Inovasi Anak Negeri, Ciptakan Alat untuk Energi Terbarukan

Rabu, 04 November 2020 - 13:53 WIB
loading...
Inovasi Anak Negeri,...
Tim Ahli Yayasan Sahabat Edukasi Lingkungan, Syamsul Arifin mengujicoba alat trans tools energy pada mesin mobil diesel. Foto/Ist
A A A
DEPOK - Yayasan Sahabat Edukasi Lingkungan telah berhasil mengujicoba alat trans tools energy pada mesin mobil diesel. Alat tersebut berfungsi untuk mengkonversi minyak nabati menjadi bahan bakar yang dapat di gunakan pada mesin diesel. Bahan minyak nabati yang diujicobakan mulai dari minyak jelantah, minyak wijen, dan margarine. Dari ketiga bahan tersebut, mesin diesel berjalan dengan baik dan tidak terkendala apapun.

Tim Ahli Yayasan Sahabat Edukasi Lingkungan, Syamsul Arifin mengatakan, pihaknya telah membuat terobosan, sebuah alat trans tools energy. Alat tersebut dapat ditempelkan pada mesin-mesin diesel dan bisa langsung menggunakan hampir semua minyak nabati. Alat tersebut sudah ujicobakan dengan minyak nabati seperti minyak sawit, minyak jelantah, minyak wijen bahkan dengan margarin pun bisa menjalankan mesin diesel. (Baca juga: FMIPA UI Kembangkan MikoGrow, Digitalisasi Sistem Pantau Budidaya Jamur Tiram )

Selain itu, trans tools energy juga dinilai sangat ramah lingkungan, yakni tidak membuat polusi karena memakai bahan bakar yang berasal dari minyak nabati. "Minyak nabati berasal dari tumbuhan dan tumbuhan tersebut telah menyaring semua racun yang ada dan minyak nabati ini yang termasuk kategori minyak yang dapat dimakan oleh manusia," kata Syamsul Arifin, melalui keterangan elektronik yang diterima SINDOnews, Rabu (4/11/2020).

Syamsul menambahkan, alat trans tools energy juga memiliki keunggulan lain, yakni membuat suara mesin diesel lebih halus daripada menggunakan bahan bakar solar. Sebab, alat ini mengunakan minyak nabati yang memiliki ikatan rangkap, seperti dalam senyawa ester oliad, sangat meredam dari knocking mesin.

Selain itu, effect ke mesin juga lebih dingin sehingga membuat mesin lebih awet. Alat trans tools energy juga sangat mudah di gunakan dan memasangnya tidak perlu waktu yang lama, hanya butuh beberapa menit saja. (Baca juga: UGM-BATAN Kembangkan Rumput Gama Umami yang Super Unggul, Ini Hasilnya )

Ketua Yayasan Sahabat Edukasi Lingkungan, Abdullah Gojali mengatakan, Alat trans tools energy ini di buat sebagai solusi dari ancaman krisis energy yang akan dialami oleh Indonesia dan banyak negara lainnya, karena keterbatasan minyak fosil.

Alat ini pun menjadi solusi ramah lingkungan karena mengurangi polusi kendaraan bermotor dan juga memberikan solusi atas pencemaran minyak jelantah yang selama ini dibuang masyarakat ke saluran air. Sehingga, kedepannya minyak jelantah dapat dikumpulkan dan digunakan untuk bahan bakar kendaraan.

“Atas penemuan alat trans tools energy ini, kedepannya minyak nabati yang dimiliki Indonesia dapat digunakan sebagai energi terbarukan yang tidak memerlukan proses yang panjang . Kami pun berharap bisa bekerjasama dengan banyak Lembaga atau instansi baik pemerintah maupun swasta. Agar alat ini bisa diproduksi dan di gunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia dan juga dapat dikirim ke mancanegara sebagai solusi untuk keluar dari ancaman krisis energy,” ungkapnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Rekomendasi
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Berita Terkini
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Rankings 2026
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved