SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Senin, 20 Juli 2026 - 20:27 WIB
loading...
Mendikdasmen Abdul Muti di Jakarta saat memaparkan mengenai Sekolah Nasional Terintegrasi di Jakarta, Senin (20/7/2026). Foto/Kemendikdasmen.
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen ) menetapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) akan dimulai pada 21 Juli 2026. Sebanyak 17 lokasi SNT ditargetkan mulai memberikan layanan pada Tahun Ajaran 2026/2027.
“SNT merupakan ikhtiar negara untuk mendekatkan layanan pendidikan bermutu kepada anak-anak di daerah, mengembangkan potensi, minat, bakat, karakter, dan talenta murid secara optimal, serta menjadi pusat pertumbuhan mutu bagi sekolah-sekolah di wilayah sekitarnya,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Jakarta, melalui siaran pers, Senin (20/7/2026).
Baca juga: Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
Pemerintah menargetkan pembangunan 500 layanan SNT secara bertahap hingga tahun 2029. Pada tahun 2026, pemerintah menyiapkan pembangunan SNT di 37 lokasi.
Sebanyak 17 lokasi ditargetkan mulai memberikan layanan pada Tahun Ajaran 2026/2027, sedangkan 20 lokasi lainnya akan memasuki tahap pembangunan pada tahun ini dan mulai menerima murid baru pada tahun 2027.
1. Tahapan seleksi: 21–24 Juli 2026
2. Pengumuman hasil seleksi: 3 Agustus 2026
3. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS): 10 Agustus 2026
Kemendikdasmen menekankan, proses SPMBnya akan dilaksanakan secara objektif, transparan, inklusif, berkeadilan, dan akuntabel.
Mendikdasmen menerangkan, SNT mengintegrasikan layanan SMP dan SMA dalam satu ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Integrasi tersebut tidak hanya mencakup jenjang pendidikan dan bangunan sekolah, tetapi juga proses pembelajaran, pengembangan guru, pembinaan karakter, pengembangan talenta, pemanfaatan fasilitas, hingga sistem penjaminan mutu.
“Keberhasilan SNT tidak hanya diukur dari capaian murid yang belajar di dalamnya, melainkan dari semakin berkembangnya guru, meningkatnya kolaborasi antarsekolah, dan bertumbuhnya mutu pendidikan di wilayah tersebut,”pungkasnya.
“SNT merupakan ikhtiar negara untuk mendekatkan layanan pendidikan bermutu kepada anak-anak di daerah, mengembangkan potensi, minat, bakat, karakter, dan talenta murid secara optimal, serta menjadi pusat pertumbuhan mutu bagi sekolah-sekolah di wilayah sekitarnya,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Jakarta, melalui siaran pers, Senin (20/7/2026).
Baca juga: Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
Pemerintah menargetkan pembangunan 500 layanan SNT secara bertahap hingga tahun 2029. Pada tahun 2026, pemerintah menyiapkan pembangunan SNT di 37 lokasi.
Sebanyak 17 lokasi ditargetkan mulai memberikan layanan pada Tahun Ajaran 2026/2027, sedangkan 20 lokasi lainnya akan memasuki tahap pembangunan pada tahun ini dan mulai menerima murid baru pada tahun 2027.
Berikut ini jadwal SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
1. Tahapan seleksi: 21–24 Juli 2026
2. Pengumuman hasil seleksi: 3 Agustus 2026
3. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS): 10 Agustus 2026
Kemendikdasmen menekankan, proses SPMBnya akan dilaksanakan secara objektif, transparan, inklusif, berkeadilan, dan akuntabel.
Mendikdasmen menerangkan, SNT mengintegrasikan layanan SMP dan SMA dalam satu ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Integrasi tersebut tidak hanya mencakup jenjang pendidikan dan bangunan sekolah, tetapi juga proses pembelajaran, pengembangan guru, pembinaan karakter, pengembangan talenta, pemanfaatan fasilitas, hingga sistem penjaminan mutu.
“Keberhasilan SNT tidak hanya diukur dari capaian murid yang belajar di dalamnya, melainkan dari semakin berkembangnya guru, meningkatnya kolaborasi antarsekolah, dan bertumbuhnya mutu pendidikan di wilayah tersebut,”pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :