Racun Ular Antarkan Yasmin Nadhiva Jadi Lulusan Terbaik S2 IPB University

Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:30 WIB
loading...
Racun Ular Antarkan...
Yasmin Nadhiva Narindria, mahasiswa program Magister IPB University menjadi lulusan terbaik dan meraih IPK sempurna, 4.00 di wisuda Desember 2025. Foto/IPB,
A A A
JAKARTA - Menjadi lulusan terbaik dan meraih IPK sempurna, 4.00 adalah sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Capaian ini berhasil diraih oleh Yasmin Nadhiva Narindria, mahasiswa program Magister IPB University.

Momen Wisuda IPB University pada Desember 2025 lalu pun menjadi momen tak terlupakan bagi Yasmin. Ia berhasil meraih predikat Lulusan Terbaik Program Magister, status yang tak mudah diraih tanpa perjuangan dan kerja keras.

Mahasiswa magister di Program Studi Ilmu Biomedis Hewan, Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University inipun berhasil lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,00.

Baca juga: Lulusan Terbaik IPB University Shafiq Nayottama Raih IPK 3,90 Berkat Inspirasi Cabe Ungu

Yasmin lulus dengan menulis tesis mengenai struktur kelenjar nuchalis (kelenjar racun) pada ular picung (Rhabdophis subminiatus), spesies ular endemik Indonesia yang masih menyimpan banyak celah pengetahuan ilmiah.

Dalam penelitiannya, Yasmin mengkaji kelenjar nuchalis ular picung yang berfungsi menghasilkan racun (toxin). Ia menjelaskan bahwa racun dan bisa pada ular merupakan dua substansi yang berbeda.

Baca juga: Capt Hakeng Lulusan Terbaik Universitas Bhayangkara Jaya, Soroti Tumpang Tindih Aturan Maritim

“Racun umumnya digunakan sebagai mekanisme pertahanan pasif terhadap predator, sedangkan bisa (venom) digunakan untuk melumpuhkan mangsa dan disalurkan melalui taring atau gigi,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Ular picung dikenal berbisa, tetapi selain memiliki kelenjar bisa, spesies ini juga memiliki kelenjar racun yang masih belum banyak diketahui.”

Baca juga: Mahasiswa UPN Yogyakarta Ini Raih Lulusan Terbaik, Cetak 16 Prestasi

Ular picung merupakan satwa endemik Indonesia yang tersebar di Pulau Jawa, beberapa wilayah Sumatra, dan Sulawesi. Sampel penelitian Yasmin diambil dari wilayah Jawa Barat, yakni Bogor dan Bandung, dengan habitat alami di sekitar sungai atau area lembap dekat perairan.

Hingga saat ini, populasi ular picung masih tergolong melimpah dan berstatus least concern atau tidak terancam punah.

Yasmin menambahkan, penelitian terkait racun ular picung masih sangat terbuka untuk dikembangkan karena minimnya informasi, baik di kalangan masyarakat umum maupun peneliti.

“Semoga hasil penelitian ini bisa memperkaya pengetahuan tentang biologi ular picung serta membuka peluang pemanfaatan racun sebagai bahan biologis, seperti pengembangan antitoksin atau antiserum,” kata Yasmin.

Baginya, kesempatan menempuh studi pascasarjana di IPB University merupakan pengalaman akademik yang berharga. Selama studi, ia menempuh Peminatan Ilmu Faal dan Khasiat Obat, Sub-Peminatan Anatomi, Histologi, dan Embriologi, berangkat dari ketertarikannya pada bidang anatomi veteriner sejak menempuh pendidikan S1 Kedokteran Hewan di IPB University.

“Ilmu anatomi mengajarkan bahwa setiap struktur tubuh makhluk hidup memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan. Masih banyak struktur anatomi satwa yang belum dieksplorasi, dan itu mendorong saya untuk terus meneliti,” katanya.

Melalui tesis berjudul penelitian struktur kelenjar nuchalis ular picung, Yasmin berhasil menambah informasi ilmiah baru mengenai keberadaan dan karakteristik kelenjar racun pada spesies tersebut, yang melengkapi pengetahuan sebelumnya tentang kelenjar bisa yang telah lebih dulu dikenal.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Cerita Nadya Jadi Lulusan...
Cerita Nadya Jadi Lulusan Tercepat UGM Berkat Teliti Tren Live Commerce
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Rekomendasi
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved