Dihadapan 2.173 Wisudawan, Direktur PNJ Targetkan Politeknik Menuju Kelas Asia

Minggu, 25 Oktober 2020 - 00:26 WIB
loading...
Dihadapan 2.173 Wisudawan,...
Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menyelenggarakan prosesi wisuda yang digelar secara hybrid (perpaduan) di Depok dan virtual. Foto/ist
A A A
DEPOK - Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menyelenggarakan prosesi wisuda yang digelar secara hybrid (perpaduan), yaitu digelar secara langsung di sebuah tempat di Depok dan secara online. Prosesi wisuda kali ini menjadi hal berbeda karena digelar dalam situasi pandemi. Untuk pelaksanaan tatap mukanya hanya ada beberapa mahasiswa perwakilan saja yang hadir di lokasi. Sedangkan yang lainnya mengikuti secara virtual.

Direktur PNJ, Zainal Nur Arifin mengatakan, meski dalam kondisi pandemi Covid-19, Wisuda tahun ini dilaksanakan dengan cara hybrid, baik hadir langsung maupun tidak langsung (on line). ”Cara ini dimaksudkan agar wisuda dapat dilaksanakan dengan baik serta kesehatan kita tetap terjaga,” katanya, Sabtu (24/10/2020). (Baca juga: 8 Kali Boyong Piala Bergilir, UI Pertahankan Juara Umum Ajang Gemastik 2020 )

Pada Wisuda Tahun Akademik 2019/2020 ini, PNJ meluluskan dan mewisuda lulusan, dengan jumlah keseluruhan 2.173 orang, terdiri dari 1.064 wisudawan dan 1.109 wisudawati. Jumlah itu sudah termasuk program kerja sama Politeknik Negeri Jakarta dengan industri dan perguruan tinggi.

“Dari seluruh wisudawani, 257 orang (12%) di antaranya adalah wisudawan program kerja sama. Dan, sejak tahun 1984 hingga tahun 2020 tercatat 3.216 lulusan program kerja sama,” ucapnya.

Sementara itu, hingga Oktober 2020 PNJ telah meluluskan 38.107 orang, terdiri dari 24.159 lulusan bidang rekayasa dan 13.948 lulusan bidang tata niaga. “Dengan penuh kebanggaan, kami menyampaikan pula tercatat 677 orang (31%) dengan predikat cum laude. Selamat kepada kalian dengan prestasi gemilang. Semoga kalian selalu sukses dan terus menjadi bintang,” katanya. (Baca juga: Salut! Jawara Kompetisi Ini Raih Wisudawan Terbaik ITS dengan IPK 3,94 )

Bagi PNJ, sambung Zainal, dapat mewisuda mahasiswa Program Diploma, Program Sarjana Terapan, dan Program Magister Terapan merupakan capaian dan prestasi dari proses panjang pendidikan yang telah diberikan. Dikatakan bahwa PNJ memiliki visi sebagai politeknik unggul bertaraf internasional untuk mendukung daya saing bangsa.

Pada periode 2020—2024 ini, target capaian Politeknik Negeri Jakarta adalah menjadi politeknik kelas asia. “Dan, dalam rangka mencapai kelas Asia, Pimpinan Politeknik Negeri Jakarta menetapkan indikator capaian: lulusan PNJ yang bermutu dan berdaya saing di tingkat asia, akreditasi internasional, dan reputasi internasional,” tambahnya.

Dalam rangka menjadi politeknik unggul dan melaksanakan kebijakan Kampus Merdeka itulah, PNJ pada saat ini sedang menyiapkan Kurikulum Kampus Merdeka. Sejumlah 36 program studi, pada September sampai November 2020 ini, dijadwalkan melaksanakan workshop-workshop dalam rangka menghasilkan dokumen Kurikulum Berbasis Kampus Merdeka. PNJ pun menerapkan konsep teaching industry.

“Yang telah dijalankan mencakup penerapan magang/PKL di industri, teaching industry berbasis pemenuhan kebutuhan SDM pihak industri, teaching industry berbasis pelayanan kepada pihak industri, dan teaching industry berbasis bisnis/komersial,"

"Kami meyakini kebijakan Kampus Merdeka dan teaching industry akan melahirkan tunas bangsa kompeten, berkarakter, dan berdaya saing internasional yang mampu mengisi kebutuhan industri serta memberi solusi terhadap permasalahan masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Wisuda PNJ, Ikhsan Kamil menambahkan kendati digelar di tengah pandemi, namun dia optimis bahwa lulusannya adalah lulusan terbaik. Dan diharapkan pada wisuda selanjutnya sudah dapat digelar secara normal seperti dulu. “Mudah-mudahan kondisinya berangsur normal dan harapan kami wisuda selanjutnya dapat digelar di Balairung seperti biasa,” katanya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Rekomendasi
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved