Program Beasiswa Eramet Beyond Angkatan Perdana Resmi Ditutup
Rabu, 01 Juli 2026 - 16:01 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Eramet Indonesia, resmi menutup rangkaian pelaksanaan angkatan perdana Program Beasiswa Eramet Beyond. Penutupan tersebut ditandai dengan seremoni bertajuk "Eramet Beyond: From Journey to Impact" yang diselenggarakan pada 29–30 Juni 2026 di Jakarta.
Program yang telah diluncurkan sejak November 2024 ini menjadi wujud komitmen Eramet Indonesia dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia Timur. Selain itu, program ini bertujuan membekali mereka dengan kapasitas kepemimpinan, keterampilan masa depan, serta semangat untuk menciptakan dampak positif di daerah asal masing-masing.
CEO Eramet Indonesia, Jérôme Baudelet, menegaskan bahwa investasi pada pendidikan merupakan langkah jangka panjang yang akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Ia percaya bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Melalui Program Beasiswa Eramet Beyond, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda berbakat untuk mengembangkan potensi mereka, memperkuat kapasitas kepemimpinan, dan menciptakan dampak positif di daerah asalnya. Kami berharap perjalanan mereka melalui program ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan daerah maupun Indonesia," ujar Jérôme dalam acara penutupan tersebut, Selasa (30/6).
Mencetak Dampak Nyata Lewat Empat Tahapan Belajar
Program Beasiswa Eramet Beyond ini diikuti oleh 41 mahasiswa berprestasi dari wilayah Maluku, Sulawesi, dan Papua yang terpilih dari total lebih dari 500 pendaftar di seluruh Indonesia. Selama program berlangsung, para penerima beasiswa telah mengikuti 46 sesi pengembangan intensif yang mencakup materi bahasa Inggris, project management, kepemimpinan, literasi keuangan, hingga literasi digital.
Seluruh proses pembelajaran dikemas secara komprehensif melalui empat tahapan utama, yaitu Learn (Belajar), Lead (Memimpin), Serve (Melayani), dan Give Back (Berbagi), yang mendorong peserta untuk terus berkembang sekaligus memberikan manfaat nyata bagi komunitas di sekitarnya.
Beberapa capaian positif yang berhasil diraih oleh para peserta setelah mengikuti program ini antara lain:
-Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris: Sebanyak 70% peserta berhasil meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka setidaknya satu tingkat.
-Keterampilan Manajemen: Sebanyak 73,2% peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan proyek (project management).
-Literasi Keuangan: Sebanyak 73% peserta kini memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya mempersiapkan dana darurat.
-Akademik Meningkat: Rata-rata IPK peserta mengalami kenaikan dari yang semula 3,50 menjadi 3,63 (naik sekitar 3,75%) dari semester lima ke semester tujuh.
-Kontribusi Sosial: Sebanyak 19 dari 41 mahasiswa (sekitar 45%) aktif berkontribusi langsung dalam organisasi, komunitas, maupun berbagai kegiatan sosial sepanjang tahun 2026.
Mengubah Hidup dan Menginspirasi Perubahan
Di luar angka-angka capaian tersebut, program ini memberikan dampak personal yang mendalam bagi para penerima beasiswa. Salah satunya dirasakan oleh Zaldi, seorang mahasiswa yang sebelumnya harus membagi waktu dengan bekerja paruh waktu demi membiayai kuliahnya.
Berkat beasiswa ini, ia kini dapat fokus sepenuhnya pada pengembangan akademik, bahkan berhasil memperoleh pendanaan penuh untuk penelitian tugas akhirnya yang dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Saya sangat berterima kasih kepada Eramet dan KBF. Dukungan dari program Beasiswa Eramet Beyond membuat saya bisa lebih fokus pada studi tanpa perlu mengkhawatirkan masalah biaya. Pengalaman ini bahkan membuka banyak peluang baru bagi saya untuk berkembang lebih jauh,” ungkap Zaldi.
Senada dengan hal tersebut, CEO Kitong Bisa Foundation, Mohammad Afif, menyatakan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari pencapaian akademik di atas kertas, melainkan dari bagaimana dampak nyata yang dibawa para alumni kepada masyarakat luas.
"Melalui Eramet Beyond, kami tidak hanya mendukung mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan tinggi mereka, tetapi juga membekali mereka dengan karakter kepemimpinan, semangat pengabdian, dan kemampuan eksekusi. Kami percaya para awardee ini akan menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan positif bagi Indonesia Timur dan Indonesia secara keseluruhan," kata Afif.
Melalui kolaborasi ini, Eramet Indonesia dan KBF menegaskan komitmen mereka untuk terus mendukung lahirnya generasi muda yang berdaya saing, siap menjadi agen perubahan, serta mampu menginspirasi lebih banyak anak muda lainnya untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Program yang telah diluncurkan sejak November 2024 ini menjadi wujud komitmen Eramet Indonesia dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia Timur. Selain itu, program ini bertujuan membekali mereka dengan kapasitas kepemimpinan, keterampilan masa depan, serta semangat untuk menciptakan dampak positif di daerah asal masing-masing.
CEO Eramet Indonesia, Jérôme Baudelet, menegaskan bahwa investasi pada pendidikan merupakan langkah jangka panjang yang akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Ia percaya bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Melalui Program Beasiswa Eramet Beyond, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda berbakat untuk mengembangkan potensi mereka, memperkuat kapasitas kepemimpinan, dan menciptakan dampak positif di daerah asalnya. Kami berharap perjalanan mereka melalui program ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan daerah maupun Indonesia," ujar Jérôme dalam acara penutupan tersebut, Selasa (30/6).
Mencetak Dampak Nyata Lewat Empat Tahapan Belajar
Program Beasiswa Eramet Beyond ini diikuti oleh 41 mahasiswa berprestasi dari wilayah Maluku, Sulawesi, dan Papua yang terpilih dari total lebih dari 500 pendaftar di seluruh Indonesia. Selama program berlangsung, para penerima beasiswa telah mengikuti 46 sesi pengembangan intensif yang mencakup materi bahasa Inggris, project management, kepemimpinan, literasi keuangan, hingga literasi digital.
Seluruh proses pembelajaran dikemas secara komprehensif melalui empat tahapan utama, yaitu Learn (Belajar), Lead (Memimpin), Serve (Melayani), dan Give Back (Berbagi), yang mendorong peserta untuk terus berkembang sekaligus memberikan manfaat nyata bagi komunitas di sekitarnya.
Beberapa capaian positif yang berhasil diraih oleh para peserta setelah mengikuti program ini antara lain:
-Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris: Sebanyak 70% peserta berhasil meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka setidaknya satu tingkat.
-Keterampilan Manajemen: Sebanyak 73,2% peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan proyek (project management).
-Literasi Keuangan: Sebanyak 73% peserta kini memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya mempersiapkan dana darurat.
-Akademik Meningkat: Rata-rata IPK peserta mengalami kenaikan dari yang semula 3,50 menjadi 3,63 (naik sekitar 3,75%) dari semester lima ke semester tujuh.
-Kontribusi Sosial: Sebanyak 19 dari 41 mahasiswa (sekitar 45%) aktif berkontribusi langsung dalam organisasi, komunitas, maupun berbagai kegiatan sosial sepanjang tahun 2026.
Mengubah Hidup dan Menginspirasi Perubahan
Di luar angka-angka capaian tersebut, program ini memberikan dampak personal yang mendalam bagi para penerima beasiswa. Salah satunya dirasakan oleh Zaldi, seorang mahasiswa yang sebelumnya harus membagi waktu dengan bekerja paruh waktu demi membiayai kuliahnya.
Berkat beasiswa ini, ia kini dapat fokus sepenuhnya pada pengembangan akademik, bahkan berhasil memperoleh pendanaan penuh untuk penelitian tugas akhirnya yang dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Saya sangat berterima kasih kepada Eramet dan KBF. Dukungan dari program Beasiswa Eramet Beyond membuat saya bisa lebih fokus pada studi tanpa perlu mengkhawatirkan masalah biaya. Pengalaman ini bahkan membuka banyak peluang baru bagi saya untuk berkembang lebih jauh,” ungkap Zaldi.
Senada dengan hal tersebut, CEO Kitong Bisa Foundation, Mohammad Afif, menyatakan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari pencapaian akademik di atas kertas, melainkan dari bagaimana dampak nyata yang dibawa para alumni kepada masyarakat luas.
"Melalui Eramet Beyond, kami tidak hanya mendukung mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan tinggi mereka, tetapi juga membekali mereka dengan karakter kepemimpinan, semangat pengabdian, dan kemampuan eksekusi. Kami percaya para awardee ini akan menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan positif bagi Indonesia Timur dan Indonesia secara keseluruhan," kata Afif.
Melalui kolaborasi ini, Eramet Indonesia dan KBF menegaskan komitmen mereka untuk terus mendukung lahirnya generasi muda yang berdaya saing, siap menjadi agen perubahan, serta mampu menginspirasi lebih banyak anak muda lainnya untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
(unt)
Lihat Juga :