Ornamen Header
UNY akan Layani 6.968 Peserta UTBK SBMPTN Gelombang 2
UNY akan Layani 6.968 Peserta UTBK SBMPTN Gelombang 2
Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2021 Gelombang 1 sudah merampungkan ujiannya pada 18 April. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan kembali menjadi lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama (UTBK SBMPTN) Gelombang 2. Pada Gelombang 2 ini akan ada 6.968 siswa yang akan ujian di Pusat UTBK UNY.

Panitia UTBK UNY pada Selasa (27/4) mengadakan evaluasi tentang pelaksanaan UTBK Gelombang 1. UNY bersama dengan 74 perguruan tinggi negeri di Indonesia menjadi Pusat UTBK-SBMPTN 2021 dengan mendapat alokasi peserta sebanyak 15.370 peserta.

Baca juga: UTBK SBMPTN di Undip Tetap Perketat Protokol Kesehatan

Pelaksanaan UTBK di UNY berlangsung selama dua gelombang, Gelombang 1 telah selesai dilaksanakan pada tanggal 12 sampai dengan 18 April 2021 dengan melayani sejumlah 8.402 yang didalamnya terdapat 5 peserta ABK (anak berkebutuhan khusus).

Sedangkan gelombang 2 dilaksanakan pada tanggal 26 April sampai dengan 1 Mei 2021 dengan jumlah 6.968 peserta yang dilayani.



Kepengawasan dalam pelaksanaan UTBK ini melibatan 1.050 pengawasan dan 80 teknisi ruang. Sejumlah 572 dosen/tendik dilibatkan pada gelombang 1, dan 478 dosen/tendik pada gelombang 2. Khusus pengawas ABK disiapkan tersendiri, setiap peserta 1 pengawas.

Baca juga: Pelaksanaan UTBK SBMPTN Gelombang 2, Ini Ketentuan Saat Hari H

Prof. Dr. Margana, M.Hum., M.A. mengatakan, pelaksanaan UTBK di UNY menerapkan protokol kesehatan pandemi Covid-19 secara ketat sesuai dengan rekomendasi dari Satgas Covid-19 DIY, yang dikoordinasikan oleh HSC.

“Peserta UTBK yang boleh masuk/mengikuti UTBK di UNY suhu tubuhnya di bawah 37,5 derajat celcius dan wajib menunjukkan surat keterangan tes swab G-Nose, Antigen, PCR dengan hasil negatif/non reaktif,” kata Margana seperti dikutip dari laman resmi UNY di uny.ac.id, Selasa (27/4).

Selanjutnya, Margana menjelaskan, panitia melakukan WA broadcast kepada semua peserta UTBK berkenaan dengan kewajiban membawa syarat surat keterangan tes swab G-Nose, Antigen, PCR.



“Panitia, petugas, dan pengawas diwajibkan menerapkan secara ketat protokol kesehatan pandemic Covid-19 antara lain mengenakan masker standar, face shield, sarung tangan, menjaga jarak, menjaga kebersihan, rajin cuci tangan.” ujarnya.

Beberapa hal yang disampaikan dalam evaluasi pelaksanaan UTBK SBMPTN tersebut, di antaranya tingkat kehadiran peserta UTBK Gelombang 1 mencapai 92,5% (tidak hadir sebanyak 7.5%) dari 8.402 peserta dan terdapat sebanyak 5 peserta ABK.

Dari peserta yang tidak hadir atau tidak dapat mengikuti tes karena tidak dapat menunjukkan surat keterangan hasil tes swab, sebanyak 71 orang atau 0,82%. Sedangkan untuk menjamin kualitas layanan pelaksanaan UTBK di UNY, dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) oleh pimpinan UNY pada setiap sesi. Setiap sesi melibatan 4-5 pemonev, dengan menggunakan form monev secara online.

Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes, dalam sambutannya mengucapkan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja dengan maksimal, sehingga pelaksanaan UTBK di Pusat UTBK UNY pada gelombang 1 dapat berjalan dengan lancar.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!