Benarkah Anita Dewi Pemilik Tumbler yang Hilang Lulusan Universitas Sahid? Ini Faktanya
Jum'at, 28 November 2025 - 21:40 WIB
loading...
Momen mediasi antara pasangan pemilik tumbler Alvin dan Anita Dewi dengan petugas KAI, Argi di Kantor KAI Wisata, Stasiun Gondangdia, Jakarta, Kamis (27/11/2025). Foto/Dok/KAI.
A
A
A
JAKARTA - Jejak pendidikan Anita Dewi menjadi sorotan publik setelah viralnya pemberitaan mengenai penumpang KRL yang kehilangan sebuah tumbler . Meski kasus ini telah berakhir dengan mediasi yang difasilitasi PT KAI, Kamis (27/11/2025).
Di tengah tingginya perhatian warganet, muncul klaim yang mengaitkan pemilik tumbler tersebut sebagai lulusan Universitas Sahid . Menanggapi hal ini, pihak kampus akhirnya memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang beredar.
Baca juga: Viral Kasus Tumbler, KAI Jamin Argi Hari Ini Kembali Bekerja
Melalui unggahan di Instagram resminya dikutip dari akun @universitas.sahid, Jumat (28/11/2025), Universitas Sahid menegaskan bahwa Anita Dewi Lestari bukan mahasiswa aktif maupun lulusan Universitas Sahid. Kampus menyampaikan bahwa klarifikasi ini perlu diberikan agar tidak terjadi kekeliruan dalam memahami fakta yang sebenarnya.
Berdasarkan hasil penelusuran data internal, Universitas Sahid menjelaskan bahwa yang bersangkutan memang sempat terdaftar sebagai mahasiswa selama beberapa semester. Namun, ia tidak menyelesaikan studi dan tidak memenuhi ketentuan akademik, sehingga tidak berstatus sebagai alumni.
Baca juga: Tumbler Hilang Viral di KRL, KAI Mediasi Anita dan Pegawai Stasiun
Penegasan ini juga merujuk pada Keputusan Rektor Universitas Sahid Nomor: 109/USJ-01/A-50 tentang pemberhentian mahasiswa habis masa studi dan yang tidak memenuhi ketentuan akademik Semester Genap TA 2021/2022.
Universitas Sahid menambahkan bahwa pihak kampus tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan aktivitas atau kejadian yang disebutkan dalam pemberitaan tumbler hilang tersebut. Karena itu, kampus mengimbau seluruh pihak untuk tidak mengaitkan peristiwa tersebut dengan institusi Universitas Sahid.
“Kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk menjaga akurasi informasi dan tidak menghubungkan kejadian tersebut dengan Universitas Sahid, demi menghindari kesalahpahaman publik,” tulis pihak kampus dalam pernyataan resminya.
Universitas Sahid menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik. Klarifikasi ini diharapkan dapat menghentikan penyebaran informasi keliru serta memastikan bahwa masyarakat menerima fakta yang sebenarnya.
Sebelumnya diberitakan, mencuatnya kasus tumbler yang hilang dan memicu amarah warganet karena petugas KAI yang nyaris dipecat akhirnya berakhir damai. Proses mediasi dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) antara Petugas Passenger Service Stasiun Rangkasbitung dengan Alvin dan Anita yang sebelumnya melaporkan barang bawaannya tertinggal di dalam kereta.
Pertemuan kekeluargaan yang berlangsung di Kantor KAI Wisata, Stasiun Gondangdia, Jakarta, Kamis (27/11/2025) malam menghasilkan kesepahaman bersama dari seluruh pihak.
Melalui media sosial, pasangan suami istri Alvin Harris dan Anita Dewi pun telah menyampaikan permohonan maaf dan mengaku bahwa perbuatan yang dilakukannya tidak bijak.
Di tengah tingginya perhatian warganet, muncul klaim yang mengaitkan pemilik tumbler tersebut sebagai lulusan Universitas Sahid . Menanggapi hal ini, pihak kampus akhirnya memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang beredar.
Baca juga: Viral Kasus Tumbler, KAI Jamin Argi Hari Ini Kembali Bekerja
Melalui unggahan di Instagram resminya dikutip dari akun @universitas.sahid, Jumat (28/11/2025), Universitas Sahid menegaskan bahwa Anita Dewi Lestari bukan mahasiswa aktif maupun lulusan Universitas Sahid. Kampus menyampaikan bahwa klarifikasi ini perlu diberikan agar tidak terjadi kekeliruan dalam memahami fakta yang sebenarnya.
Berdasarkan hasil penelusuran data internal, Universitas Sahid menjelaskan bahwa yang bersangkutan memang sempat terdaftar sebagai mahasiswa selama beberapa semester. Namun, ia tidak menyelesaikan studi dan tidak memenuhi ketentuan akademik, sehingga tidak berstatus sebagai alumni.
Baca juga: Tumbler Hilang Viral di KRL, KAI Mediasi Anita dan Pegawai Stasiun
Penegasan ini juga merujuk pada Keputusan Rektor Universitas Sahid Nomor: 109/USJ-01/A-50 tentang pemberhentian mahasiswa habis masa studi dan yang tidak memenuhi ketentuan akademik Semester Genap TA 2021/2022.
Universitas Sahid menambahkan bahwa pihak kampus tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan aktivitas atau kejadian yang disebutkan dalam pemberitaan tumbler hilang tersebut. Karena itu, kampus mengimbau seluruh pihak untuk tidak mengaitkan peristiwa tersebut dengan institusi Universitas Sahid.
“Kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk menjaga akurasi informasi dan tidak menghubungkan kejadian tersebut dengan Universitas Sahid, demi menghindari kesalahpahaman publik,” tulis pihak kampus dalam pernyataan resminya.
Universitas Sahid menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik. Klarifikasi ini diharapkan dapat menghentikan penyebaran informasi keliru serta memastikan bahwa masyarakat menerima fakta yang sebenarnya.
Sebelumnya diberitakan, mencuatnya kasus tumbler yang hilang dan memicu amarah warganet karena petugas KAI yang nyaris dipecat akhirnya berakhir damai. Proses mediasi dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) antara Petugas Passenger Service Stasiun Rangkasbitung dengan Alvin dan Anita yang sebelumnya melaporkan barang bawaannya tertinggal di dalam kereta.
Pertemuan kekeluargaan yang berlangsung di Kantor KAI Wisata, Stasiun Gondangdia, Jakarta, Kamis (27/11/2025) malam menghasilkan kesepahaman bersama dari seluruh pihak.
Melalui media sosial, pasangan suami istri Alvin Harris dan Anita Dewi pun telah menyampaikan permohonan maaf dan mengaku bahwa perbuatan yang dilakukannya tidak bijak.
(nnz)
Lihat Juga :