Dihadapan 1.133 Wisudawan, Ini Wejangan Rektor UNY
Minggu, 27 Juni 2021 - 11:17 WIB
loading...
Rektor UNY Prof Sumaryanto saat melakukan wisuda sarjana baru, di auditorium UNY, Sabtu (26/6/2021). Foto/Dok/Humas UNY
A
A
A
SLEMAN - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengelar wisuda lulusan secara luring dan daring melalui aplikasi zoom meeting di auditorium UNY, Sabtu (26/6/2021). Untuk prosesi wisuda dilakukan secara simbolis oleh perwakilan lulusan, untuk wisudawan lainnya mengikuti dari tempat tinggal masng-masng.
Jumlah wisuda sebanyak 1133 lulusan. Terdiri dari program doktor (S3), 18 orang, program magister (S2) 196 orang, program sarjana (S1) 833 orang dan prgram diploma (D3) 86 orang. Dari jumlah ini, 463 atau 40,86% lulusan dengan predikit pujian, Rinciannya satu orang lulusan dengan predikat summa cumlaude dan 462 lulusan dengan predikat cumlaude .
Baca juga: Wisuda UNS, Peragaan Busana Bertema Indonesia Satu Iringi Prosesi Wisuda 907 Mahasiswa
Rektor UNY Prof Sumaryanto mengatakan di era revolusi industri 4.0 dengan digitalisasi dan otomatisasi yang ditandai dengan disrupsi, maka para lulusan di era ini harus memiliki kemampuan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang menjadi ciri dunia kerja di era digital.
“Sebab kepemilikan keterampilan yang meliputi communication, collaboration, creativity dan critical thingking. Bukan hanya sangat membantu untuk berkembang di masyarakat namun juga akan menjadikan lebih kuat dan maju dalam berbagai hal sehingga mampu untuk berkompetisi dalam persaingan global yang terus berjalan sekarang ini,” katanya.
Jumlah wisuda sebanyak 1133 lulusan. Terdiri dari program doktor (S3), 18 orang, program magister (S2) 196 orang, program sarjana (S1) 833 orang dan prgram diploma (D3) 86 orang. Dari jumlah ini, 463 atau 40,86% lulusan dengan predikit pujian, Rinciannya satu orang lulusan dengan predikat summa cumlaude dan 462 lulusan dengan predikat cumlaude .
Baca juga: Wisuda UNS, Peragaan Busana Bertema Indonesia Satu Iringi Prosesi Wisuda 907 Mahasiswa
Rektor UNY Prof Sumaryanto mengatakan di era revolusi industri 4.0 dengan digitalisasi dan otomatisasi yang ditandai dengan disrupsi, maka para lulusan di era ini harus memiliki kemampuan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang menjadi ciri dunia kerja di era digital.
“Sebab kepemilikan keterampilan yang meliputi communication, collaboration, creativity dan critical thingking. Bukan hanya sangat membantu untuk berkembang di masyarakat namun juga akan menjadikan lebih kuat dan maju dalam berbagai hal sehingga mampu untuk berkompetisi dalam persaingan global yang terus berjalan sekarang ini,” katanya.
Lihat Juga :