ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU

Kamis, 02 Juli 2026 - 11:14 WIB
loading...
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
Institut Teknologi PLN (ITPLN) memperkuat sinergi dengan Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (APITU). Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Institut Teknologi PLN (ITPLN) memperkuat sinergi dengan Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (APITU). Keduanya jalin kerja sama dengan membuka kembali program ikatan kerja untuk 100 orang mahasiswa hingga membangun laboratorium peraga pendingin.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk menyiapkan lulusan yang siap bekerja di industri pendingin dan tata udara yang terus berkembang di Indonesia.

Baca juga: Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan

Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa Mulyana mengatakan sinergitas dengan APITU menjadi bagian dari upaya kampus memperluas kemitraan dengan dunia industri di luar PLN Grup. Menurutnya, penguatan jejaring industri menjadi salah satu kunci dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja.

"ITPLN terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai sektor industri. Kerja sama bersama APITU diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa dan lulusan sekaligus memperluas peluang karier lulusan di industri pendingin dan tata udara," ujar Prof. Iwa Garniwa, melalui siaran pers, Kamis (2/7/2026).

Baca juga: Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini

Salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut ialah program ikatan kerja bagi 100 mahasiswa Diploma III ITPLN. Program ini diharapkan memberikan kepastian jalur karier sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di industri pendingin nasional.

Selain itu, ITPLN dan APITU sepakat menjalin kerja sama dalam program peningkatan kompetensi atau upskilling bagi kelas karyawan, pelaksanaan sertifikasi kompetensi mahasiswa, serta pengembangan riset di bidang pendingin industri.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang mendukung perkembangan teknologi pendingin yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

ITPLN dan APITU juga membuka peluang penyelenggaraan kelas khusus bagi calon mahasiswa program Magister (S2) serta Program Sarjana Pendidikan Profesi Insinyur (PSPPI). Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia profesional yang memiliki keahlian di bidang pendingin dan tata udara.

Dalam pengembangan sarana pembelajaran, kedua belah pihak merencanakan pembangunan laboratorium peraga sistem pendingin atau cooler di lingkungan ITPLN. Kehadiran laboratorium tersebut diharapkan menjadi fasilitas praktik yang mendekatkan mahasiswa dengan teknologi yang digunakan di dunia industri.

Ketua Umum Perkumpulan Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (APITU), Agus Susilo, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi langkah penting dalam mencetak tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai standar industri.

"Kami siap mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa ITPLN melalui program sertifikasi, magang, hingga penguatan pembelajaran berbasis kebutuhan industri. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi di sektor pendingin dan tata udara," kata Agus Susilo.

Kerja sama itu juga mencakup program magang serta rekrutmen lulusan ITPLN oleh perusahaan yang berada dalam jejaring APITU. Melalui kolaborasi tersebut, ITPLN berharap semakin memperluas kiprah lulusannya di berbagai sektor industri, sehingga tidak hanya menjadi pemasok talenta bagi PLN, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan industri pendingin dan tata udara nasional.

Saat ini, ITPLN masih membuka pendaftaran Program Vokasi D3 Teknik Mesin melalui program Gelombang Seru Vokasi yang berlangsung pada 15 Juni hingga 15 Juli.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ikuti Forum Internasional...
Ikuti Forum Internasional GYC 2026 di Bangkok, Mahasiswa UBSI Siap Serap Pengalaman Global
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Rekomendasi
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Tak Sekadar Fashion,...
Tak Sekadar Fashion, Kacamata Hitam Bisa Lindungi Mata dari Penyakit Ini
Jarang Ereksi Pagi Hari?...
Jarang Ereksi Pagi Hari? Penelitian Sebut Risiko Kematian Bisa Naik 28 Persen
Berita Terkini
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
Ikuti Forum Internasional...
Ikuti Forum Internasional GYC 2026 di Bangkok, Mahasiswa UBSI Siap Serap Pengalaman Global
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved