Bawa Kasus Fournier’s Gangrene ke University of Groninge, Alumnus Unair Ini Raih Gelar PhD

Jum'at, 20 Februari 2026 - 15:10 WIB
loading...
Bawa Kasus Fournier’s...
Gelar dokter Yufi Aulia Azmi, SpU, MSi, MKed. Klin, bertambah. Foto/Istimewa.
A A A
SURABAYA - Gelar dokter Yufi Aulia Azmi, SpU, MSi, MKed. Klin, bertambah. Di belakang namanya, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) itu bisa menyematkan gelar PhD. Gelar itu didapat dari kampus bergengsi, Department of Health Sciences, University of Groningen, University Medical Center Groningen, Groningen, the Netherlands.

Dokter Yufi berhasil mempertahankan disertasinya tentang Fournier's Gangrene. Penelitian tentang Fournier’s Gangrene yang dilakukan dr Yufi mengambil sampel 185 pasien selama 12 tahun sejak 2012 hingga 2024.

"Saya lakukan studi kasus ini mulai dari diagnosa, tata laksana, perawatan operasi hingga biaya yang dibutuhkan," ungkapnya.

Baca juga: 20 Jurusan Unair dengan Keketatan Tertinggi di SNBP 2025, Kedokteran Jadi Rebutan

Dikatakannya Fournier’s Gangrene adalah penyakit yang menyerang buah zakar yang disebabkan infeksi bakteri. Biasanya pasien yang mengalami gangguan ini buah zakarnya akan membengkak. Serta kulit di bagian itu menghitam. Biasanya disertai dengan demam. Serta menimbulkan bau yang tidak sedap.

"Pasien banyak dirujuk ke rumah sakit karena sudah tidak bisa ditangani. Biasanya fakses pertama salah diagnosa sehingga menyebabkan abses pada buah zakar. Kadang pasien memberi terapi oles-oles sehingga bertambah parah kondisinya," tuturnya.

Biasanya, pasien yang mengalami Fournier’s Gangrene itu memiliki riwayat penyakit diabetes yang tidak tertangani dengan baik. Sehingga muncul komplikasi akibat infeksi di buah zakar. Sehingga mudah terserang bakteri. Juga dipicu penggunaan obat diabetes yang bisa menyebabkan kondisi itu terjadi. "Bisa juga karena kurang menjaga kebersihan di sekitar kelamin," ungkapnya.

"Pasien yang menyepelekan Fournier’s Gangrene akan mengabaikannya dan baru di bawa ke rumah sakit bila sudah kondisi parah," tambahnya.

Dengan tata laksana yang baik, pasien dengan kondisi ini bisa ditangani dengan baik dan bisa sembuh. "Kita harus bisa menegakkan diagnosa dengan baik agar tidak salah penanganan. Terutama di faskes tingkat pertama," ungkap dr Yufi.

Dokter Yufi berhasil mempertahankan disertasinya di depan para penguji. Dekan FK Unair, Prof Dr dr Eighty Mardiyan Kurniawati, SpOG, SubSp Urogin-RE. mengaku bangga, alumni FK Unair bisa lulus dengan sangat baik di kampus luar negeri. "Tentu saya bangga ada alumni FK Unair yang berprestasi. Ini bisa menjadi pemicu untuk adik-adik kelasnya agar mengikuti jejak dokter Yufi," tuturnya.

Pria yang kini mengabdi di RS Anwar Medica itu berhasil lulus dan meraih gelar PhD dalam jangka waktu 3 tahun 10 bulan. Waktu yang cepat menyelesaikan program S3 dibandingkan sejawatnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
Rekomendasi
KPK Buka Peluang Panggil...
KPK Buka Peluang Panggil Menhut terkait Penerimaan Pelepasan HPT Bupati Kuansing
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Berita Terkini
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang
Kapan KJP Juli 2026...
Kapan KJP Juli 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved