Indonesian Cultural Outlook 2026: Kemenbud Dorong Diplomasi Budaya di Tengah Krisis Global

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:30 WIB
loading...
Indonesian Cultural...
Kementerian Kebudayaan menggelar Indonesian Cultural Outlook 2026 dengan tema Living Heritage, Shared Future. Foto/Kemenbud.
A A A
JAKARTA - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama menyelenggarakan Indonesian Cultural Outlook 2026 di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kompleks Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

Mengusung tema “Living Heritage, Shared Future”, kegiatan ini menjadi forum strategis diplomasi budaya yang mempertemukan pimpinan Kementerian Kebudayaan dengan para duta besar negara sahabat, perwakilan organisasi internasional, serta kementerian dan lembaga terkait.

Baca juga: Unpad Buka Prodi S1 Rekayasa Kosmetik, Siap Terima Mahasiswa Baru

Menteri Kebudayaan Fadli menegaskan bahwa di tengah era global yang diwarnai konflik, krisis iklim, dan disrupsi teknologi, budaya menjadi pilar pertahanan yang mampu memperkuat komunitas dunia. Menurutnya, budaya berperan sebagai perekat yang mencegah polarisasi, memelihara dialog, dan membangun rasa kebersamaan antarnegara.

“Dunia saat ini memasuki era yang berat. Hal ini juga tercermin dalam dinamika kebudayaan global. Pada UNESCO Mondiacult Oktober lalu, dunia menegaskan kembali bahwa kebudayaan merupakan hak asasi manusia yang penting bagi perdamaian dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Menteri Fadli.

Baca juga: Kemenag Tegaskan Informasi Pendaftaran CPNS dan PPPK yang Beredar Hoaks, Ini Faktanya

Semangat tersebut, lanjutnya, menjadi landasan refleksi Indonesian Cultural Outlook 2026 sekaligus inspirasi dalam mempresentasikan arah kebudayaan Indonesia agar mampu memperluas kontribusi di tingkat global, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Fadli memaparkan lima pilar arah nasional kebudayaan, yaitu fondasi peradaban berdasarkan UUD 1945; tata kelola budaya yang terintegrasi serta berbasis digital dan data; ekonomi budaya sebagai sumber daya strategis; penguatan pelindungan warisan budaya yang dinamis dan tangguh; serta pemajuan transformasi digital dan diplomasi budaya global.

“Pencapaian Kementerian Kebudayaan pada 2025 menjadi garis dasar yang jelas. Pada 2026, capaian tersebut kami dorong menjadi arah nasional di bawah lima pilar kebudayaan. Dari sini terlihat bagaimana kebijakan budaya menjadi instrumen penyampaian prioritas nasional yang terukur, praktis, dan selaras dengan agenda pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menteri Fadli juga menyampaikan rencana aksi kebudayaan satu tahun ke depan yang dijalankan oleh masing-masing direktorat jenderal. Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Budaya memprioritaskan diplomasi budaya, kerja sama dengan institusi budaya internasional, repatriasi, penguatan kerja sama budaya regional dan lintas regional, serta aktivasi pusat kebudayaan Indonesia di luar negeri.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi fokus pada penguatan museum dan literasi sejarah, Gerakan Pangan Lokal Nusantara, advokasi serta layanan publik bagi komunitas kepercayaan adat, serta percepatan transmisi nilai budaya dan keberlanjutan talenta budaya.

Adapun Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan menitikberatkan pada penguatan ekosistem budaya di bidang sastra, film, musik, seni pertunjukan, dan seni rupa, termasuk mendorong film dan musik sebagai industri budaya strategis.

“Kami menyambut kolaborasi dengan negara sahabat dan institusi budaya dalam pengamanan, peningkatan kapasitas, dan digitalisasi warisan budaya, serta pemberdayaan komunitas tradisional. Kami juga terbuka untuk kerja sama riset, program museum, situs warisan budaya, dan konservasi koleksi,” tambah Menteri Fadli.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan DPR RI; Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; Kementerian Luar Negeri; Kementerian Ekonomi Kreatif; Perpustakaan Nasional RI; Arsip Nasional Republik Indonesia; Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU); para duta besar dan diplomat negara sahabat; serta perwakilan organisasi internasional.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kementerian Kebudayaan...
Kementerian Kebudayaan Gelar Festival Budaya Tempe Goes to UNESCO
Cara TK Islam Alazka...
Cara TK Islam Alazka Tumbuhkan Cinta Budaya dan Aksi Berbagi untuk Seniman Betawi
Tim Dosen Universitas...
Tim Dosen Universitas Budi Luhur Luncurkan Aplikasi untuk Selamatkan Seni Tradisi Banten
CDE Binus University...
CDE Binus University Hadirkan Kolaborasi Bahasa, Seni, dan Budaya di CultureVerse 2025
Kementerian Kebudayaan...
Kementerian Kebudayaan RI Tetapkan Museum UPH sebagai Bagian dari Museum Nasional Indonesia
UNKRIS dan USPU Rusia...
UNKRIS dan USPU Rusia Gelar Program Bahasa dan Pertukaran Budaya Batch 2
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Dorong Ekosistem Lagu...
Dorong Ekosistem Lagu Anak Berkualitas, KILA 2026 Resmi Dibuka
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Rekomendasi
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Berita Terkini
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
Ikuti Forum Internasional...
Ikuti Forum Internasional GYC 2026 di Bangkok, Mahasiswa UBSI Siap Serap Pengalaman Global
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved