BCA Berbagi Ilmu Ajak Mahasiswa Untirta Ubah Kegagalan Jadi Peluang
Jum'at, 22 Mei 2026 - 16:21 WIB
loading...
Program BCA Berbagi Ilmu (BBI) menyapa mahasiswa Untirta, Serang, Banten. Program BCA ini sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
SERANG - Program BCA Berbagi Ilmu (BBI) menyapa mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ( Untirta ), Serang, Banten, Senin (18/5/2026). Program BCA ini sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Direktur BCA Hendra Tanumihardja menjadi pembicara di hadapan 1.000 lebih mahasiswa dengan tema The Art of Falling: Ukemi as a Lesson for Life and Career. Hendra mengajak mahasiswa tidak takut menghadapi kegagalan demi meraih kesuksesan.
Layaknya filosofi Ukemi dalam ilmu bela diri, Hendra menjelaskan, generasi muda perlu memaknai kejatuhan sebagai kesempatan untuk bangkit kembali. Terlebih, di kondisi yang semakin kompetitif dan serba dinamis ini perlu kemampuan bertahan dan adaptif. Baca juga: 10 Jurusan Sepi Peminat SNBP 2025 di Untirta, Pilihanmu Nomor Berapa?
“Perjalanan menuju keberhasilan tak pernah lepas dari kegagalan. Generasi muda perlu berani dan tahan banting untuk menghadapi kegagalan tersebut,” katanya.
Hendra mengungkapkan filosofi Ukemi juga sejalan dengan apa yang diimplementasikan di BCA. Filosofi ini juga menjadi pedoman untuk menjadi resilient dalam menghadapi berbagai tantangan, persaingan dan kondisi perekonomian sehingga perseroan tetap bertumbuh, berkembang serta maju.
Dia juga menegaskan, program BBI merupakan wujud komitmen dan kepedulian BCA terhadap dunia pendidikan, dengan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para praktisi dan pimpinan BCA. “Kehadiran BCA di Untirta menjadi jembatan bagi mahasiswa dalam transisi dari dunia akademik menuju profesional yang tangguh,” jelasnya.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menambahkan penyelenggaraan BBI ini merupakan salah satu cerminan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik bagi sebuah bangsa. Harapannya, BBI tidak sekedar berbagi teori tapi bisa mempersiapkan mahasiswa tentang dunia kerja yang dinamis.
“Kami juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan pihak perguruan tinggi, mengingat pelaksanaan program sebelumnya telah membuka kesempatan kolaborasi yang positif bagi kedua belah pihak, utamanya terkait layanan keuangan,” kata Hera.
Sejalan dengan itu, Hera mengungkapkan pada kesempatan yang sama BCA di bawah payung Bakti BCA turut menyerahkan bantuan berupa Solar Panel Charging Bakti BCA. Fasilitas ini salah satu fungsinya memberikan akses energi bersih dari sinar matahari bagi sivitas akademika Untirta untuk mengisi daya gawai. Baca juga: BCA Pertahankan Predikat Bank Terbaik Indonesia versi Forbes 2026
Hera mengatakan langkah ini menjadi bagian dari dukungan BCA terhadap inisiatif green campus dalam upaya pengurangan emisi. Ia pun berharap keberadaan Solar Panel Charging Bakti BCA ini turut meningkatkan kesadaran terkait adopsi solusi ramah lingkungan bagi seluruh sivitas akademika di Untirta. Sekaligus, inovasi ini diharapkan bisa ikut mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Solar Panel Charging Station Bakti BCA yang ada di Untirta ini berbentuk Gazebo, sehingga rekan-rekan mahasiswa bisa sekaligus melakukan aktivitas sehari-hari di sana mulai dari belajar, diskusi, atau sekadar bersosialisasi,” terangnya.
Direktur BCA Hendra Tanumihardja menjadi pembicara di hadapan 1.000 lebih mahasiswa dengan tema The Art of Falling: Ukemi as a Lesson for Life and Career. Hendra mengajak mahasiswa tidak takut menghadapi kegagalan demi meraih kesuksesan.
Layaknya filosofi Ukemi dalam ilmu bela diri, Hendra menjelaskan, generasi muda perlu memaknai kejatuhan sebagai kesempatan untuk bangkit kembali. Terlebih, di kondisi yang semakin kompetitif dan serba dinamis ini perlu kemampuan bertahan dan adaptif. Baca juga: 10 Jurusan Sepi Peminat SNBP 2025 di Untirta, Pilihanmu Nomor Berapa?
“Perjalanan menuju keberhasilan tak pernah lepas dari kegagalan. Generasi muda perlu berani dan tahan banting untuk menghadapi kegagalan tersebut,” katanya.
Hendra mengungkapkan filosofi Ukemi juga sejalan dengan apa yang diimplementasikan di BCA. Filosofi ini juga menjadi pedoman untuk menjadi resilient dalam menghadapi berbagai tantangan, persaingan dan kondisi perekonomian sehingga perseroan tetap bertumbuh, berkembang serta maju.
Dia juga menegaskan, program BBI merupakan wujud komitmen dan kepedulian BCA terhadap dunia pendidikan, dengan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para praktisi dan pimpinan BCA. “Kehadiran BCA di Untirta menjadi jembatan bagi mahasiswa dalam transisi dari dunia akademik menuju profesional yang tangguh,” jelasnya.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menambahkan penyelenggaraan BBI ini merupakan salah satu cerminan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik bagi sebuah bangsa. Harapannya, BBI tidak sekedar berbagi teori tapi bisa mempersiapkan mahasiswa tentang dunia kerja yang dinamis.
“Kami juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan pihak perguruan tinggi, mengingat pelaksanaan program sebelumnya telah membuka kesempatan kolaborasi yang positif bagi kedua belah pihak, utamanya terkait layanan keuangan,” kata Hera.
Sejalan dengan itu, Hera mengungkapkan pada kesempatan yang sama BCA di bawah payung Bakti BCA turut menyerahkan bantuan berupa Solar Panel Charging Bakti BCA. Fasilitas ini salah satu fungsinya memberikan akses energi bersih dari sinar matahari bagi sivitas akademika Untirta untuk mengisi daya gawai. Baca juga: BCA Pertahankan Predikat Bank Terbaik Indonesia versi Forbes 2026
Hera mengatakan langkah ini menjadi bagian dari dukungan BCA terhadap inisiatif green campus dalam upaya pengurangan emisi. Ia pun berharap keberadaan Solar Panel Charging Bakti BCA ini turut meningkatkan kesadaran terkait adopsi solusi ramah lingkungan bagi seluruh sivitas akademika di Untirta. Sekaligus, inovasi ini diharapkan bisa ikut mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Solar Panel Charging Station Bakti BCA yang ada di Untirta ini berbentuk Gazebo, sehingga rekan-rekan mahasiswa bisa sekaligus melakukan aktivitas sehari-hari di sana mulai dari belajar, diskusi, atau sekadar bersosialisasi,” terangnya.
(poe)
Lihat Juga :