Sosok Anjani Dwi Apriliah, Mahasiswa Unesa Raih Medali Perunggu di SEA Games 2025
Senin, 15 Desember 2025 - 22:01 WIB
loading...
Atlet nasional yang juga mahasiswa FIKK Unesa Anjani Dwi Apriliah meraih medali Perunggu di olahraga Petangue di SEA Games 2025. Foto/Unesa..
A
A
A
JAKARTA - Indonesia meraih banyak medali di ajang SEA Games 2025 . Salah satu penyumbang medali untuk Tanah Air adalah Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) , Anjani Dwi Apriliah.
Per Senin (15/12/2025) pukul 21.30 WIB, Indonesia telahmenyabet 179 medalI, terdiri dari medali 52 emas, 64 perak, dan 63 perunggu. Indonesia berada di urutan kedua dari Thailand yang mengoleksi 286 medali.
Baca juga: Klasemen Medali SEA Games 2025 Hari Keenam: Indonesia Nyaman di Posisi 2 dengan 43 Emas
Anjani Dwi Aprilia pun termasuk salah satu atlet muda yang sukses mempersembahkan medali perunggu pada nomor single woman cabang olahraga petanque di ajang SEA Games 2025 yang digelar di Thailand.
Pencapaian ini menjadi momen bersejarah, baik bagi perkembangan petanque Indonesia maupun perjalanan karier Anjani. Pasalnya, SEA Games 2025 merupakan debut perdananya di pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Baca juga: Start Mulus & Trengginas! Timnas Futsal Indonesia Pesta Gol 5-1 Kontra Myanmar di SEA Games 2025
Mahasiswa Program Studi S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga itu mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih. Medali perunggu tersebut menjadi penghargaan pertamanya di SEA Games sekaligus bukti dari proses panjang latihan dan dedikasi yang ia jalani.
“Pastinya sangat bahagia dan bangga karena ini SEA Games pertama saya dan juga medali pertama saya di ajang SEA Games,” ujar Anjani dikutip dari laman Unesa, Senin (15/12/2025).
Menjelang pertandingan, Anjani menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) selama tiga bulan. Menurutnya, masa persiapan tersebut menjadi tahap yang sangat menentukan, mengingat ia membawa nama Indonesia di level internasional.
“Dalam waktu segitu, siap tidak siap saya harus siap karena ini membela negara. Apa pun hasilnya harus saya terima,” tuturnya.
Selama berlaga, Anjani menyebut tidak ada kendala besar yang memengaruhi penampilannya. Meski demikian, ia tetap menghadapi berbagai tantangan di lapangan yang menjadi bagian dari dinamika kompetisi atlet profesional.
Berbekal pengalaman di SEA Games 2025, Anjani kini memasang target lebih tinggi. Ia berambisi meraih prestasi terbaik di ajang internasional lainnya, termasuk World Cup, serta meningkatkan capaian pada SEA Games berikutnya.
“Target selanjutnya saya ingin juara di ajang World Cup, dan di SEA Games berikutnya saya ingin lebih dari yang sekarang,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelatih Petanque Indonesia, Yogiswara Anugrah Pamungkas, menilai proses persiapan hingga pertandingan berjalan sesuai rencana.
Ia menyebut medali perunggu yang diraih Anjani merupakan buah dari latihan konsisten dan kerja keras atlet.
“Proses latihan sampai pertandingan cukup baik dan sudah sesuai target. Anjani berhasil mendapatkan medali perunggu,” jelas Yogiswara.
Ia juga menekankan bahwa kesiapan mental, keberanian, kepercayaan diri, serta sikap di dalam dan luar lapangan menjadi faktor penting dalam membentuk atlet berprestasi. Ke depan, Yogiswara berharap Anjani bersama tim petanque Indonesia mampu meningkatkan capaian hingga meraih medali emas pada SEA Games mendatang.
“Harapan dan target kami di SEA Games selanjutnya bisa mendapatkan medali emas, untuk Anjani dan untuk Indonesia,” pungkasnya.
Per Senin (15/12/2025) pukul 21.30 WIB, Indonesia telahmenyabet 179 medalI, terdiri dari medali 52 emas, 64 perak, dan 63 perunggu. Indonesia berada di urutan kedua dari Thailand yang mengoleksi 286 medali.
Baca juga: Klasemen Medali SEA Games 2025 Hari Keenam: Indonesia Nyaman di Posisi 2 dengan 43 Emas
Anjani Dwi Aprilia pun termasuk salah satu atlet muda yang sukses mempersembahkan medali perunggu pada nomor single woman cabang olahraga petanque di ajang SEA Games 2025 yang digelar di Thailand.
Pencapaian ini menjadi momen bersejarah, baik bagi perkembangan petanque Indonesia maupun perjalanan karier Anjani. Pasalnya, SEA Games 2025 merupakan debut perdananya di pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Baca juga: Start Mulus & Trengginas! Timnas Futsal Indonesia Pesta Gol 5-1 Kontra Myanmar di SEA Games 2025
Mahasiswa Program Studi S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga itu mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih. Medali perunggu tersebut menjadi penghargaan pertamanya di SEA Games sekaligus bukti dari proses panjang latihan dan dedikasi yang ia jalani.
“Pastinya sangat bahagia dan bangga karena ini SEA Games pertama saya dan juga medali pertama saya di ajang SEA Games,” ujar Anjani dikutip dari laman Unesa, Senin (15/12/2025).
Menjelang pertandingan, Anjani menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) selama tiga bulan. Menurutnya, masa persiapan tersebut menjadi tahap yang sangat menentukan, mengingat ia membawa nama Indonesia di level internasional.
“Dalam waktu segitu, siap tidak siap saya harus siap karena ini membela negara. Apa pun hasilnya harus saya terima,” tuturnya.
Selama berlaga, Anjani menyebut tidak ada kendala besar yang memengaruhi penampilannya. Meski demikian, ia tetap menghadapi berbagai tantangan di lapangan yang menjadi bagian dari dinamika kompetisi atlet profesional.
Berbekal pengalaman di SEA Games 2025, Anjani kini memasang target lebih tinggi. Ia berambisi meraih prestasi terbaik di ajang internasional lainnya, termasuk World Cup, serta meningkatkan capaian pada SEA Games berikutnya.
“Target selanjutnya saya ingin juara di ajang World Cup, dan di SEA Games berikutnya saya ingin lebih dari yang sekarang,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelatih Petanque Indonesia, Yogiswara Anugrah Pamungkas, menilai proses persiapan hingga pertandingan berjalan sesuai rencana.
Ia menyebut medali perunggu yang diraih Anjani merupakan buah dari latihan konsisten dan kerja keras atlet.
“Proses latihan sampai pertandingan cukup baik dan sudah sesuai target. Anjani berhasil mendapatkan medali perunggu,” jelas Yogiswara.
Ia juga menekankan bahwa kesiapan mental, keberanian, kepercayaan diri, serta sikap di dalam dan luar lapangan menjadi faktor penting dalam membentuk atlet berprestasi. Ke depan, Yogiswara berharap Anjani bersama tim petanque Indonesia mampu meningkatkan capaian hingga meraih medali emas pada SEA Games mendatang.
“Harapan dan target kami di SEA Games selanjutnya bisa mendapatkan medali emas, untuk Anjani dan untuk Indonesia,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :