dan Akademisi
THE menyebutkan bahwa Interdisciplinary Science Rankings berfungsi sebagai panduan global untuk:
Bagi Mahasiswa dan Akademisi
- Mengidentifikasi universitas terbaik dunia dalam riset interdisipliner.
- Memahami fokus riset serta keunggulan masing-masing perguruan tinggi.
Bagi Perguruan Tinggi
- Menjadi bahan benchmark untuk meningkatkan kualitas riset.
- Menonjolkan kekuatan institusi dalam menarik mahasiswa dan kolaborasi internasional.
- Menjadi insight strategis dalam pengembangan inovasi dan riset masa depan.
(nnz)
Lihat Juga :