Sudah Lulus tapi Status Belum Eligible Magang Nasional 2026? Ini Penyebab yang Sering Terjadi
Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB
loading...
Ilustrasi peserta prorgam Magang Nasional. Foto/Dok/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Pendaftaran Magang Nasional 2026 Batch 1 resmi dibuka mulai 15 hingga 28 Juli 2026. Namun, di tengah proses pendaftaran, banyak calon peserta magang mengeluhkan status akun mereka masih menunjukkan keterangan "belum eligible", padahal sudah dinyatakan lulus dari perguruan tinggi.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui akun Instagram resminya menjelaskan bahwa kondisi tersebut umumnya berkaitan dengan data yang digunakan dalam proses verifikasi peserta. Kemnaker memanfaatkan data resmi dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) milik Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Baca juga: Pendaftaran Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
Kemnaker menjelaskan, pengambilan data dari PDDikti dilakukan secara bertahap, yakni pada 29 Juni 2026, 10 Juli 2026, dan 15 Juli 2026.
Adapun rentang tanggal kelulusan yang digunakan dalam proses seleksi adalah lulusan yang tercatat 15 Juli 2025 hingga 15 Juli 2026.
Artinya, meskipun seseorang telah dinyatakan lulus oleh perguruan tinggi, statusnya belum otomatis menjadi eligible apabila data kelulusannya belum diinput atau diperbarui di PDDikti sebelum jadwal pengambilan data terakhir.
Baca juga: Jalur Ujian Mandiri Undip 2026 Kembali Dibuka, Nilai UTBK Jadi Syarat Seleksi
Setelah menerima data dari PDDikti, Kemnaker kemudian melakukan pemadanan dengan data kependudukan di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri serta data Aparatur Sipil Negara (ASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
1. Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak valid atau tidak aktif di dukcapil
2. Data identitas tidak sesuai antara pddikti, data dukcapil, data asn, dan SIAPKerja Kemnaker
3. Perguruan tinggi belum menginput data kelulusan di pddikti pada periode terakhir pengambilan data
Baca juga: Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
4. Data pddikti mengalami duplikasi, misalnya satu NIK tercatat dengan lebih dari satu nama atau lebih di satu perguruan tinggi
5. Terdaftar sebagai ASN di data BKN
6. Tidak termasuk dalam rentang lulusan yang ditentukan program
7. NIK pernah ditetapkan sebagai peserta program Pemagangan Nasional 2025
Solusinya, sebelum melakukan pendaftaran calon peserta Magang Nasional 2026 maka segera cek data diri di PDDikti apakah sudah benar, status kelulusan sudah tercatat, dan NIK serta identitas sudah sesuai.
Jika data belum sesuai segera hubungi perguruan tinggi masing-masing atau Dinas Dukcapil untuk melakukan input atau pembaruan data karena pengambilan data terakhir untuk pendaftaran program Magang Nasional saat ini dilakukan pada 15 Juli 2026.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui akun Instagram resminya menjelaskan bahwa kondisi tersebut umumnya berkaitan dengan data yang digunakan dalam proses verifikasi peserta. Kemnaker memanfaatkan data resmi dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) milik Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Baca juga: Pendaftaran Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
Data PDDikti Jadi Acuan Verifikasi Peserta
Kemnaker menjelaskan, pengambilan data dari PDDikti dilakukan secara bertahap, yakni pada 29 Juni 2026, 10 Juli 2026, dan 15 Juli 2026.
Adapun rentang tanggal kelulusan yang digunakan dalam proses seleksi adalah lulusan yang tercatat 15 Juli 2025 hingga 15 Juli 2026.
Artinya, meskipun seseorang telah dinyatakan lulus oleh perguruan tinggi, statusnya belum otomatis menjadi eligible apabila data kelulusannya belum diinput atau diperbarui di PDDikti sebelum jadwal pengambilan data terakhir.
Baca juga: Jalur Ujian Mandiri Undip 2026 Kembali Dibuka, Nilai UTBK Jadi Syarat Seleksi
Setelah menerima data dari PDDikti, Kemnaker kemudian melakukan pemadanan dengan data kependudukan di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri serta data Aparatur Sipil Negara (ASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ini 7 Penyebab Status Belum Eligible Magang Nasional 2026
1. Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak valid atau tidak aktif di dukcapil
2. Data identitas tidak sesuai antara pddikti, data dukcapil, data asn, dan SIAPKerja Kemnaker
3. Perguruan tinggi belum menginput data kelulusan di pddikti pada periode terakhir pengambilan data
Baca juga: Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
4. Data pddikti mengalami duplikasi, misalnya satu NIK tercatat dengan lebih dari satu nama atau lebih di satu perguruan tinggi
5. Terdaftar sebagai ASN di data BKN
6. Tidak termasuk dalam rentang lulusan yang ditentukan program
7. NIK pernah ditetapkan sebagai peserta program Pemagangan Nasional 2025
Solusinya, sebelum melakukan pendaftaran calon peserta Magang Nasional 2026 maka segera cek data diri di PDDikti apakah sudah benar, status kelulusan sudah tercatat, dan NIK serta identitas sudah sesuai.
Jika data belum sesuai segera hubungi perguruan tinggi masing-masing atau Dinas Dukcapil untuk melakukan input atau pembaruan data karena pengambilan data terakhir untuk pendaftaran program Magang Nasional saat ini dilakukan pada 15 Juli 2026.
(nnz)
Lihat Juga :