UNJ akan Kembangkan Sport Science, Sport Tourism dan Sport Industry
Kamis, 22 Oktober 2020 - 17:14 WIB
loading...
Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) akan mengembangkan fasilitas sport science, sport tourism dan sport industry untuk berkontribusi pada dunia olahraga di Indonesia.
Rektor UNJ Komarudin mengatakan, kampusnya akan mengembangkan sport science, sport tourism dan sport industry. Menurutnya, sport science ini perlu dikembangkan apalagi setelah UNJ memiliki GOR baru. Dia menjelaskan, tim kecil akan dibentuk untuk mengembangkan ketiga fasilitas untuk dunia keolahragaan ini. (Baca juga: Para Profesor IPB University Bedah Strategi Menjadi Guru Besar )
"Setelah tim terbentuk langsung ada aksi nyata untuk pengembangan sport science, sport tourism dan sport industry," katanya pada diskusi Prestasi dan Keunggulan UNJ (1 Tahun Kinerja Rektor UNJ) di kampus UNJ, Kamis (22/10).
Rektor menjelaskan, untuk sport science kampusnya bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga sehingga bisa memberikan kontribusi untuk dunia olahraga secara nasional. Untuk sport industry juga diperlukan kerja sama dengan pihak lain untuk proses hilirasi. Dia mencontohkan, untuk skoring di cabang olahraga panahan UNJ memang memiliki teknologinya namun untuk menjadikan teknologi ini diproduksi massal maka mereka tidak memiliki dana untuk itu.
Hal ini juga berlaku untuk sport tourism, Komarudin menjelaskan, UNJ memang menguasai konsep-konsep olahraga untuk pariwisata akan tetapi UNJ tidak bisa berjalan sendiri untuk mengembangkannya lebih jauh untuk dunia olahraga. "Kita harus godok konsepnya. Kita akan segera bentuk tim untuk sport tourism dan juga sport industry dan juga galang kerja sama dengan pihak lain seperti perusahaan untuk pengembangan sport industry," jelasnya. (Baca juga: Sisihkan 2.000 Universitas Dunia, Mahasiswa ITB Lolos Final Startup World Cup 2020 )
Rektor UNJ Komarudin mengatakan, kampusnya akan mengembangkan sport science, sport tourism dan sport industry. Menurutnya, sport science ini perlu dikembangkan apalagi setelah UNJ memiliki GOR baru. Dia menjelaskan, tim kecil akan dibentuk untuk mengembangkan ketiga fasilitas untuk dunia keolahragaan ini. (Baca juga: Para Profesor IPB University Bedah Strategi Menjadi Guru Besar )
"Setelah tim terbentuk langsung ada aksi nyata untuk pengembangan sport science, sport tourism dan sport industry," katanya pada diskusi Prestasi dan Keunggulan UNJ (1 Tahun Kinerja Rektor UNJ) di kampus UNJ, Kamis (22/10).
Rektor menjelaskan, untuk sport science kampusnya bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga sehingga bisa memberikan kontribusi untuk dunia olahraga secara nasional. Untuk sport industry juga diperlukan kerja sama dengan pihak lain untuk proses hilirasi. Dia mencontohkan, untuk skoring di cabang olahraga panahan UNJ memang memiliki teknologinya namun untuk menjadikan teknologi ini diproduksi massal maka mereka tidak memiliki dana untuk itu.
Hal ini juga berlaku untuk sport tourism, Komarudin menjelaskan, UNJ memang menguasai konsep-konsep olahraga untuk pariwisata akan tetapi UNJ tidak bisa berjalan sendiri untuk mengembangkannya lebih jauh untuk dunia olahraga. "Kita harus godok konsepnya. Kita akan segera bentuk tim untuk sport tourism dan juga sport industry dan juga galang kerja sama dengan pihak lain seperti perusahaan untuk pengembangan sport industry," jelasnya. (Baca juga: Sisihkan 2.000 Universitas Dunia, Mahasiswa ITB Lolos Final Startup World Cup 2020 )
Lihat Juga :