Pendaftar TKA 2026 Jenjang SD dan SMP Tembus 2,8 Juta dalam 5 Hari

Jum'at, 23 Januari 2026 - 20:00 WIB
loading...
Pendaftar TKA 2026 Jenjang...
Silaturahmi Kemendikdasmen dengan Fortadik membahas mengenai KBBI dan TKA 2026. Foto/BKHM.
A A A
BOGOR - Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD dan SMP disambut antusias. Hingga hari kelima sejak pendaftaran dibuka pada 19 Januari 2026, tercatat 2,8 juta siswa telah menyatakan ikut TKA melalui portal resmi.

Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Muhammad Yusro, mengatakan capaian tersebut menunjukkan antusiasme tinggi dari sekolah dan orang tua, meski TKA bersifat tidak wajib.

“Melihat portal pendaftaran TKA SD dan SMP, baru dibuka lima hari, yang mendaftar sudah 2,8 juta yang menyatakan ikut,” ujar Yusro, dalam Sosialisasi KBBI dan TKA di Kantor Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Bogor, Jumat (23/1/2026).

Baca juga: Kemendikdasmen Tetapkan Hasil TKA Berlaku untuk SPMB 2026 Jalur Prestasi SMP SMA

Yusro menambahkan, masa pendaftaran TKA SD dan SMP masih dibuka hingga 28 Februari 2026, sehingga jumlah peserta diperkirakan terus bertambah. Bahkan, jika sosialisasi berjalan optimal, jumlah pendaftar berpotensi melampaui TKA jenjang SMA yang pada pelaksanaan sebelumnya mencapai sekitar 3,5 juta peserta.

“Kalau hitungan kasarnya, untuk TKA SD dan SMP bisa mencapai sekitar 9 juta peserta apabila penuh,” jelasnya.

Baca juga: Bukan Sekadar Pilihan Ganda, Ini 3 Bentuk Soal TKA 2026 untuk SD dan SMP

Kemendikdasmen berharap dukungan berbagai pihak, termasuk media, dapat memaksimalkan partisipasi masyarakat. Menurut Yusro, kebermanfaatan TKA sangat besar bagi peningkatan mutu pendidikan nasional.

“Ada sosialisasi, komunikasi, dan dukungan dari teman-teman media agar partisipasi bisa dimaksimalkan,” katanya.

Tiga Alasan Utama Pelaksanaan TKA


Yusro juga memaparkan tiga latar belakang utama dilaksanakannya TKA.

Pertama, urgensi memiliki data evaluasi pendidikan yang komprehensif untuk memudahkan pengambilan kebijakan dan peningkatan mutu pendidikan. Praktik ini, kata dia, telah lama diterapkan di banyak negara anggota OECD.

Kedua, hasil kajian bersama lembaga mitra menunjukkan masih adanya kesenjangan hasil belajar, terutama pada aspek literasi dan numerasi, jika dibandingkan dengan standar nasional maupun internasional.

“Ini terlihat dari hasil analisis TKA kelas 12 sebelumnya, di mana rerata nilai Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris masih belum optimal,” ungkapnya.

Ketiga, TKA dirancang sebagai sarana untuk melibatkan peran orang tua secara aktif dalam proses pembelajaran anak. Karena TKA tidak bersifat wajib, persetujuan dan pendampingan orang tua menjadi faktor penting dalam keikutsertaan siswa.

Terkait hasil TKA yang dinilai masih rendah, Yusro menegaskan hal tersebut menjadi refleksi bersama, baik bagi satuan pendidikan maupun pemangku kebijakan. Peningkatan kualitas kurikulum dengan pendekatan pembelajaran mendalam, serta penguatan kompetensi guru, menjadi fokus perbaikan ke depan.

“Banyak faktor yang mempengaruhi nilai TKA dan ini menjadi refleksi kita bersama untuk terus ditingkatkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Fasilitasi Pelaksanaan Asesmen Pendidikan Pusat Asesmen Pendidikan, Handaru Catu Bagus, menegaskan bahwa syarat utama pendaftaran TKA adalah NISN yang valid.

“Kalau tidak memiliki NISN valid, siswa tidak bisa mendaftar TKA,” tegasnya.

Selain itu, peserta TKA SD harus berada di kelas 6, sedangkan TKA SMP di kelas 9, dengan rekam jejak pendidikan tercatat lengkap di Dapodik sejak kelas awal hingga kelas akhir.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Super Antusias, Audisi...
Super Antusias, Audisi Liga Bintang Juara Tangerang Diikuti Lebih 500 Siswa! Giliran Audisi Depok 23 & 24 Juni Ini
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
OSN Kabupaten Kota 2026...
OSN Kabupaten Kota 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Simak Tata Tertib dan Sanksi yang Berlaku
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Rekomendasi
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved