Selain Sertifikat TKA, Ini Syarat Dokumen SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Jum'at, 24 Juli 2026 - 21:04 WIB
loading...
Ilustrasi persyaratan dokumen untuk SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026. Foto/Dok/Kemendikdasmen.
A
A
A
JAKARTA - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 2026 resmi dibuka hingga 27 Juli. Sejumlah dokumen seperti sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi syarat pendaftaran.
Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Gogot Suharwoto mengatakan, ada 17 wilayah penyelenggaran SNT 2026. Ia pun mengajak calon murid dan orang tua untuk segera mendaftar.
Baca juga: Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
“Kami mengajak calon murid dan orang tua di 17 wilayah penyelenggaraan SNT untuk memanfaatkan kesempatan ini. Siapkan dokumen dengan lengkap dan lakukan pendaftaran melalui portal resmi sebelum 27 Juli 2026,” katanya, melalui siaran pers, dikutip Jumat (24/7/2026).
SPMB SNT memprioritaskan calon murid yang berdomisili di kecamatan atau kabupaten/kota yang sama dengan lokasi SNT. Sementara itu, calon murid berprestasi dari wilayah sekitar juga dapat dipertimbangkan sesuai ketentuan dan daya tampung yang tersedia.
Baca juga: SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal snt.kemendikdasmen.go.id/spmb.
Adapun penerimaan murid baru SNT 2026 di 17 wilayah terdapat di daftar di bawah ini:
1. Kabupaten Bogor
2. Kabupaten Cianjur
3. Kabupaten Gowa
4. Kabupaten Bone Bolango
5. Kota Tidore Kepulauan
6. Ibu Kota Nusantara
7. Kabupaten Banyumas
8. Kabupaten Jepara
9. Kota Subulussalam
10. Kota Tarakan
11. Kabupaten Donggala
12. Kabupaten Bolaang Mongondow
13. Kabupaten Minahasa Utara
14. Kabupaten Kupang
15. Kabupaten Buton Tengah
16. Kabupaten Tebo
17. Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
1. Kartu keluarga
2. Akta kelahiran
3. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
4. Ijazah atau surat keterangan lulus
5. Rapor lima semester terakhir
6. Sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA)
7. Identitas orang tua atau wali
8. Pasfoto
9. Surat pernyataan orang tua atau wali
10. Sertifikat prestasi bagi calon murid yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik
11. Dokumen kepesertaan program perlindungan sosial dapat disertakan untuk afirmasi ekonomi.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, kegiatan pembelajaran SNT dapat dilaksanakan terlebih dahulu di lokasi operasional yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Murid yang diterima tetap berstatus sebagai murid Sekolah Nasional Terintegrasi dan tidak perlu mengikuti proses seleksi ulang ketika kegiatan belajar mengajar berpindah ke bangunan permanen.
1. Pengumuman dan sosialisasi: 21–24 Juli 2026
2. Pendaftaran: 21–27 Juli 2026
3. Proses seleksi: 27–31 Juli 2026
4. Pengumuman hasil seleksi: 3 Agustus 2026
5. Daftar ulang: 4–7 Agustus 2026.
Proses seleksi Sekolah Nasional Terintegrasi dilakukan melalui seleksi administrasi dan Tes Skolastik yang mengukur kemampuan penalaran verbal, numerik, pemecahan masalah, serta penalaran logis calon murid.
Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Gogot Suharwoto mengatakan, ada 17 wilayah penyelenggaran SNT 2026. Ia pun mengajak calon murid dan orang tua untuk segera mendaftar.
Baca juga: Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
“Kami mengajak calon murid dan orang tua di 17 wilayah penyelenggaraan SNT untuk memanfaatkan kesempatan ini. Siapkan dokumen dengan lengkap dan lakukan pendaftaran melalui portal resmi sebelum 27 Juli 2026,” katanya, melalui siaran pers, dikutip Jumat (24/7/2026).
SPMB SNT memprioritaskan calon murid yang berdomisili di kecamatan atau kabupaten/kota yang sama dengan lokasi SNT. Sementara itu, calon murid berprestasi dari wilayah sekitar juga dapat dipertimbangkan sesuai ketentuan dan daya tampung yang tersedia.
Baca juga: SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal snt.kemendikdasmen.go.id/spmb.
Adapun penerimaan murid baru SNT 2026 di 17 wilayah terdapat di daftar di bawah ini:
17 Wilayah Penyelenggara Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
1. Kabupaten Bogor
2. Kabupaten Cianjur
3. Kabupaten Gowa
4. Kabupaten Bone Bolango
5. Kota Tidore Kepulauan
6. Ibu Kota Nusantara
7. Kabupaten Banyumas
8. Kabupaten Jepara
9. Kota Subulussalam
10. Kota Tarakan
11. Kabupaten Donggala
12. Kabupaten Bolaang Mongondow
13. Kabupaten Minahasa Utara
14. Kabupaten Kupang
15. Kabupaten Buton Tengah
16. Kabupaten Tebo
17. Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Persyaratan Dokumen Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
1. Kartu keluarga
2. Akta kelahiran
3. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
4. Ijazah atau surat keterangan lulus
5. Rapor lima semester terakhir
6. Sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA)
7. Identitas orang tua atau wali
8. Pasfoto
9. Surat pernyataan orang tua atau wali
10. Sertifikat prestasi bagi calon murid yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik
11. Dokumen kepesertaan program perlindungan sosial dapat disertakan untuk afirmasi ekonomi.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, kegiatan pembelajaran SNT dapat dilaksanakan terlebih dahulu di lokasi operasional yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Murid yang diterima tetap berstatus sebagai murid Sekolah Nasional Terintegrasi dan tidak perlu mengikuti proses seleksi ulang ketika kegiatan belajar mengajar berpindah ke bangunan permanen.
Tahapan SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
1. Pengumuman dan sosialisasi: 21–24 Juli 2026
2. Pendaftaran: 21–27 Juli 2026
3. Proses seleksi: 27–31 Juli 2026
4. Pengumuman hasil seleksi: 3 Agustus 2026
5. Daftar ulang: 4–7 Agustus 2026.
Proses seleksi Sekolah Nasional Terintegrasi dilakukan melalui seleksi administrasi dan Tes Skolastik yang mengukur kemampuan penalaran verbal, numerik, pemecahan masalah, serta penalaran logis calon murid.
(nnz)
Lihat Juga :