16.500 Guru Terdampak Bencana Sumatera Akan Diberi Tunjangan Rp2 Juta

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:27 WIB
loading...
16.500 Guru Terdampak...
Kemendikdasmen akan memberikan tunjangan khusus sebesar Rp2 juta per orang kepada 16.500 guru yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Foto/YouTube BPMI.
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan memberikan tunjangan khusus sebesar Rp2 juta per orang kepada 16.500 guru yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Total anggaran yang disiapkan untuk tunjangan tersebut mencapai Rp35 miliar dan saat ini masih dalam proses revisi Anggaran Tahun 2025.

Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Baca juga: Warning Bank Dunia: Banjir Sumatera Ancaman Serius bagi Ekonomi RI

“Tunjangan khusus guru di daerah bencana, Rp35 miliar untuk anggaran dari revisi, yang kami sampaikan sebanyak 16.500 guru yang menerima bantuan, kemudian masing-masing menerima bantuan Rp2 juta per guru, dan anggaran masih dalam proses revisi tahun 2025,” ujar Mu’ti di hadapan Presiden Prabowo dan jajaran Kabinet Merah Putih.

Mu'ti mengatakan selain guru, dampak banjir juga dirasakan oleh ratusan ribu siswa dan ribuan satuan pendidikan. Berdasarkan data sementara per Minggu (14/12/2025) pukul 17.00 WIB, sebanyak 3.274 satuan pendidikan terdampak banjir di tiga provinsi tersebut. Rinciannya meliputi 767 PAUD, 1.343 SD, 621 SMP, 268 SMA, 136 SMK, 23 PKBM, 30 SLB, serta 86 lembaga kursus dan pelatihan.

Baca juga: Update Bencana Sumatera: 1.053 Korban Meninggal Akibat Banjir dan Longsor

"Kami belum mampu memetakan tingkat kerusakannya karena masih dalam progres dan masih dalam pendataan, Bapak Presiden," ujar Mu'ti.

Jumlah siswa terdampak tercatat mencapai 276.249 orang, sementara guru yang terdampak sebanyak 25.936 orang. Kerusakan infrastruktur pendidikan juga cukup signifikan, dengan 6.431 ruang kelas rusak serta 3.489 fasilitas lain seperti laboratorium, perpustakaan, UKS, tempat ibadah, hingga perangkat TIK (IFP) yang sebelumnya telah dikirim ke sekolah namun terendam banjir. Selain itu, sebanyak 3.420 toilet sekolah dilaporkan rusak.

Untuk merespons kondisi tersebut, Mu'ti mengatakan pihaknya telah menyalurkan berbagai bantuan darurat, baik dalam bentuk barang maupun dana. Bantuan barang meliputi 148 unit tenda ruang kelas darurat, 15.000 paket school kit, 7.500 bingkisan anak, 2.000 pasang sepatu, 700 family kit, serta 65.000 eksemplar buku teks dan nonteks.

"Kemudian untuk bantuan dalam bentuk uang Rp21,1 miliar dari anggaran eksisting yang kami miliki sekarang ini, 18,53 miliar dari anggaran revisi," tambah Mu'ti.

Mu’ti juga melaporkan perkembangan kegiatan belajar mengajar di wilayah terdampak. Di Aceh, pembelajaran telah berjalan sebagian di 15 dari 18 kabupaten/kota terdampak, dengan tiga daerah—Pidie, Subulussalam, dan Lhokseumawe—sudah melaksanakan pembelajaran penuh.

Di Sumatera Barat, seluruh daerah terdampak telah memulai pembelajaran kecuali 93 sekolah di Kabupaten Agam yang masih diliburkan hingga 22 Desember 2025.

Sementara di Sumatera Utara, dari 18 kabupaten/kota terdampak, lima daerah masih melaksanakan pembelajaran sebagian dan 13 daerah lainnya telah kembali menjalankan pembelajaran penuh.

Mu'ti pun menyampaikan skenario kurikulum untuk penanggulangan dampak bencana. Dimana, untuk tanggap darurat 0 sampai 3 bulan pertama Penyesuaian kurikulum minimum esensial. "Kurikulum disederhanakan menjadi kompetensi esensial seperti literasi dasar, numerasi dasar, kesehatan dan keselamatan diri, dukungan psikososial, dan informasi mitigasi bencana," jelasnya.

Kedua, Pengembangan bahan belajar darurat. Ketiga, Metode pembelajaran adaptif. Keempat, Dukungan psikososial terintegrasi dalam pembelajaran. Kelima, Asesmen yang sangat sederhana; tidak ada asesmen formatif atau sumatif yang kompleks, fokus pada kehadiran, keamanan, dan kenyamanan murid.

Untuk pemulihan dini 3 sampai 12 bulan, pertama kurikulum adaptif berbasis krisis. Kemudian yang kedua, program pemulihan pembelajaran. Ketiga, pembelajaran fleksibel dan diferensiasi. Keempat, sistem asesmen transisi, asesmen berbasis portofolio atau unjuk kerja sederhana.

"Kemudian pemulihan lanjutan 1 sampai 3 tahun, integrasi permanen pendidikan kebencanaan, penguatan kualitas pembelajaran, pembelajaran inklusif berbasis ketahanan, dan sistem monitoring evaluasi pendidikan darurat," tutup Mu'ti.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Rekomendasi
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Messi, Mbappe, Haaland...
Messi, Mbappe, Haaland Gacor: Ronaldo Masih Layak Disebut Kandidat Peraih Sepatu Emas?
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Berita Terkini
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved