Benarkah Isi Bensin Siang Hari Lebih Sedikit? Ini Penjelasan Ilmiah Dosen IPB University

Rabu, 07 Januari 2026 - 14:40 WIB
loading...
Benarkah Isi Bensin...
Pandangan yang berkembang di tengah masyarakat bahwa membeli bahan bakar minyak (BBM) pada siang hari membuat volume yang diperoleh lebih sedikit dibanding malam hari. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Pandangan yang berkembang di tengah masyarakat bahwa membeli bahan bakar minyak (BBM) pada siang hari membuat volume yang diperoleh lebih sedikit dibanding malam hari masih sering memicu kekhawatiran.

Menanggapi hal tersebut, dosen Teknik Mesin dan Biosistem IPB University , Leopold Oscar Nelwan, menyampaikan bahwa secara ilmiah anggapan itu tidak sepenuhnya keliru. Namun, dampaknya dinilai sangat kecil dan tidak signifikan dalam penggunaan kendaraan sehari-hari.

Baca juga: Konsumsi Bensin Naik Tipis saat Nataru, Masyarakat Liburan Pilih Transportasi Umum

“Perbedaan tersebut memang ada. Hanya saja sangat kecil dan tidak signifikan dalam praktik penggunaan kendaraan sehari-hari,” jelas Leopold, melalui siaran pers, Rabu (7/1/2026).

Ia menerangkan, dari sudut pandang fisika, BBM seperti bensin dan solar memiliki sifat memuai ketika suhu meningkat. Kondisi ini membuat volumenya sedikit bertambah, meskipun massa dan total energi yang dikandung tetap sama.

“Secara fisika, ini adalah sifat alami fluida. Ketika suhu naik, volumenya bertambah, tetapi jumlah energinya tidak berubah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Leopold menjelaskan bahwa tingkat pemuaian BBM dapat dihitung menggunakan koefisien muai volumetrik. Untuk bensin, nilainya berada di kisaran 0,00095 hingga 0,0011 per derajat Celsius, sementara solar sekitar 0,0007 sampai 0,0009 per derajat Celsius.

Baca juga: Setara dengan Pertamax Turbo, Ini Fakta Ilmiah Bobibos BBM Buatan Jonggol

Ia menambahkan, sistem penjualan BBM di Indonesia saat ini menggunakan satuan volume, bukan massa. Dengan demikian, secara teori, perbedaan suhu memang dapat memengaruhi volume BBM yang diterima konsumen.

Pada sisi hulu distribusi, volume BBM umumnya sudah disesuaikan dengan suhu standar 15°C. Namun, di tingkat hilir atau konsumen, penyesuaian suhu tersebut belum menjadi kewajiban. Hal ini menyebabkan pada volume yang sama dapat terjadi perbedaan massa serta kandungan energi ketika suhu BBM berbeda.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tangki BBM telah dirancang dengan insulasi tertentu sehingga pengaruh suhu lingkungan relatif terbatas. Akibatnya, selisih suhu BBM antara siang dan malam hari juga tidak terlalu besar.

Baca juga: Sedihnya Pasar Mobil Bensin: Terjepit di Antara Mobil Listrik Sultan dan Serbuan Mobil Bekas

Sebagai gambaran, Leopold menyebutkan pengisian 40 liter bensin pada siang hari dengan suhu BBM sekitar 2–3°C lebih tinggi dibanding malam hari. Dengan koefisien muai bensin sekitar 0,001 per derajat Celsius, selisih volume akibat suhu diperkirakan kurang dari 0,1 liter untuk 40 liter pengisian. “Untuk solar, selisihnya bahkan lebih kecil lagi,” jelasnya.

Dalam praktik berkendara, perbedaan tersebut setara dengan tambahan atau pengurangan jarak tempuh beberapa kilometer saja. Selain itu, konsumsi BBM jauh lebih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti gaya mengemudi, kondisi lalu lintas, tekanan ban, dan kondisi kendaraan.

Karena itu, ia menilai masyarakat tidak perlu mengatur waktu khusus hanya untuk mengisi BBM. Menurutnya, aspek kenyamanan, keselamatan, dan kebutuhan perjalanan jauh lebih penting dibandingkan memilih waktu siang atau malam.

“Kalau sengaja keluar malam hari hanya untuk mengisi bensin dengan jarak beberapa kilometer, bisa jadi justru BBM yang terpakai lebih banyak,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih fokus pada jumlah liter sesuai kebutuhan, kualitas layanan di SPBU, serta perawatan kendaraan agar efisiensi BBM dapat dirasakan secara optimal.

Leopold menegaskan bahwa penjualan BBM berbasis liter merupakan kesepakatan yang bersifat praktis. Meski secara fisika kandungan energi per liter bisa sedikit berubah akibat suhu, perbedaannya sangat kecil dan merupakan fenomena alami.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Distribusi MBG Dinilai...
Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Rekomendasi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved