7 Tips Mudik Aman dan Nyaman Bersama Anak Menurut Pakar IPB
Rabu, 11 Maret 2026 - 14:56 WIB
loading...
Mudik Lebaran menjadi momen yang selalu dinantikan banyak keluarga di Indonesia. Foto/Dok/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Mudik Lebaran menjadi momen yang selalu dinantikan banyak keluarga di Indonesia. Namun perjalanan jarak jauh sering kali menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi orang tua yang membawa anak-anak.
Pakar pendidikan anak dari IPB University, Dr. Yulina Eva Riany, mengingatkan bahwa perjalanan mudik bersama anak membutuhkan persiapan matang agar tetap aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.
Baca juga: Puncak Mudik Lebaran 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026
Dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen tersebut membagikan sejumlah tips yang dapat dilakukan orang tua sebelum dan selama perjalanan mudik bersama anak. Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Sebelum memulai perjalanan, orang tua sebaiknya memastikan kondisi kesehatan anak dalam keadaan baik. Jika diperlukan, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat dilakukan terlebih dahulu untuk memastikan anak cukup fit melakukan perjalanan jauh.
"Pastikan anak dalam kondisi sehat dan fit," katanya melalui siaran pers, Rabu (11/3/2026).
Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, 807 Titik Jalan Rawan Banjir dan 1.641 Rawan Longsor
Perlengkapan dasar seperti makanan ringan sehat, susu, pakaian ganti, hingga obat-obatan perlu dipersiapkan sejak awal. Orang tua juga dianjurkan membawa dokumen penting seperti kartu identitas dan kartu kesehatan anak.
Bagi keluarga yang mudik menggunakan kendaraan pribadi, kondisi kendaraan harus dipastikan prima. Selain itu, penggunaan car seat yang sesuai dengan usia anak juga sangat dianjurkan untuk meningkatkan keamanan selama perjalanan.
Jika menggunakan transportasi umum, tiket sebaiknya dipesan jauh-jauh hari. Dengan begitu, orang tua dapat memilih jadwal perjalanan yang lebih nyaman dan tidak mengganggu rutinitas anak, terutama waktu tidur mereka.
Untuk perjalanan dengan pesawat, waktu penerbangan sebaiknya disesuaikan agar tidak mengganggu jam istirahat anak. Sementara untuk perjalanan kereta, orang tua dianjurkan memilih kursi yang lebih luas dan dekat dengan toilet agar memudahkan saat anak membutuhkan fasilitas tersebut.
Orang tua juga perlu menyiapkan pakaian yang nyaman dan sesuai dengan kondisi cuaca di tempat tujuan. Persediaan air minum dan camilan sehat penting untuk mencegah dehidrasi.
Selain itu, beberapa perlengkapan dasar seperti obat penurun demam, minyak telon, plester luka, dan tisu basah sebaiknya selalu tersedia selama perjalanan.
Perjalanan panjang sering membuat anak mudah bosan. Untuk mengatasinya, orang tua dapat membawa mainan atau buku favorit anak, memutar lagu anak, hingga video edukatif.
Orang tua juga perlu peka terhadap tanda-tanda kelelahan seperti anak mulai rewel, terlihat lesu, sering menguap, atau tidak bersemangat bermain. Jika hal tersebut terjadi, sebaiknya berikan waktu istirahat yang cukup.
Selain itu, tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, jarang buang air kecil, mata cekung, atau kulit pucat juga harus segera diantisipasi.
Dr. Eva juga menyarankan agar keluarga yang melakukan perjalanan darat sesekali berhenti untuk beristirahat sejenak. Aktivitas sederhana seperti berjalan ringan dan menghirup udara segar dapat membantu anak kembali merasa nyaman.
Pakar pendidikan anak dari IPB University, Dr. Yulina Eva Riany, mengingatkan bahwa perjalanan mudik bersama anak membutuhkan persiapan matang agar tetap aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.
Baca juga: Puncak Mudik Lebaran 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026
Dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen tersebut membagikan sejumlah tips yang dapat dilakukan orang tua sebelum dan selama perjalanan mudik bersama anak. Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
7 Tips Mudik Aman dan Nyaman Bersama Anak
1. Pastikan Anak dalam Kondisi Sehat
Sebelum memulai perjalanan, orang tua sebaiknya memastikan kondisi kesehatan anak dalam keadaan baik. Jika diperlukan, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat dilakukan terlebih dahulu untuk memastikan anak cukup fit melakukan perjalanan jauh.
"Pastikan anak dalam kondisi sehat dan fit," katanya melalui siaran pers, Rabu (11/3/2026).
Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, 807 Titik Jalan Rawan Banjir dan 1.641 Rawan Longsor
2. Siapkan Perlengkapan Penting Anak
Perlengkapan dasar seperti makanan ringan sehat, susu, pakaian ganti, hingga obat-obatan perlu dipersiapkan sejak awal. Orang tua juga dianjurkan membawa dokumen penting seperti kartu identitas dan kartu kesehatan anak.
3. Perhatikan Keamanan Kendaraan Pribadi
Bagi keluarga yang mudik menggunakan kendaraan pribadi, kondisi kendaraan harus dipastikan prima. Selain itu, penggunaan car seat yang sesuai dengan usia anak juga sangat dianjurkan untuk meningkatkan keamanan selama perjalanan.
4. Pesan Tiket Transportasi Umum Lebih Awal
Jika menggunakan transportasi umum, tiket sebaiknya dipesan jauh-jauh hari. Dengan begitu, orang tua dapat memilih jadwal perjalanan yang lebih nyaman dan tidak mengganggu rutinitas anak, terutama waktu tidur mereka.
5. Pilih Posisi Duduk yang Nyaman
Untuk perjalanan dengan pesawat, waktu penerbangan sebaiknya disesuaikan agar tidak mengganggu jam istirahat anak. Sementara untuk perjalanan kereta, orang tua dianjurkan memilih kursi yang lebih luas dan dekat dengan toilet agar memudahkan saat anak membutuhkan fasilitas tersebut.
6. Siapkan Kebutuhan Selama Perjalanan
Orang tua juga perlu menyiapkan pakaian yang nyaman dan sesuai dengan kondisi cuaca di tempat tujuan. Persediaan air minum dan camilan sehat penting untuk mencegah dehidrasi.
Selain itu, beberapa perlengkapan dasar seperti obat penurun demam, minyak telon, plester luka, dan tisu basah sebaiknya selalu tersedia selama perjalanan.
7. Cegah Anak Bosan dan Kenali Tanda Kelelahan
Perjalanan panjang sering membuat anak mudah bosan. Untuk mengatasinya, orang tua dapat membawa mainan atau buku favorit anak, memutar lagu anak, hingga video edukatif.
Orang tua juga perlu peka terhadap tanda-tanda kelelahan seperti anak mulai rewel, terlihat lesu, sering menguap, atau tidak bersemangat bermain. Jika hal tersebut terjadi, sebaiknya berikan waktu istirahat yang cukup.
Selain itu, tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, jarang buang air kecil, mata cekung, atau kulit pucat juga harus segera diantisipasi.
Dr. Eva juga menyarankan agar keluarga yang melakukan perjalanan darat sesekali berhenti untuk beristirahat sejenak. Aktivitas sederhana seperti berjalan ringan dan menghirup udara segar dapat membantu anak kembali merasa nyaman.
(nnz)
Lihat Juga :