Perluas Akses Kerja Luar Negeri, Kemendiktisaintek Optimalkan CDC Perguruan Tinggi

Kamis, 09 April 2026 - 09:29 WIB
loading...
Perluas Akses Kerja...
Wamendiktisaintek Fauzan pada Forum Diskusi dan Sosialisasi: Peluang dan Tantangan Tenaga Kerja Terampil Indonesia untuk Bekerja di Luar Negeri . Foto/Diktisaintek.
A A A
JAKARTA - Transformasi pendidikan tinggi menyorot pada peningkatan kualitas akademik serta penguatan relevansi lulusan terhadap kebutuhan dunia kerja, baik di tingkat nasional maupun global. Dalam menghadapi dinamika pasar tenaga kerja internasional yang semakin kompetitif, perguruan tinggi berperan strategis dalam menyiapkan talenta terampil yang mampu bersaing di pasar global.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), jumlah pekerja migran Indonesia yang ditempatkan ke luar negeri mencapai sekitar 296 ribu orang, dengan total remitansi yang dihasilkan mencapai sekitar Rp280 triliun.

Angka ini menunjukkan kontribusi signifikan pekerja migran terhadap perekonomian nasional. Namun, dibandingkan dengan negara lain seperti Filipina dan India, jumlah tenaga kerja terampil Indonesia yang bekerja di luar negeri masih relatif terbatas, terutama pada sektor-sektor berkeahlian tinggi (high-skilled workers).

Di sisi lain, laporan global terkait ketenagakerjaan menunjukkan adanya kekurangan tenaga kerja terampil (talent shortage) di berbagai negara tujuan, khususnya pada sektor kesehatan, manufaktur, dan teknologi. Kondisi ini menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk meningkatkan partisipasi tenaga kerja terampil di pasar global.

Menjawab peluang dan tantangan tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyelenggarakan Forum Diskusi dan Sosialisasi: Peluang dan Tantangan Tenaga Kerja Terampil Indonesia untuk Bekerja di Luar Negeri melalui Penguatan Career Development Center (CDC) di Perguruan Tinggi untuk terus mendorong penguatan ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif dan responsif terhadap peluang kerja lintas negara, Rabu (8/4/2026).

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan saat membuka acara menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun ekosistem yang mendorong lahirnya talenta global.

“Hari ini kita sedang merancang sebuah formula yang efektif untuk memasifkan kerja ke luar negeri, khususnya lulusan perguruan tinggi. Pertemuan ini akan melahirkan satu konsep menuju budaya dan pola pikir baru terkait bekerja di luar negeri,” ujar Fauzan, melalui siaran pers, Kamis 99/4/2026).

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendiktisaintek, Khairul Munadi menyampaikan bahwa penguatan peran perguruan tinggi menjadi kunci dalam meningkatkan keterserapan lulusan sekaligus menjawab kebutuhan global akan tenaga kerja terampil.

“Di tingkat global terdapat kekurangan tenaga kerja terampil. Perguruan tinggi merupakan sentra utama untuk menyiapkan talenta yang dibutuhkan, baik untuk kebutuhan domestik maupun internasional,” jelas Dirjen Khairul.

Penguatan CDC di perguruan tinggi menjadi instrumen penting dalam menyiapkan lulusan agar siap memasuki pasar kerja global, melalui penguatan kompetensi, kemampuan bahasa, serta kesiapan mental dan budaya kerja. Saat ini, tercatat terdapat sekitar 170 CDC berbasis kampus di Indonesia. Penguatan CDC ini diharapkan dapat menjadi penghubung antara kebutuhan industri global dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi.

Kerja sama dengan KP2MI juga terus diperkuat untuk memastikan keselarasan antara kebutuhan pasar kerja luar negeri dengan sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri (Dirjen P3KLN) KP2MI, Dwi Setiawan Susanto memaparkan terkait migrant center yang tengah dikembangkan oleh KP2MI.

“Setiap kampus memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga kapasitas yang dibutuhkan berbeda-beda pula. Indonesia punya berbagai sektor unggulan. Center-center ini harus kita manfaatkan dan kolaborasikan bersama,” ujar Dirjen Dwi.

Melalui agenda ini, Kemdiktisaintek mendorong kolaborasi yang lebih erat antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem penyiapan tenaga kerja global yang terintegrasi. Penguatan CDC di perguruan tinggi diharapkan pusat pengembangan talenta global yang mampu menjawab kebutuhan pasar kerja internasional.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
BCA Berbagi Ilmu Ajak...
BCA Berbagi Ilmu Ajak Mahasiswa Untirta Ubah Kegagalan Jadi Peluang
USGE Gandeng Cardiff...
USGE Gandeng Cardiff Metropolitan University, Permudah Akses ke Kampus Top
UAI dan University of...
UAI dan University of Edinburgh Dorong Inklusivitas di Dunia Riset dan Pendidikan Tinggi
UPI YAI dan Shinawatra...
UPI YAI dan Shinawatra University Thailand Kerja Sama Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Kurikulum S3 Manajemen...
Kurikulum S3 Manajemen Pendidikan Islam: Membangun Organisme Ilmu yang Hidup
Perkuat Akses Pendidikan,...
Perkuat Akses Pendidikan, UMJ Resmikan Kampus Tulang Bawang Lampung
Rekomendasi
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Berita Terkini
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
Dua Dekade Fakultas...
Dua Dekade Fakultas Psikologi Universitas Pancasila Menenun Inklusi dan Jiwa Olahraga
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved