Pakar IPB Bagikan 7 Tips Jaga Kesehatan Mental dan Fisik Agar UTBK Maksimal
Kamis, 02 April 2026 - 10:54 WIB
loading...
7 tips sederhana yang dapat dilakukan peserta dalam beberapa hari menjelang UTBK 2026. Foto/IPB University.
A
A
A
JAKARTA - Menjelang Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tak hanya membutuhkan strategi belajar, namun kesiapan mental dan fisik juga harus diutamakan agar ujian masuk PTN itu bisa dihadapi maksimal.
Pelaksanaan UTBK berlangsung pada 21 hingga 30 April 2026. Adapun materi tes itu sendiri adalah Tes Potensi Skolastik (TPS) yang mencakup penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, pemahaman baca tulis, dan pengetahuan kuantitatif.
Lalu UTBK juga akan menguji kemampuan literasi calon mahasiswa baru dalam bidang bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan penalaran Matematika.
Supervisor Pelayanan Medis IPB University, dr Mimi Oktafia, membagikan sejumlah tips menjaga kesehatan agar peserta dapat menghadapi UTBK-SNBT 2026 dengan kondisi maksimal.
“Menjaga kesehatan fisik dan mental menjelang UTBK sangat penting agar peserta dapat fokus dan tampil maksimal saat ujian,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (2/4/2026).
Berikut 7 tips sederhana dari Mimi yang dapat dilakukan peserta dalam beberapa hari menjelang ujian.
Pertama, peserta disarankan untuk tidak bergadang dan mencukupi waktu istirahat. Tidur malam selama 7 hingga 9 jam sangat penting untuk menjaga konsentrasi dan daya tahan tubuh. Kurang tidur dapat berdampak pada menurunnya fokus saat mengerjakan soal.
Kedua, konsumsi makanan bergizi seimbang juga menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. dr Mimi mengingatkan agar peserta tidak melewatkan sarapan pada hari ujian. “Sarapan dapat memberikan energi dan membantu meningkatkan konsentrasi selama ujian berlangsung,” jelasnya.
Selain itu, menjaga kebutuhan cairan tubuh juga penting. Peserta dianjurkan untuk minum air putih minimal delapan gelas per hari serta menghindari minuman manis dan berkafein menjelang ujian agar kondisi tubuh tetap stabil.
Dalam menjaga kebugaran, dr Mimi menyarankan peserta tetap melakukan olahraga ringan selama 15 hingga 30 menit di rumah. Aktivitas fisik ringan dapat membantu menjaga stamina. Hindari aktivitas berat yang berisiko cedera.
Tak kalah penting, pengelolaan stres juga perlu diperhatikan. Menurutnya, tekanan menjelang ujian adalah hal yang wajar, tetapi harus diatasi dengan bijak. “Stres yang tidak dikelola bisa menurunkan daya tahan tubuh,” ungkapnya. Ia menyarankan peserta melakukan meditasi, olahraga ringan, atau aktivitas menyenangkan lainnya
Lebih lanjut, peserta juga diingatkan untuk mengatur jadwal belajar secara disiplin. Keseimbangan antara waktu belajar dan istirahat akan membantu menjaga kondisi fisik dan mental tetap optimal.
Sebagai penutup, dr Mimi menekankan pentingnya aspek spiritual dalam menghadapi ujian. “Setelah semua usaha dilakukan, jangan lupa berdoa agar diberi kelancaran dan ketenangan hati saat ujian,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan peserta dapat menghadapi ujian dengan lebih percaya diri dan hasil yang maksimal.
Pelaksanaan UTBK berlangsung pada 21 hingga 30 April 2026. Adapun materi tes itu sendiri adalah Tes Potensi Skolastik (TPS) yang mencakup penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, pemahaman baca tulis, dan pengetahuan kuantitatif.
Lalu UTBK juga akan menguji kemampuan literasi calon mahasiswa baru dalam bidang bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan penalaran Matematika.
Supervisor Pelayanan Medis IPB University, dr Mimi Oktafia, membagikan sejumlah tips menjaga kesehatan agar peserta dapat menghadapi UTBK-SNBT 2026 dengan kondisi maksimal.
“Menjaga kesehatan fisik dan mental menjelang UTBK sangat penting agar peserta dapat fokus dan tampil maksimal saat ujian,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (2/4/2026).
Berikut 7 tips sederhana dari Mimi yang dapat dilakukan peserta dalam beberapa hari menjelang ujian.
7 Tips Jaga Kesehatan Mental dan Fisik Agar UTBK Maksimal
1. Jangan Bergadang
Pertama, peserta disarankan untuk tidak bergadang dan mencukupi waktu istirahat. Tidur malam selama 7 hingga 9 jam sangat penting untuk menjaga konsentrasi dan daya tahan tubuh. Kurang tidur dapat berdampak pada menurunnya fokus saat mengerjakan soal.
2. Konsumsi Makanan Bergizi
Kedua, konsumsi makanan bergizi seimbang juga menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. dr Mimi mengingatkan agar peserta tidak melewatkan sarapan pada hari ujian. “Sarapan dapat memberikan energi dan membantu meningkatkan konsentrasi selama ujian berlangsung,” jelasnya.
3. Jaga Cairan Tubuh
Selain itu, menjaga kebutuhan cairan tubuh juga penting. Peserta dianjurkan untuk minum air putih minimal delapan gelas per hari serta menghindari minuman manis dan berkafein menjelang ujian agar kondisi tubuh tetap stabil.
4. Sempatkan Olahraga Ringan
Dalam menjaga kebugaran, dr Mimi menyarankan peserta tetap melakukan olahraga ringan selama 15 hingga 30 menit di rumah. Aktivitas fisik ringan dapat membantu menjaga stamina. Hindari aktivitas berat yang berisiko cedera.
5. Kelola Stres
Tak kalah penting, pengelolaan stres juga perlu diperhatikan. Menurutnya, tekanan menjelang ujian adalah hal yang wajar, tetapi harus diatasi dengan bijak. “Stres yang tidak dikelola bisa menurunkan daya tahan tubuh,” ungkapnya. Ia menyarankan peserta melakukan meditasi, olahraga ringan, atau aktivitas menyenangkan lainnya
6. Atur Jadwal Belajar
Lebih lanjut, peserta juga diingatkan untuk mengatur jadwal belajar secara disiplin. Keseimbangan antara waktu belajar dan istirahat akan membantu menjaga kondisi fisik dan mental tetap optimal.
7. Jangan Lupa Berdoa
Sebagai penutup, dr Mimi menekankan pentingnya aspek spiritual dalam menghadapi ujian. “Setelah semua usaha dilakukan, jangan lupa berdoa agar diberi kelancaran dan ketenangan hati saat ujian,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan peserta dapat menghadapi ujian dengan lebih percaya diri dan hasil yang maksimal.
(nnz)
Lihat Juga :