Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI

Sabtu, 18 April 2026 - 14:07 WIB
loading...
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Nama Pratiwi Sudarmono tercatat dalam sejarah sebagai astronot wanita pertama di Asia yang berasal dari Indonesia. Foto/Wikipedia.
A A A
Nama Pratiwi Sudarmono tercatat dalam sejarah sebagai astronot wanita pertama di Asia yang berasal dari Indonesia. Meski batal terbang ke luar angkasa , kiprahnya dalam dunia sains, khususnya mikrobiologi, menjadikannya sosok inspiratif bagi generasi muda dan ilmuwan Indonesia.

Lahir di Bandung pada 31 Juli 1952, Pratiwi Sudarmono dikenal sebagai ilmuwan yang mendedikasikan hidupnya pada penelitian dan pendidikan. Ia berkarier di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), sekaligus mengajar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari S1, S2, dokter spesialis hingga S3.

Baca juga: Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun

Fokus Penelitian Penyakit Tropis


Sebagai peneliti, dikutip dari YouTube SINDONEWS, Pratiwi bercerita ia mengkaji bidang mikrobiologi yang berkaitan erat dengan penyakit menular di negara tropis seperti Indonesia. Penelitiannya berfokus pada penyakit demam tifoid (tipes) dan tuberkulosis, dua penyakit yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan serius di masyarakat.

Menurutnya, tingginya kasus tipes berkaitan erat dengan kualitas air bersih yang masih kurang memadai, sementara tuberkulosis menjadi penyakit infeksi yang kompleks dan membutuhkan penanganan serius. Melalui risetnya, ia berupaya mencari solusi berupa pengembangan diagnostik, obat, hingga vaksin.

Baca juga: New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi

Ketertarikannya pada biologi molekuler muncul saat ilmu tersebut berkembang pesat pada era 1970–1980-an. Ia melihat bahwa pendekatan molekuler mampu memberikan pemahaman lebih mendalam terhadap mikroorganisme dan penyakit.

Pilih Laboratorium daripada Praktik Klinis


Meski menempuh pendidikan kedokteran, Pratiwi memutuskan tidak berkarier sebagai dokter klinis. Ia menilai banyak persoalan kesehatan tidak dapat diselesaikan hanya melalui praktik medis, melainkan membutuhkan penelitian di laboratorium.

“Masalah penyakit harus diselesaikan dari hulunya, seperti menemukan obat, vaksin, dan metode diagnosis,” menjadi prinsip yang mendorongnya fokus di bidang penelitian.

Riwayat Pendidikan dan Karier Akademik


Pratiwi Sudarmono menempuh pendidikan tinggi di dalam dan luar negeri, yaitu:

S1 Pendidikan Dokter Universitas Indonesia
S2 Kedokteran Universitas Indonesia
S3 Biologi Molekuler di Osaka University, Jepang

Dalam perjalanan kariernya, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Dekan di Universitas Indonesia serta aktif sebagai pengajar dan peneliti.

Perjalanan Menjadi Astronot NASA


Dalam sebuah penggalan wawancara yang dikutip dari YouTube SINDOnews, Pratiwi menceritakan kesempatan langka yang datang ketika Amerika Serikat mengundang Indonesia untuk berpartisipasi dalam misi luar angkasa terkait peluncuran satelit Palapa menggunakan pesawat ulang-alik Challenger milik NASA .

Pemerintah Indonesia kemudian mencari kandidat yang tidak hanya sekadar menjadi penumpang, tetapi juga mampu melakukan penelitian ilmiah. Saat itu Indonesia mengajukan proposal penelitian bertajuk Indonesian Space Experiment yang berfokus pada mikroorganisme.

Dari sekitar 50 universitas yang ikut serta dan ratusan kandidat, ia berhasil lolos seleksi bersama sekitar 20 peserta lainnya dan menjalani serangkaian uji kelayakan di NASA. Dari total 207 pendaftar, Pratiwi akhirnya terpilih untuk menjalankan penelitian tersebut di luar angkasa.

Namun, tragedi terjadi pada 28 Januari 1986 ketika pesawat ulang-alik Challenger mengalami kecelakaan fatal yang menewaskan seluruh awak. Misi yang semula dijadwalkan untuk Pratiwi pun dibatalkan.

Meski gagal terbang, ia tetap melanjutkan penelitiannya di NASA pada periode 1985–1987 sebelum kembali mengabdi di Indonesia.

Prestasi dan Penghargaan


Dedikasi Pratiwi Sudarmono di bidang ilmu pengetahuan telah membuahkan berbagai penghargaan, dikutip dari Instagram @ieltspresso, di antaranya:

Peneliti Terbaik Universitas Indonesia (1988)

Penghargaan Widya Prasara dari Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia (1985)

Guru Besar Kehormatan Ilmu Mikrobiologi FKUI

Penghargaan Inspiring Women in STEM (2019)

Selain itu, ia juga pernah berkesempatan bertemu dan berfoto bersama Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, saat kunjungannya ke Jakarta.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
Lolos SNBT UI 2026?...
Lolos SNBT UI 2026? Ini Tahapan Daftar Ulang, Pra Registrasi hingga Pengajuan UKT
Dugaan Kekerasan Seksual...
Dugaan Kekerasan Seksual di FHUI, Kemendiktisaintek Tegaskan Pemeriksaan Masih Berjalan
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Rekomendasi
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 8 Senin: Mila Mantap Cerai, Pak Efendi Tulis Surat Wasiat
Salat Mengarah Kiblat...
Salat Mengarah Kiblat Perintah Langsung dalam Al-Qur'an, Ini Ayat-ayatnya!
Berita Terkini
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Infografis
Profil Miss Indonesia...
Profil Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca, dari Runway ke Mahkota
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved