Bikin Novo Club, ParagonCorp Ajak Mahasiswa Berani Berinovasi
Rabu, 29 April 2026 - 13:12 WIB
loading...
ParagonCorp membuka Novo Club untuk membentuk ekosistem pengembangan mahasiswa dari berbagai kota di Indonesia, dari Sumatera sampai Ambon. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - ParagonCorp, perusahaan kosmetik nasional di balik Wardah , Make Over, Emina, dan Kahf membuka Novo Club. Tujuannya membentuk ekosistem pengembangan mahasiswa dari berbagai kota di Indonesia, dari Sumatera sampai Ambon.
Program jangka panjang yang kini sudah memasuki Batch 4 tersebut diminati lebih dari 176.000 mahasiswa. Program ini mendorong inovasi mahasiswa , mewujudkan inovasinya menjadi realita, hingga dapat memberi dampak pada lingkungan dan masyarakat sekitar. Baca juga: Kisah Sherly Phangestu, Mahasiswi BINUS yang Inovasinya Dipuji CEO Apple Tim Cook
Program ini menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dari batch ke batch, baik dari sisi partisipasi maupun jumlah proyek yang dihasilkan. Dalam perjalanannya, program ini juga sempat meraih pengakuan melalui rekor Muri. Program ini tidak hanya memberikan impact berupa skill bagi peserta tetapi juga melatih cara berpikir, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab bagi para peserta.
Project Management Novo Club Batch 3, Annisa Nur Apriati mengatakan, mengelola project bukan sekadar menyusun konsep dan mengeksekusi acara tetapi perjalanan untuk beradaptasi dengan dinamika tim dan menyelesaikan permasalahan di lapangan. ”Yang kita bangun bukan sekadar event satu hari melainkan growth dan connection yang akan terus dibawa ke langkah selanjutnya,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).
Sebagai PIC sejumlah program, Sasa menyaksikan langsung bagaimana mahasiswa berubah dari pembelajar menjadi pelaksana. “Mengelola proyek di Novo Club bukan sekadar menyusun konsep dan mengeksekusi acara. Ini perjalanan panjang untuk belajar beradaptasi dengan dinamika tim dan menyelesaikan berbagai masalah di lapangan,” ujarnya.
Ada dua program yang membentuk karakter Sasa yakni Novo Mentorship dan Global Webinar. Di program Novo Mentorship para peserta tidak sekadar mendengar teori tetapi langsung praktik lewat proyek nyata bersama mentor ahli. Baca juga: Beasiswa Paragon 2025 Resmi Dibuka, Lulus Bisa Langsung Kerja di Perusahaan Nurhayati Subakat
Sementara Global Webinar adalah sebuah program yang menjadi awal perjalanan menuju karir internasional dan beasiswa luar negeri. “Lewat insight dari kakak-kakak alumni, kami belajar satu hal penting go global itu bukan mimpi yang mustahil. Ada jalan, ada strategi, dan semuanya bisa dipersiapkan mulai dari sekarang,” jelasnya.
Novo Club bukan program sekali jalan melainkan ekosistem pengembangan mahasiswa yang berjalan selama 1,5 tahun per batch. Pendekatan inilah yang memungkinkan mahasiswa bergerak dari fase belajar ke fase berkontribusi, lalu ke fase memimpin batch berikutnya. Sejak diluncurkan, total pendaftar Novo Club telah menembus 180.000 mahasiswa di seluruh Indonesia.
Program jangka panjang yang kini sudah memasuki Batch 4 tersebut diminati lebih dari 176.000 mahasiswa. Program ini mendorong inovasi mahasiswa , mewujudkan inovasinya menjadi realita, hingga dapat memberi dampak pada lingkungan dan masyarakat sekitar. Baca juga: Kisah Sherly Phangestu, Mahasiswi BINUS yang Inovasinya Dipuji CEO Apple Tim Cook
Program ini menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dari batch ke batch, baik dari sisi partisipasi maupun jumlah proyek yang dihasilkan. Dalam perjalanannya, program ini juga sempat meraih pengakuan melalui rekor Muri. Program ini tidak hanya memberikan impact berupa skill bagi peserta tetapi juga melatih cara berpikir, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab bagi para peserta.
Project Management Novo Club Batch 3, Annisa Nur Apriati mengatakan, mengelola project bukan sekadar menyusun konsep dan mengeksekusi acara tetapi perjalanan untuk beradaptasi dengan dinamika tim dan menyelesaikan permasalahan di lapangan. ”Yang kita bangun bukan sekadar event satu hari melainkan growth dan connection yang akan terus dibawa ke langkah selanjutnya,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).
Sebagai PIC sejumlah program, Sasa menyaksikan langsung bagaimana mahasiswa berubah dari pembelajar menjadi pelaksana. “Mengelola proyek di Novo Club bukan sekadar menyusun konsep dan mengeksekusi acara. Ini perjalanan panjang untuk belajar beradaptasi dengan dinamika tim dan menyelesaikan berbagai masalah di lapangan,” ujarnya.
Ada dua program yang membentuk karakter Sasa yakni Novo Mentorship dan Global Webinar. Di program Novo Mentorship para peserta tidak sekadar mendengar teori tetapi langsung praktik lewat proyek nyata bersama mentor ahli. Baca juga: Beasiswa Paragon 2025 Resmi Dibuka, Lulus Bisa Langsung Kerja di Perusahaan Nurhayati Subakat
Sementara Global Webinar adalah sebuah program yang menjadi awal perjalanan menuju karir internasional dan beasiswa luar negeri. “Lewat insight dari kakak-kakak alumni, kami belajar satu hal penting go global itu bukan mimpi yang mustahil. Ada jalan, ada strategi, dan semuanya bisa dipersiapkan mulai dari sekarang,” jelasnya.
Novo Club bukan program sekali jalan melainkan ekosistem pengembangan mahasiswa yang berjalan selama 1,5 tahun per batch. Pendekatan inilah yang memungkinkan mahasiswa bergerak dari fase belajar ke fase berkontribusi, lalu ke fase memimpin batch berikutnya. Sejak diluncurkan, total pendaftar Novo Club telah menembus 180.000 mahasiswa di seluruh Indonesia.
(poe)
Lihat Juga :