Alumni UMY Jakarta Soroti Konflik Timur Tengah, Serukan Perdamaian dan Kepedulian Global

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:00 WIB
loading...
Alumni UMY Jakarta Soroti...
Iftar Bareng dan Santunan Anak Yatim  KAUMY DK Jakarta. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah dinilai tidak hanya berpotensi menimbulkan krisis kemanusiaan, tetapi juga dapat berdampak terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk perekonomian Indonesia.

Karena itu, Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Daerah Khusus Jakarta (KAUMY DK Jakarta) menyerukan pentingnya upaya perdamaian untuk meredakan konflik di kawasan tersebut.

Seruan tersebut disampaikan Ketua KAUMY DK Jakarta, Wahyu Sandya Yudha Pangestu, dalam kegiatan Iftar Bareng dan Santunan Anak Yatim yang digelar di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Minggu (8/3/2026).

Baca juga: Kisah Naratania Azra Malika, Mahasiswa IPB University yang Raih Predikat Lulusan Terbaik

Menurut Sandya, eskalasi konflik yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah, termasuk ketegangan yang berkaitan dengan Iran serta konflik berkepanjangan di Palestina, berpotensi menimbulkan dampak luas, baik dari sisi kemanusiaan maupun ekonomi global.

Ia menilai, instabilitas di kawasan tersebut dapat memengaruhi berbagai sektor strategis dunia, mulai dari perdagangan hingga energi, yang pada akhirnya dapat berdampak pada perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia.

“Perdamaian harus selalu menjadi pilihan utama. Upaya meredakan konflik melalui dialog dan pendekatan kemanusiaan menjadi langkah penting untuk mencegah penderitaan yang lebih besar bagi masyarakat sipil,” ujar Sandya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Universitas Terbaik...
5 Universitas Terbaik di Iran, Negara yang Tengah Diserang Israel dan Amerika
11 Universitas Terbaik...
11 Universitas Terbaik Iran yang Masuk Ranking Dunia, Negara yang Tengah Digempur Israel dan AS
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Rekomendasi
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved