UMM Peringkat Pertama PTS Penerima Pendanaan PKM se-Indonesia
Minggu, 09 Mei 2021 - 16:52 WIB
loading...
UMM berhasil menduduki posisi pertama Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang memperoleh pendanaan terbanyak se-Indonesia. Foto/Dok/Humas UMM
A
A
A
JAKARTA - Ajakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kepada mahasiswanya untuk berpikir kritis dan kreatif berbuah manis. UMM berhasil menduduki posisi pertama Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang memperoleh pendanaan terbanyak se-Indonesia. Selain itu juga menjadi satu-satunya PTS yang berada di peringkat sepuluh besar.
Berdasarkan keterangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ada sebanyak 102 proposal UMM yang mendapatkan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2021. Jumlah itu dua kali lipat dibandingkan raihan mereka pada tahun lalu.
Baca juga: Vokasi Universitas Brawijaya Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Prestasi
Koordinator percepatan prestasi mahasiswa di bidang penalaran UMM, Ir. Henik Sukorini, M.P., Ph.D. menjelaskan raihan ini tidak lepas dari strategi dan persiapan yang matang. Salah satunya adalah menyeleksi judul sebelum penyusunan proposal yang dilakukan mahasiswa. “Jika judulnya kurang menarik dan tidak terkini, akan kami tolak. Namun tentu dengan memberikan motivasi agar mahasiswa mampu berpikir kritis dan kreatif,” jelasnya lebih lanjut.
Dosen yang juga menjadi reviewer nasional itu juga mengatakan bahwa kunci utama keberhasilan UMM menempati sepuluh besar adalah sinergitas. Kerja sama berbagai pihak menjadi satu alasan utama keberhasilan menghasilkan proposal PKM yang berkualitas. Menurutnya, strategi apapun yang disiapkan akan sia-sia jika tidak ada sinergitas yang terlaksana dengan baik.
Berdasarkan keterangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ada sebanyak 102 proposal UMM yang mendapatkan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2021. Jumlah itu dua kali lipat dibandingkan raihan mereka pada tahun lalu.
Baca juga: Vokasi Universitas Brawijaya Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Prestasi
Koordinator percepatan prestasi mahasiswa di bidang penalaran UMM, Ir. Henik Sukorini, M.P., Ph.D. menjelaskan raihan ini tidak lepas dari strategi dan persiapan yang matang. Salah satunya adalah menyeleksi judul sebelum penyusunan proposal yang dilakukan mahasiswa. “Jika judulnya kurang menarik dan tidak terkini, akan kami tolak. Namun tentu dengan memberikan motivasi agar mahasiswa mampu berpikir kritis dan kreatif,” jelasnya lebih lanjut.
Dosen yang juga menjadi reviewer nasional itu juga mengatakan bahwa kunci utama keberhasilan UMM menempati sepuluh besar adalah sinergitas. Kerja sama berbagai pihak menjadi satu alasan utama keberhasilan menghasilkan proposal PKM yang berkualitas. Menurutnya, strategi apapun yang disiapkan akan sia-sia jika tidak ada sinergitas yang terlaksana dengan baik.
Lihat Juga :