SMA Kolese De Britto Gelar MPK 2025, Luncurkan Buku Karya Alumni dan Aksi Sosial
Rabu, 07 Januari 2026 - 11:50 WIB
loading...
SMA Kolese de Britto menggelar reuni tahunan ikonik bertajuk Manuk Pulang Kandang (MPK) 2025. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - SMA Kolese de Britto kembali riuh dengan gelak tawa dan pelukan hangat para alumni yang datang dari berbagai penjuru. Pada 27 Desember 2025, sekolah khusus putra yang berlokasi di Yogyakarta tersebut menggelar reuni tahunan ikonik bertajuk “Manuk Pulang Kandang (MPK) 2025”.
Dengan mengusung tema "Guyub Rukun Seduluran Saklawase", MPK tahun ini membawa pesan mendalam bahwa kebersamaan dan persaudaraan sejati tidak hanya dirasakan saat raga saling berdekatan, namun tetap kokoh meski jarak memisahkan.
Menjadi momen yang emosional, panitia pelaksana (host) tahun ini adalah Angkatan 2000, yang sekaligus merayakan "Perak" atau 25 tahun kelulusan mereka.
Baca juga: Pendaftaran SNMB MAN Unggulan 2026 Dibuka, Ini Daftar Lengkap Madrasahnya
Simbol Kebebasan dan Kecerdasan: Manuk Geni & Si Gagah
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, MPK 2025 memperkenalkan konsep visual layaknya sebuah Olimpiade. Logo resmi “Manuk Geni” diperkenalkan sebagai simbol individu bebas yang memiliki kerinduan mendalam untuk kembali ke "kandang" (almamater).
Melengkapi logo tersebut, hadir pula maskot bernama “Gagah si Manuk Gagak Geni”. Sosok Gagah bukan sekadar maskot; ia mencerminkan nilai-nilai De Britto: kecerdasan, kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, dan kesetiaan dalam persahabatan.
Peluncuran Buku: Persembahan untuk Dunia Pendidikan
Puncak acara ditandai dengan peluncuran buku “Manuk Pada Mulang - Mengajar Merupakan Cara Terbaik Belajar”. Buku ini merupakan karya kolaboratif perdana yang menghimpun tulisan para alumni lintas generasi yang mendedikasikan diri sebagai pendidik, mulai dari jenjang TK hingga SMA.
Buku ini menjadi kian berbobot dengan kata pengantar dari pensiunan guru legendaris SMA Kolese de Britto, J. Sumardianta. Dalam tulisannya, sosok yang akrab disapa Pak Sumar ini menyebut para alumni yang menjadi penulis dalam buku ini sebagai "rara avis in terris" (burung paling aneh di dunia).
“Mereka menempatkan guru sebagai profesi yang sungguh terhormat. Mereka tidak sekadar out of the box atau thinking new box, melainkan next box. Cara berpikir, bersikap, dan bertindak mereka benar-benar berbeda dari guru pada umumnya (as usual),” tulis J. Sumardianta dalam pengantarnya, melalui siaran pers, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan Sosial dan Kebersamaan Keluarga
MPK 2025 juga menjadi ruang syukur melalui Misa Syukur Akhir Tahun yang dipimpin langsung oleh Romo Rektor SMA Kolese De Britto, Agustinus Sugiyo Pitoyo.
“Acara reuni tahunan ini lebih dari sekadar sebagai ajang temu kangen para alumni, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi kepada para alumni, yang telah menjadi figur pendidikan yang menekankan keseimbangan antara kompetensi, pengetahuan, hati nurani dan kepedulian sosial, serta lantunan doa kepada para alumni yang telah berpulang,” ujar Romo Rektor, Agustinus.
“Para alumni telah membuktikan bahwa pendidikan tidak berhenti di bangku sekolah saja, tetapi terus hidup dan berdampak melalui peran nyata di tengah masyarakat. Terlebih, menuju genap 80 tahun (Dasa Windu) SMA Kolese De Britto pada tahun 2028, yang menjadi momentum reflektif bagi para alumni untuk terus memberikan aksi sosial-edukatif yang berdampak bagi sekolah dan masyarakat,” lanjut Romo Rektor Agustinus.
Kepedulian sosial para alumni SMA ditunjukkan melalui aksi Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis yang didukung langsung oleh para alumni yang berprofesi sebagai dokter dari Rumah Sakit Panti Rapih dan RSUP Dr. Sardjito.
Selain itu, MPK 2025 ini juga memberikan kesempatan kepada para UMKM lokal melalui Bazaar UMKM Alumni sebagai ajang promosi. Para alumni juga disajikan hiburan melalui Arena Ketangkasan Anak untuk keluarga, serta panggung hiburan yang diisi lagu-lagu nostalgia masa sekolah.
“MPK adalah tempat kami kembali menjadi anak-anak sekolah lagi, melepaskan sejenak atribut jabatan di luar sana, dan kembali pada akar persaudaraan yang rukun selamanya,” ujar salah satu perwakilan Panitia Angkatan 2000.
Dengan mengusung tema "Guyub Rukun Seduluran Saklawase", MPK tahun ini membawa pesan mendalam bahwa kebersamaan dan persaudaraan sejati tidak hanya dirasakan saat raga saling berdekatan, namun tetap kokoh meski jarak memisahkan.
Menjadi momen yang emosional, panitia pelaksana (host) tahun ini adalah Angkatan 2000, yang sekaligus merayakan "Perak" atau 25 tahun kelulusan mereka.
Baca juga: Pendaftaran SNMB MAN Unggulan 2026 Dibuka, Ini Daftar Lengkap Madrasahnya
Simbol Kebebasan dan Kecerdasan: Manuk Geni & Si Gagah
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, MPK 2025 memperkenalkan konsep visual layaknya sebuah Olimpiade. Logo resmi “Manuk Geni” diperkenalkan sebagai simbol individu bebas yang memiliki kerinduan mendalam untuk kembali ke "kandang" (almamater).
Melengkapi logo tersebut, hadir pula maskot bernama “Gagah si Manuk Gagak Geni”. Sosok Gagah bukan sekadar maskot; ia mencerminkan nilai-nilai De Britto: kecerdasan, kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, dan kesetiaan dalam persahabatan.
Peluncuran Buku: Persembahan untuk Dunia Pendidikan
Puncak acara ditandai dengan peluncuran buku “Manuk Pada Mulang - Mengajar Merupakan Cara Terbaik Belajar”. Buku ini merupakan karya kolaboratif perdana yang menghimpun tulisan para alumni lintas generasi yang mendedikasikan diri sebagai pendidik, mulai dari jenjang TK hingga SMA.
Buku ini menjadi kian berbobot dengan kata pengantar dari pensiunan guru legendaris SMA Kolese de Britto, J. Sumardianta. Dalam tulisannya, sosok yang akrab disapa Pak Sumar ini menyebut para alumni yang menjadi penulis dalam buku ini sebagai "rara avis in terris" (burung paling aneh di dunia).
“Mereka menempatkan guru sebagai profesi yang sungguh terhormat. Mereka tidak sekadar out of the box atau thinking new box, melainkan next box. Cara berpikir, bersikap, dan bertindak mereka benar-benar berbeda dari guru pada umumnya (as usual),” tulis J. Sumardianta dalam pengantarnya, melalui siaran pers, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan Sosial dan Kebersamaan Keluarga
MPK 2025 juga menjadi ruang syukur melalui Misa Syukur Akhir Tahun yang dipimpin langsung oleh Romo Rektor SMA Kolese De Britto, Agustinus Sugiyo Pitoyo.
“Acara reuni tahunan ini lebih dari sekadar sebagai ajang temu kangen para alumni, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi kepada para alumni, yang telah menjadi figur pendidikan yang menekankan keseimbangan antara kompetensi, pengetahuan, hati nurani dan kepedulian sosial, serta lantunan doa kepada para alumni yang telah berpulang,” ujar Romo Rektor, Agustinus.
“Para alumni telah membuktikan bahwa pendidikan tidak berhenti di bangku sekolah saja, tetapi terus hidup dan berdampak melalui peran nyata di tengah masyarakat. Terlebih, menuju genap 80 tahun (Dasa Windu) SMA Kolese De Britto pada tahun 2028, yang menjadi momentum reflektif bagi para alumni untuk terus memberikan aksi sosial-edukatif yang berdampak bagi sekolah dan masyarakat,” lanjut Romo Rektor Agustinus.
Kepedulian sosial para alumni SMA ditunjukkan melalui aksi Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis yang didukung langsung oleh para alumni yang berprofesi sebagai dokter dari Rumah Sakit Panti Rapih dan RSUP Dr. Sardjito.
Selain itu, MPK 2025 ini juga memberikan kesempatan kepada para UMKM lokal melalui Bazaar UMKM Alumni sebagai ajang promosi. Para alumni juga disajikan hiburan melalui Arena Ketangkasan Anak untuk keluarga, serta panggung hiburan yang diisi lagu-lagu nostalgia masa sekolah.
“MPK adalah tempat kami kembali menjadi anak-anak sekolah lagi, melepaskan sejenak atribut jabatan di luar sana, dan kembali pada akar persaudaraan yang rukun selamanya,” ujar salah satu perwakilan Panitia Angkatan 2000.
(nnz)
Lihat Juga :