Perkuat Kolaborasi Global, Prasetiya Mulya Gelar British Council East Asia Education Week 2026

Kamis, 05 Maret 2026 - 09:40 WIB
loading...
Perkuat Kolaborasi Global,...
Universitas Prasetiya Mulya menjadi tuan rumah penyelenggaraan British Council East Asia Education Week 2026. Foto/Ist.
A A A
JAKARTA - Universitas Prasetiya Mulya menjadi tuan rumah penyelenggaraan British Council East Asia Education Week 2026, sebuah forum pendidikan internasional bergengsi yang mempertemukan pemimpin pendidikan, pembuat kebijakan, institusi pendidikan tinggi, serta mitra strategis dari Inggris dan kawasan Asia Timur. Acara ini berlangsung pada 3–4 Februari 2026 di kampus Universitas Prasetiya Mulya.

Diselenggarakan oleh British Council bekerja sama dengan Universitas Prasetiya Mulya, East Asia Education Week 2026 menjadi platform strategis untuk memperkuat pendidikan transnasional (Transnational Education/TNE), memperluas kolaborasi internasional, serta mendorong inovasi dan kemitraan pendidikan tinggi antara Inggris dan kawasan Asia Timur.

Baca juga: Sebaran Riset 2025 IPB University: Pangan 43,5%, Kesehatan dan Rekayasa Keteknikan 16,8%

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Stella Christie, menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk tampil sebagai pemain utama dalam pendidikan global.

“Indonesia memiliki potensi untuk memimpin dunia pendidikan. Kita adalah negara keempat terbesar di dunia, dan karena itu Presiden mendorong hadirnya game changer dalam ekosistem pendidikan nasional. Pendidikan transnasional menjadi salah satu jalannya—bukan hanya untuk memperkuat kapasitas dalam negeri, tetapi juga untuk menarik negara dan kawasan lain agar melihat Indonesia sebagai tujuan belajar dan berkuliah,” ujarnya, melalui siaran pers, Kamis (5/3/2026).

Sejalan dengan pandangan tersebut, Co-Provost I Academic Affairs Universitas Prasetiya Mulya, Christiana Yosevina, menyampaikan bahwa penyelenggaraan forum ini mencerminkan komitmen kampus dalam memperkuat peran Indonesia di kancah pendidikan global.

“Bagi Universitas Prasetiya Mulya, East Asia Education Week 2026 bukan sekadar forum diskusi, tetapi ruang strategis untuk membangun kolaborasi nyata. Kami percaya pendidikan transnasional adalah jembatan penting untuk mempertemukan keunggulan global dengan konteks lokal, sekaligus menyiapkan talenta masa depan Indonesia yang berdaya saing internasional,” jelasnya.

Sebagai agenda unggulan regional British Council, East Asia Education Week 2026 mencakup sesi utama, dialog kebijakan, pameran kemitraan, hingga kegiatan keterlibatan alumni. Tahun ini, dua agenda utama yang diselenggarakan di Universitas Prasetiya Mulya meliputi East Asia Agents Conference pada 3 Februari 2026 dan ThinkTNE Forum pada 4 Februari 202

Pada hari pertama, East Asia Agents Conference mengusung tema “Global pivot, local power: How education agents can support UK education in a shifting world”. Konferensi ini membahas dinamika terkini pendidikan internasional, mobilitas mahasiswa, serta peran agen pendidikan dalam membangun kemitraan lintas negara. Berbagai diskusi panel, sesi breakout, dan keynote menyoroti inovasi rekrutmen mahasiswa serta pendekatan student-centric di era digital.

Agenda hari kedua dilanjutkan dengan ThinkTNE Forum 2026 bertema “Multilateral partnerships in Transnational Education – the what, why and how”. Forum ini menjadi wadah diskusi mendalam mengenai model kemitraan TNE, peluang dan tantangan kolaborasi multilateral, serta peran kepemimpinan institusi pendidikan dalam membangun pendidikan tinggi global yang inklusif dan berkelanjutan

Pemilihan Universitas Prasetiya Mulya sebagai tuan rumah dinilai mencerminkan keselarasan nilai dan komitmen terhadap kolaborasi internasional.

Summer Xia, British Council Country Director for Indonesia and Director for Southeast Asia, menyampaikan, “Kami memilih Universitas Prasetiya Mulya karena visi internasionalnya yang kuat, kepemimpinan yang visioner, serta rekam jejak kemitraan yang solid. Kami melihat Prasetiya Mulya sebagai simpul strategis kolaborasi—tempat Indonesia dan Asia Timur bertemu untuk membangun kerja sama pendidikan yang berdampak.”

Penyelenggaraan British Council East Asia Education Week 2026 di Universitas Prasetiya Mulya menegaskan komitmen kampus dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi Indonesia, memperluas jejaring internasional, serta mendorong praktik terbaik dalam keberlanjutan, aksesibilitas, dan desain acara yang inklusif.

Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia, Brian Yuliarto, yang menyampaikan pidato mengenai tekad Indonesia dalam pendidikan internasional serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan.

Selain itu, Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Hassan Wirajuda, juga memberikan sambutan mengenai masa depan pendidikan transnasional.

Kehadiran ratusan pemangku kepentingan dari institusi pendidikan Inggris dan Asia Timur semakin menegaskan posisi Universitas Prasetiya Mulya sebagai universitas swasta unggulan di Indonesia yang aktif berperan dalam pengembangan ekosistem pendidikan global, khususnya pada bidang kolaborasi internasional, pendidikan berbasis praktik, dan pengembangan talenta masa depan.

Melalui forum ini, Universitas Prasetiya Mulya terus memperkuat posisinya sebagai kampus bisnis dan manajemen berorientasi global yang menjembatani kolaborasi pendidikan antara Indonesia, Inggris, dan kawasan Asia Timur.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Hardiknas 2026, Mendikdasmen...
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia
Tema dan Logo Hardiknas...
Tema dan Logo Hardiknas 2026 Lengkap dengan Makna dan Link Unduhan Resmi
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Rekomendasi
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Berita Terkini
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved