Antisipasi Joki di UM-PTKIN 2026, Panitia Siapkan Pengamanan Berlapis

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:30 WIB
loading...
Antisipasi Joki di UM-PTKIN...
Sistem pengawasan dalam pelaksanaan UM-PTKIN 2026 akan diperketat guna mengantisipasi berbagai modus kecurangan. Foto/Panitia UM PTKIN.
A A A
JAKARTA - Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) akan memperketat sistem pengawasan dalam pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (U M-PTKIN ) 2026. Hal ini guna mengantisipasi berbagai modus kecurangan, termasuk praktik joki ujian.

Diketahui, pendaftaran UM-PTKIN 2026 masih dibuka hingga 30 Mei 2026. Sementara pelaksanaan ujian dijadwalkan berlangsung pada 8–14 Juni 2026 di berbagai titik lokasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.

Baca juga: UM-PTKIN 2026 Masih Dibuka hingga 30 Mei, Pendaftar Tembus 60 Ribu

Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN Prof. Dr. Abd. Aziz menegaskan, sistem pengawasan ujian tahun ini dilakukan secara berlapis dengan dukungan teknologi digital dan pengawasan langsung di lokasi ujian.

“Yang perlu saya sampaikan bahwa pengawasan ini juga berlapis. Nanti kita akan ada beberapa alat digital untuk mengawasi peserta, kemudian juga ada pengawas SSE di lokasi ujian,” ujar Abd. Aziz saat konferensi pers Pendaftaran UM PTKIN 2026 di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Panitia juga mengklaim mampu mendeteksi indikasi penggunaan joki sejak awal proses verifikasi peserta.

Baca juga: UM PTKIN 2026 Dibuka, Peserta Bisa Pilih Lokasi Ujian Terdekat

“Insyaallah kita bisa mendeteksi mana saja yang menggunakan joki dan sebagainya. Karena kita juga memiliki foto peserta, mereka membawa ID card, sehingga ini bisa meminimalisir praktik joki,” katanya.

Selain pengawasan digital, Bendahara Forum Pimpinan PTKIN Prof. Dr. Martin Kustati mengatakan panitia telah menyiapkan sedikitnya delapan langkah pengamanan untuk mencegah kecurangan selama ujian berlangsung.

Salah satu langkah utama yakni verifikasi identitas peserta dengan mencocokkan wajah pada kartu identitas dengan peserta yang hadir di ruang ujian.

“Kita melakukan verifikasi identitas peserta, terutama mencocokkan wajah di kartu identitas dengan wajah peserta yang masuk ke ruangan ujian. Ini berlaku di seluruh PTKIN,” jelas Martin.

Tak hanya itu, sejumlah lokasi ujian juga dilengkapi CCTV untuk mendukung pengawasan ketat selama pelaksanaan tes berlangsung.

Panitia juga menerapkan sterilisasi barang bawaan menggunakan alat detektor. Peserta tidak diperbolehkan membawa barang selain alat tulis ke dalam ruang ujian.

“Semua barang bawaan akan diidentifikasi terlebih dahulu dan ditempatkan di ruangan khusus. Jadi peserta tidak boleh membawa apa pun selain alat tulis,” ujarnya.

Sistem pengacakan tempat duduk dan soal ujian juga diterapkan agar peserta tidak dapat bekerja sama atau saling mencontek selama ujian berlangsung.

“Tempat duduk diacak, tidak berdasarkan nomor urut. Soal yang diberikan juga berbeda antara satu peserta dengan peserta lainnya, sehingga tidak ada celah untuk berlaku curang,” kata Martin.

Selain itu, para pengawas disebut telah dibekali pelatihan profesionalisme dan akan memberikan sanksi tegas jika ditemukan pelanggaran selama pelaksanaan UM-PTKIN 2026.

Sebelum ujian dimulai, panitia juga akan memberikan penguatan integritas kepada peserta selama lima hingga sepuluh menit guna menanamkan nilai kejujuran dalam mengikuti seleksi.

UM-PTKIN 2026 mengusung materi seleksi berbasis kompetensi dan berfokus pada kemampuan penalaran peserta. Tes yang diujikan meliputi Tes Bakat Skolastik untuk mengukur kemampuan logis, verbal, spasial, dan kuantitatif.

Selain itu, terdapat Tes Literasi yang mencakup literasi bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Arab, kemampuan baca tulis Al-Qur’an, literasi numerasi, hingga literasi ajaran Islam.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Ada Gangguan Jaringan,...
Ada Gangguan Jaringan, Panitia Perpanjang Batas Pembayaran UM-PTKIN 2026
UM PTKIN 2026 Masih...
UM PTKIN 2026 Masih Dibuka hingga 30 Mei, Pendaftar Tembus 60 Ribu
SMMPTN Barat 2026 Diikuti...
SMMPTN Barat 2026 Diikuti 27 PTN, Cek Daftar Kampus dan Materi Tesnya
Kemenag Luncurkan PMB...
Kemenag Luncurkan PMB PTKIN, 36 Kampus Siap Terima Mahasiswa
Refleksi Dies Maulidiah...
Refleksi Dies Maulidiah ke-64 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang: Menuju Kampus Eco-Teologi, dari Spirit Keilmuan ke Tanggung Jawab Ekologis
UMJ Imbau 3.838 Mahasiswa...
UMJ Imbau 3.838 Mahasiswa Baru Kembangkan Diri di Luar Kampus
Rekomendasi
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Berita Terkini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved