Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Selasa, 30 Juni 2026 - 12:16 WIB
loading...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 resmi membuka pendaftaran hari ini, Selasa (30/6/2026) hingga 31 Juli. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 resmi membuka pendaftaran hari ini, Selasa (30/6/2026) hingga 31 Juli. Tersedia lima skema beasiswa yang dibuka untuk kuliah gratis di dalam maupun luar negeri.
Direktur Utama LPDP Yon Arsal mengatakan, 80 persen alokasi beasiswa LPDP difokuskan pada bidang STEM dan industri strategis. Kemudian 20 persen sisa dananya untuk bidang SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics).
Baca juga: Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Dikutip dari laman LPDP, Selasa (30/6/2026), bidang STEM Industri Strategis mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan artifisial (AI) dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, serta kewirausahaan dan industri kreatif.
LPDP juga mendukung pendanaan untuk bidang STEM-related yang terdiri dari bisnis dan ekonomi serta hukum dan kebijakan publik yang mendukung bidang industri strategis.
Baca juga: Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Sementara itu, bidang SHARE tetap menjadi bagian penting dalam memperkuat aspek sosial, kebijakan publik, ekonomi, budaya, pendidikan, hingga keagamaan yang menopang pembangunan nasional.
Melanjutkan program pada tahap I, Beasiswa LPDP Tahap 2 menyediakan dua program utama yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics).
Kemudian program Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan juga dibuka seiring dengan tersedianya program kerja sama khusus seperti Beasiswa Keolahragaan, dan Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research.
Penyesuaian ketentuan pada Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 antara lain berupa:
Untuk pendaftar kriteria afirmasi
Tujuan dalam negeri: tetap tidak dipersyaratkan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris.
Tujuan luar negeri:
- Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa
- Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional, penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
Bagi pendaftar dari kelompok afirmasi Putra-Putri Papua tetap tidak dipersyaratkan IPK minimal serta kemampuan bahasa Inggris, baik untuk tujuan dalam negeri maupun luar negeri.
Untuk pendaftar kriteria non afirmasi (pendaftar umum/CPNS/PNS/TNI/POLRI)
- Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa
- Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional:
Tujuan dalam negeri: penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri dan TOEP.
Tujuan luar negeri: penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris yaitu Duolingo.
Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa.
Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional:
penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
Penurunan skor minimal Bahasa Inggris dibandingkan tahap 1.
- Penambahan Universitas Unggulan dari sebelumnya 17 universitas unggulan untuk seluruh program studi, menjadi 31 universitas unggulan yang terdiri dari 17 universitas untuk seluruh program studi dan 14 universitas tambahan khusus program studi STEM.
- Pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan dalam negeri, luar negeri, double/joint degree untuk beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE serta pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan untuk Beasiswa Keolahragaan.
Demikian informasi pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 2026. Semoga informasi ini bermanfaat.
Direktur Utama LPDP Yon Arsal mengatakan, 80 persen alokasi beasiswa LPDP difokuskan pada bidang STEM dan industri strategis. Kemudian 20 persen sisa dananya untuk bidang SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics).
Baca juga: Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Dikutip dari laman LPDP, Selasa (30/6/2026), bidang STEM Industri Strategis mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan artifisial (AI) dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, serta kewirausahaan dan industri kreatif.
LPDP juga mendukung pendanaan untuk bidang STEM-related yang terdiri dari bisnis dan ekonomi serta hukum dan kebijakan publik yang mendukung bidang industri strategis.
Baca juga: Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Sementara itu, bidang SHARE tetap menjadi bagian penting dalam memperkuat aspek sosial, kebijakan publik, ekonomi, budaya, pendidikan, hingga keagamaan yang menopang pembangunan nasional.
Program Beasiswa yang Tersedia
Melanjutkan program pada tahap I, Beasiswa LPDP Tahap 2 menyediakan dua program utama yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics).
Kemudian program Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan juga dibuka seiring dengan tersedianya program kerja sama khusus seperti Beasiswa Keolahragaan, dan Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research.
2 Perubahan Kebijakan di Beasiswa LPDP Tahap 2 2026
Penyesuaian ketentuan pada Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 antara lain berupa:
1. Keringanan persyaratan Bahasa Inggris
Untuk pendaftar kriteria afirmasi
Tujuan dalam negeri: tetap tidak dipersyaratkan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris.
Tujuan luar negeri:
- Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa
- Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional, penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
Bagi pendaftar dari kelompok afirmasi Putra-Putri Papua tetap tidak dipersyaratkan IPK minimal serta kemampuan bahasa Inggris, baik untuk tujuan dalam negeri maupun luar negeri.
Untuk pendaftar kriteria non afirmasi (pendaftar umum/CPNS/PNS/TNI/POLRI)
- Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa
- Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional:
Tujuan dalam negeri: penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri dan TOEP.
Tujuan luar negeri: penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris yaitu Duolingo.
2. Untuk pendaftar beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research
Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa.
Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional:
penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
Penurunan skor minimal Bahasa Inggris dibandingkan tahap 1.
3. Pembaharuan Daftar Perguruan Tinggi Tujuan
- Penambahan Universitas Unggulan dari sebelumnya 17 universitas unggulan untuk seluruh program studi, menjadi 31 universitas unggulan yang terdiri dari 17 universitas untuk seluruh program studi dan 14 universitas tambahan khusus program studi STEM.
- Pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan dalam negeri, luar negeri, double/joint degree untuk beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE serta pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan untuk Beasiswa Keolahragaan.
Demikian informasi pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 2026. Semoga informasi ini bermanfaat.
(nnz)
Lihat Juga :