Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Kamis, 25 Juni 2026 - 11:20 WIB
loading...
Mahasiswa UNY Maryanti berhasil menjadi lulusan terbaik jenjang sarjana dengan predikat cum laude. Foto/UNY.
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Maryanti berhasil menjadi lulusan terbaik jenjang sarjana dengan predikat cum laude. Kerja keras, kedisiplinan, kemampuan mengelola waktu, serta dukungan keluarga menjadi fondasi yang mengantarkannya meraih hasil terbaik.
Maryanti juga diketahui sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Pada Wisuda UNY Periode IV Tahap II Tahun Akademik 2025/2026 ia pun lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98.
Baca juga: Kisah Launa Silky, Wisudawan Terbaik Magister Unpad dengan Deretan Publikasi Jurnal Q1
Tak seperti mahasiswa pada umumnya, Maryanti mesti berjuang membagi waktu antara kuliah, mengembangkan usaha, hingga tetap menjalankan peran di tengah keluarga.
Maryanti juga berhasil menerbitkan artikel ilmiah pada jurnal Sinta 4 berjudul Hypotetical Learning Trajectory dalam LKPD RME Berbasis Etnomatematika “Dakon” Materi Perkalian Bilangan Cacah.
Demi memenuhi kebutuhan ia dan membantu kelarganya, alumni SMKN 1 Klaten tersebut juga merintis usaha bimbingan belajar, toko alat tulis, dan mini percetakan di rumah.
Baca juga: Kisah Tabitha Ayu, Dari Hobi Seni Jadi Lulusan Terbaik Unesa dengan IPK 3,96
Warga Sidorejo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah tersebut mengaku tantangan terbesar selama kuliah adalah beradaptasi dengan sistem pembelajaran di perguruan tinggi yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kemandirian, serta manajemen waktu yang baik.
Di saat bersamaan, ia juga harus menyelesaikan berbagai tanggung jawab di luar kampus. "Sering kali saya harus membagi waktu antara mengerjakan tugas kuliah, bekerja, dan mengurus usaha. Tidak mudah, tetapi saya percaya semua bisa dijalani dengan disiplin dan komitmen" katanya, dikutip dari laman UNY, Kamis (25/6/2026).
Alih-alih menjadikan tantangan sebagai beban, Maryanti memilih menjadikannya sebagai pemacu semangat. Baginya, setiap kesulitan merupakan kesempatan untuk terus berkembang dan memperkuat kedisiplinan diri. “Setiap tantangan selama kuliah saya jadikan motivasi untuk terus berkembang, meningkatkan kedisiplinan, dan memperkuat semangat dalam mencapai tujuan,” tambahnya.
Kunci keberhasilannya terletak pada kemampuan mengelola waktu. Maryanti terbiasa menyusun prioritas pekerjaan, menyelesaikan tugas secara bertahap, serta menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik, pekerjaan, dan waktu bersama keluarga. Menurutnya, konsistensi menjadi modal penting untuk bertahan dan berkembang selama menempuh pendidikan tinggi.
Di balik keteguhannya, terdapat dukungan keluarga yang selalu menguatkan langkahnya. Putri pasangan Jemino dan Rini tersebut menyebut doa, motivasi, serta pengorbanan orang tua sebagai sumber kekuatan terbesar yang membuatnya mampu melewati berbagai tantangan selama kuliah. Perjuangan Maryanti juga terlihat dari berbagai aktivitas yang dijalaninya di luar ruang kelas.
Ke depan, Maryanti berharap ilmu dan pengalaman yang diperolehnya selama kuliah dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Ia ingin terus berkontribusi di bidang pendidikan sekaligus mengembangkan usaha yang telah dirintis agar dapat membantu masyarakat di sekitarnya.
Maryanti juga diketahui sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Pada Wisuda UNY Periode IV Tahap II Tahun Akademik 2025/2026 ia pun lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98.
Baca juga: Kisah Launa Silky, Wisudawan Terbaik Magister Unpad dengan Deretan Publikasi Jurnal Q1
Tak seperti mahasiswa pada umumnya, Maryanti mesti berjuang membagi waktu antara kuliah, mengembangkan usaha, hingga tetap menjalankan peran di tengah keluarga.
Maryanti juga berhasil menerbitkan artikel ilmiah pada jurnal Sinta 4 berjudul Hypotetical Learning Trajectory dalam LKPD RME Berbasis Etnomatematika “Dakon” Materi Perkalian Bilangan Cacah.
Demi memenuhi kebutuhan ia dan membantu kelarganya, alumni SMKN 1 Klaten tersebut juga merintis usaha bimbingan belajar, toko alat tulis, dan mini percetakan di rumah.
Baca juga: Kisah Tabitha Ayu, Dari Hobi Seni Jadi Lulusan Terbaik Unesa dengan IPK 3,96
Warga Sidorejo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah tersebut mengaku tantangan terbesar selama kuliah adalah beradaptasi dengan sistem pembelajaran di perguruan tinggi yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kemandirian, serta manajemen waktu yang baik.
Di saat bersamaan, ia juga harus menyelesaikan berbagai tanggung jawab di luar kampus. "Sering kali saya harus membagi waktu antara mengerjakan tugas kuliah, bekerja, dan mengurus usaha. Tidak mudah, tetapi saya percaya semua bisa dijalani dengan disiplin dan komitmen" katanya, dikutip dari laman UNY, Kamis (25/6/2026).
Alih-alih menjadikan tantangan sebagai beban, Maryanti memilih menjadikannya sebagai pemacu semangat. Baginya, setiap kesulitan merupakan kesempatan untuk terus berkembang dan memperkuat kedisiplinan diri. “Setiap tantangan selama kuliah saya jadikan motivasi untuk terus berkembang, meningkatkan kedisiplinan, dan memperkuat semangat dalam mencapai tujuan,” tambahnya.
Kunci keberhasilannya terletak pada kemampuan mengelola waktu. Maryanti terbiasa menyusun prioritas pekerjaan, menyelesaikan tugas secara bertahap, serta menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik, pekerjaan, dan waktu bersama keluarga. Menurutnya, konsistensi menjadi modal penting untuk bertahan dan berkembang selama menempuh pendidikan tinggi.
Di balik keteguhannya, terdapat dukungan keluarga yang selalu menguatkan langkahnya. Putri pasangan Jemino dan Rini tersebut menyebut doa, motivasi, serta pengorbanan orang tua sebagai sumber kekuatan terbesar yang membuatnya mampu melewati berbagai tantangan selama kuliah. Perjuangan Maryanti juga terlihat dari berbagai aktivitas yang dijalaninya di luar ruang kelas.
Ke depan, Maryanti berharap ilmu dan pengalaman yang diperolehnya selama kuliah dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Ia ingin terus berkontribusi di bidang pendidikan sekaligus mengembangkan usaha yang telah dirintis agar dapat membantu masyarakat di sekitarnya.
(nnz)
Lihat Juga :