Polemik Alumni LPDP Hina Negara, Mahfud MD: Jangan Pernah Lelah Mencintai Negeri Ini
Rabu, 25 Februari 2026 - 14:28 WIB
loading...
Mahfud MD buka suara terkait viralnya alumni LPDP yang mengaku bangga anaknya menjadi WNA. Foto/Youtube Mahfud MD.
A
A
A
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD , buka suara terkait viralnya alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan ( LPDP ) yang mengaku bangga anaknya menjadi warga negara Inggris. Mahfud mengaku ikut marah saat pertama kali mendengar kabar tersebut.
"Pertama saya mendengar itu saya ikut marah, tentu saja ya sebagai warga negara Indonesia dan itu bertentangan dengan prinsip yang sering saya nyatakan di forum ini selalu jangan pernah lelah mencintai negeri ini," katanya, dikutip dari YouTube Mahfud MD Official, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: Cara Mendapatkan Beasiswa LPDP seperti Dwi Sasetyaningtyas, Link Pendaftaran hingga Tips n Trik
"Saya marah pada anda menghina republik ini. Tapi saya juga paham bahwa apa yang ada katakan itu karena fakta yang sering mengecewakan di tempat kita ini. Tapi Cintailah Negeri ini," lanjutnya.
Menurut Mahfud, kemarahan publik adalah hal yang wajar. Pasalnya, alumni tersebut memperoleh fasilitas pendidikan dari negara melalui beasiswa LPDP yang bersumber dari uang rakyat. Ia menilai ada tanggung jawab moral untuk tetap menunjukkan komitmen terhadap Indonesia.
"Pertama saya mendengar itu saya ikut marah, tentu saja ya sebagai warga negara Indonesia dan itu bertentangan dengan prinsip yang sering saya nyatakan di forum ini selalu jangan pernah lelah mencintai negeri ini," katanya, dikutip dari YouTube Mahfud MD Official, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: Cara Mendapatkan Beasiswa LPDP seperti Dwi Sasetyaningtyas, Link Pendaftaran hingga Tips n Trik
"Saya marah pada anda menghina republik ini. Tapi saya juga paham bahwa apa yang ada katakan itu karena fakta yang sering mengecewakan di tempat kita ini. Tapi Cintailah Negeri ini," lanjutnya.
Menurut Mahfud, kemarahan publik adalah hal yang wajar. Pasalnya, alumni tersebut memperoleh fasilitas pendidikan dari negara melalui beasiswa LPDP yang bersumber dari uang rakyat. Ia menilai ada tanggung jawab moral untuk tetap menunjukkan komitmen terhadap Indonesia.
Lihat Juga :