Di Tengah Pandemi, YPA- MDR Tetap Lakukan Pendampingan dan Pembinaan
Jum'at, 25 Juni 2021 - 04:00 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Setahun lebih pandemi Covid-19 bertahan di Indonesia, tak sedikit dampak yang terjadi akibat virus asal China itu. Salah satunya, bidang pendidikan yang sangat merasakan dampak dari pandemi Covid-19 tersebut.
Alasannya, karena praktik belajar-mengajar secara langsung ditutup. Tidak diperbolehkannya belajar tatap muka dalam rangka mendukung program Pemerintah memutus mata rantai penularan Covid-19 melalui pembatasan sosial. Baca juga: DPR Minta Pemerintah Tunda Belajar Tatap Muka 2-3 Bulan
Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR), Herawati Prasetyo mengatakan, walaupun kondisi saat ini sangat sulit. Tetapi, kata dia, praktisi dunia pendidikan harus bisa menghadapi tantangan tersebut dan tidak boleh berpasrah diri pada keadaan. Perubahan pola dan sistem pembelajaran adalah sebuah keniscayaan.
“Masa pandemi Covid 19 sejak bulan Maret 2020 lalu hingga saat ini, menjadi bagian sulit melakukan seluruh program-program yang kami canangkan. Menjadi suatu tantangan tersendiri dalam pembinaan dan pendampingan dengan pola seperti sebelum masa pandemi datang, pola-pola pembinaan yang sudah dimodifikasi dengan cara New Normal,” kata Herawati dalam sebuah acara Virtual Media Gathering & Workshop yang bertajuk “Membangun Sinergitas, Membangun Pendidikan Indonesia”, Kamis 24 Juni 2021.
Dia juga menyerukan, agar para tenaga pendidik tidak putus asa dalam mencerdaskan anak-anak bangsa. “Mari kita tetap optimistis dengan harapan dan doa, semoga tahun ini kita mendapat limpah rahmat dan tuntunan Tuhan Yang Maha kuasa dalam menjalani segala aktivitas di tengah kondisi yang sulit dan penuh tantangan ini,” harap dia.
Alasannya, karena praktik belajar-mengajar secara langsung ditutup. Tidak diperbolehkannya belajar tatap muka dalam rangka mendukung program Pemerintah memutus mata rantai penularan Covid-19 melalui pembatasan sosial. Baca juga: DPR Minta Pemerintah Tunda Belajar Tatap Muka 2-3 Bulan
Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR), Herawati Prasetyo mengatakan, walaupun kondisi saat ini sangat sulit. Tetapi, kata dia, praktisi dunia pendidikan harus bisa menghadapi tantangan tersebut dan tidak boleh berpasrah diri pada keadaan. Perubahan pola dan sistem pembelajaran adalah sebuah keniscayaan.
“Masa pandemi Covid 19 sejak bulan Maret 2020 lalu hingga saat ini, menjadi bagian sulit melakukan seluruh program-program yang kami canangkan. Menjadi suatu tantangan tersendiri dalam pembinaan dan pendampingan dengan pola seperti sebelum masa pandemi datang, pola-pola pembinaan yang sudah dimodifikasi dengan cara New Normal,” kata Herawati dalam sebuah acara Virtual Media Gathering & Workshop yang bertajuk “Membangun Sinergitas, Membangun Pendidikan Indonesia”, Kamis 24 Juni 2021.
Dia juga menyerukan, agar para tenaga pendidik tidak putus asa dalam mencerdaskan anak-anak bangsa. “Mari kita tetap optimistis dengan harapan dan doa, semoga tahun ini kita mendapat limpah rahmat dan tuntunan Tuhan Yang Maha kuasa dalam menjalani segala aktivitas di tengah kondisi yang sulit dan penuh tantangan ini,” harap dia.
Lihat Juga :