Respons Kemajuan Teknologi, RMI-AWS Kolaborasi Cetak Talenta Digital Para Santri

Minggu, 11 Juli 2021 - 23:16 WIB
loading...
Respons Kemajuan Teknologi,...
Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU dan Amazon Web Services (AWS) Indonesia kolaborasi menyelenggarakan program Laptop for Builders. Foto/Dok/RMI PBNU
A A A
JAKARTA - Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU dan Amazon Web Services (AWS) Indonesia kolaborasi menyelenggarakan program Laptop for Builders. Kerja sama ini merupakan hasil dari buah pemikiran RMI-AWS bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau yang disebut dengan revolusi industri 4.0 harus direspons oleh kalangan Pesantren dengan bertransformasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

Bentuk program ini adalah webinar dan pelatihan-pelatihan bagi Santri yang terbagi dalam kelompok Master Trainer dan Teachers. Program ini diikuti oleh 20 Pesantren yang masing-masing mengirimkan 1 Master Trainer dan 4 Teachers.

Baca juga: Gus Yaqut: Doa adalah Senjata Orang Beriman, Penumbuh Optimisme

Program yang telah berjalan sejak Desember 2020 ini sudah menyelesaikan materi pelatihan berupa pembuatan website, pembuatan aplikasi android, cloud computing 101, cloud literacy (inventor), AWS cloud basic, data scientist dan materi lainnya. Semua program pelatihan tersebut menggunakan sistem AWS service dan AWS educate K-12.

"Santri diharapkan tidak hanya ahli dalam ilmu agama, menjadi penerus para Ulama, dan penjaga moral tapi lebih dari itu yakni memiliki karakter dan life skill dalam merespon kemajuan teknologi. Karena itu, kita perlu serius mempersiapkan para santri memiliki kompetensi esensial yang diperlukan santri di masa mendatang,” kata Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU, KH. Abdul Ghaffar Rozin dalam keterangan pers, Minggu (11/7/2021).

Abdul Ghaffar mengatakan, output dengan diberikannya materi-materi dari program ini adalah agar supaya santri dapat mengenal dasar dari teknologi cloud computing. Kemudian para santri juga didorong agar belajar secara mandiri dengan fasilitas yang sudah diberikan baik berupa laptop maupun akses gratis melalui AWS educate tentang teknologi cloud computing.

Baca juga: KemenPAN-RB Buka 83 Formasi CASN untuk Lulusan D3 dan S1

Harapannya, lanjut dia, program ini memberi manfaat kepada santri khususnya dan untuk pesantren dan umat Islam pada umumnya dalam pemanfaatan teknologi. Target dari program ini adalah santri mampu membuat website secara mandiri, website untuk informasi, pengembangan dakwah dan publikasi ilmu-ilmu khas pesantren dan dalam jangka panjang santri dapat berkontribusi lebih luas dalam industri startup di Indonesia.

"Digitalisasi di pesantren untuk saat ini merupakan tuntutan, maka yang harus membangun digital sistem di pesantren, baik jaringan maupun sistem data harus dari santri sendiri bukan orang luar pesantren karena ini terkait dengan keamanan siber. Karena itu, kita perlu serius mempersiapkan para santri memiliki kompetensi esensial yang diperlukan santri di masa mendatang," harapnya.

20 Pesantren peserta dalam program ini di antaranya Pesantren Al-Burdah, Pesantren Aswaja Nusantara, Pesantren Annur Garut, Pesantren Rodlotul Mubtadi’in, Pesantren Mambaus Sholihin Suci, Pesantren Nuril Anwar Maron, Pesantren Al-Iman, Pesantren Maunah, Pesantren Darussalam Subah, Pesantren Maslakul Huda, Pesantren Qothrotul Falah, Pesantren Al-Badi’iyah, Pesantren Darunnajaah, Pesantren Ekonomi Darul Ukhwah, Pesantren Langitan, Pesantren Darul Ulum Poncol, Pesantren Tremas, Pesantren Luhur Ats-Tsaqafah, Pesantren Fathurrabbaniy, dan Pesantren Sanam.

Kompetisi Santri 4.0
Guna menjaring inovasi, kreatifitas, dan pemecahan masalah berbasis teknologi, RMI juga menggelar Kompetisi Santri 4.0 dengan tema “Dari Santri untuk Pesantren dan Umat Islam”. Melalui kompetisi ini para santri membuat proposal proyek untuk pengembangan pesantren dan umat Islam melalui pemanfaatan teknologi menggunakan layanan Amazon Web Service.

Kompetisi Santri 4.0 ini dapat diikuti oleh Master trainer dan teachers pada program “Laptop for Builders” dan terbuka juga untuk santriwan dan santriwati se-Indonesia dengan mengikuti ketentuan-ketentuan yang dibuat oleh panitia dalam buku panduan kompetisi.

Output dengan diadakan kompetisi ini adalah membuka peluang dan partisipasi santri dalam membuat proyek berbasis teknologi. Harapannya proposal proyek tersebut menghasilkan produk berbasis teknologi yang bermanfaat bagi pesantren dan umat Islam.

“Kami sangat mengharapkan dari kompetisi ini munculnya inovasi dan produk-produk yang tidak hanya bisa menjadi solusi di Pondok Pesantren masing-masing peserta tapi juga untuk diimplementasikan ke Pondok pesantren lain atau bahkan dengan skala yang lebih besar lagi,” kata Gunawan Susanto selaku Country General Manager AWS Indonesia.

Kompetisi ini dilaksanakan sesuai jadwal berikut:
1. Pengumpulan Proposal pada 15 Juli-1 Agustus 2021
2. Seleksi Proposal tanggal 2-8 Agustus 2021
3. Pengumuman 10 Peserta Terbaik tanggal 9 Agustus 2021
4. Coaching and Mentoring tanggal 11 Agustus-4 September 2021
5. Pengumuman Pemenang tanggal 12 September 2021
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
Santri Bisa Raih Gelar...
Santri Bisa Raih Gelar Magister dalam 4 Tahun, Cek Beasiswa Ini
UBSI Resmi Lepas Lulusan,...
UBSI Resmi Lepas Lulusan, Siap Jadi Penggerak Perubahan di Era Teknologi
Dukung Prioritas Presiden...
Dukung Prioritas Presiden di Daerah Tertinggal, Ditjen PPDT Gandeng MNC University Kembangkan Ekonomi Digital Desa
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Rekomendasi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved