Lulusan SMK Bisa Kerja ke Jepang Lewat Visa SSW, Buruan Daftar!
Selasa, 10 Maret 2026 - 12:33 WIB
loading...
Peluang lulusan SMK yang ingin bekerja di Jepang kini semakin terbuka. Foto/Dok/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Peluang lulusan SMK yang ingin bekerja di Jepang kini semakin terbuka. Melalui visa kerja SSW, lulusan SMK bisa memilih 16 bidang pekerjaan terampil yang tersedia.
Pada tahun 2026, Direktorat SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menghadirkan Program Penguatan Akses Kebekerjaan Luar Negeri SMK untuk memperluas kesempatan lulusan SMK berkarier di tingkat global.
Baca juga: Cerita Sastia Prama Putri, Ilmuwan RI 21 Tahun di Jepang yang Bangga Berpaspor Indonesia
Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong lulusan SMK tidak hanya terserap di pasar kerja nasional, tetapi juga mampu bersaing di pasar kerja internasional dengan keterampilan yang dimiliki.
Dikutip dari Instagram Direktorat SMK Kemendikdasmen, Selasa (10/3/2026), salah satu peluang yang ditawarkan melalui program tersebut adalah bekerja di Jepang lewat skema Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou.
Program ini merupakan visa kerja yang diberikan pemerintah Jepang kepada tenaga kerja asing yang memiliki keterampilan khusus di bidang tertentu sehingga dapat bekerja secara legal di negara tersebut.
Baca juga: Provokasi China, Jepang Akan Pasang Sistem Rudal di Pulau Dekat Taiwan
Melalui skema SSW, lulusan SMK memiliki kesempatan untuk bekerja di 16 sektor pekerjaan terampil yang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi khusus. Program ini membuka jalan bagi lulusan SMK untuk mengembangkan karier sekaligus meningkatkan pengalaman kerja di tingkat internasional.
Adapun persyaratan untuk menjadi pekerja dengan visa Specified Skilled Worker antara lain berusia minimal 18 tahun, memiliki kondisi kesehatan yang baik, serta memiliki keterampilan yang dibutuhkan sehingga siap bekerja tanpa harus menjalani pelatihan tambahan di Jepang.
Direktorat SMK membuka pendaftaran program ini pada 5 hingga 12 Maret 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Takola Direktorat SMK.
Melalui program ini, lulusan SMK dapat mengakses berbagai bidang pekerjaan terampil yang tersedia dalam skema SSW. Beberapa sektor tersebut antara lain keperawatan, layanan makanan, pengelolaan pembersihan gedung, perikanan dan budidaya perairan, pertanian, industri kayu, kehutanan, bisnis transportasi mobil, industri manufaktur, konstruksi, industri penerbangan, industri pembuatan kapal dan mesin kapal, perbaikan dan perawatan mobil, industri perhotelan, perkeretaapian, serta produksi makanan dan minuman.
Pada tahun 2026, Direktorat SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menghadirkan Program Penguatan Akses Kebekerjaan Luar Negeri SMK untuk memperluas kesempatan lulusan SMK berkarier di tingkat global.
Baca juga: Cerita Sastia Prama Putri, Ilmuwan RI 21 Tahun di Jepang yang Bangga Berpaspor Indonesia
Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong lulusan SMK tidak hanya terserap di pasar kerja nasional, tetapi juga mampu bersaing di pasar kerja internasional dengan keterampilan yang dimiliki.
Visa Kerja SSW
Dikutip dari Instagram Direktorat SMK Kemendikdasmen, Selasa (10/3/2026), salah satu peluang yang ditawarkan melalui program tersebut adalah bekerja di Jepang lewat skema Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou.
Program ini merupakan visa kerja yang diberikan pemerintah Jepang kepada tenaga kerja asing yang memiliki keterampilan khusus di bidang tertentu sehingga dapat bekerja secara legal di negara tersebut.
Baca juga: Provokasi China, Jepang Akan Pasang Sistem Rudal di Pulau Dekat Taiwan
Melalui skema SSW, lulusan SMK memiliki kesempatan untuk bekerja di 16 sektor pekerjaan terampil yang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi khusus. Program ini membuka jalan bagi lulusan SMK untuk mengembangkan karier sekaligus meningkatkan pengalaman kerja di tingkat internasional.
Persyaratan
Adapun persyaratan untuk menjadi pekerja dengan visa Specified Skilled Worker antara lain berusia minimal 18 tahun, memiliki kondisi kesehatan yang baik, serta memiliki keterampilan yang dibutuhkan sehingga siap bekerja tanpa harus menjalani pelatihan tambahan di Jepang.
Direktorat SMK membuka pendaftaran program ini pada 5 hingga 12 Maret 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Takola Direktorat SMK.
16 Jenis Pekerjaan
Melalui program ini, lulusan SMK dapat mengakses berbagai bidang pekerjaan terampil yang tersedia dalam skema SSW. Beberapa sektor tersebut antara lain keperawatan, layanan makanan, pengelolaan pembersihan gedung, perikanan dan budidaya perairan, pertanian, industri kayu, kehutanan, bisnis transportasi mobil, industri manufaktur, konstruksi, industri penerbangan, industri pembuatan kapal dan mesin kapal, perbaikan dan perawatan mobil, industri perhotelan, perkeretaapian, serta produksi makanan dan minuman.
(nnz)
Lihat Juga :