Lulus di Tengah Pandemi, Ini Pesan Rektor UGM kepada 2.846 Wisudawan
Rabu, 25 Agustus 2021 - 18:47 WIB
loading...
Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof.Ir. Panut Mulyono. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Sarjana dan Diploma secara daring. Dalam wisuda kali ini Rektor UGM mewisuda 2.846 lulusan terdiri dari 2.056 lulusan Program Sarjana dan 790 lulusan Program Diploma.
Rektor UGM, Prof.Ir. Panut Mulyono mengatakan, saat ini Indonesia masih berada di tengah pandemi Covid-19. Berbagai sektor ekonomi dan industri belum mampu bangkit dari keterpurukan akibat dampak pandemi.
Baca juga: Ciptakan Alat Deteksi Ayam Halal dan Tiren, Mahasiswa IPB Raih Emas di Jepang
“Saudara-saudara lulus di tengah kondisi yang sepertinya kurang ideal. Namun, kita tidak boleh larut dalam pesimisme dan hanya berpangku tangan menantikan datangnya kondisi yang lebih baik,” katanya dilansir dari laman resmi UGM di ugm.ac.id, Rabu (25/8/2021).
Panut menyampaikan, tantangan yang dihadapi saat ini begitu besar, tetapi tidak lebih besar dari kekuatan serta potensi yang dimiliki bangsa. Di kampus UGM para lulusan telah dibekali dengan modal pengetahuan dan keterampilan, serta dibentuk dengan nilai-nilai yang luhur untuk dapat memajukan Bangsa Indonesia di dalam bidang masing-masing.
Tak hanya itu, UGM telah berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam penanganan Covid-19. Beberapa diantaranya melalui peningkatan kapasitas layanan kesehatan dan kemampuan laboratorium, pengoperasian selter isolasi bagi warga UGM dan masyarakat luas, percepatan program vaksinasi, serta upaya-upaya lain yang dilakukan.
Rektor UGM, Prof.Ir. Panut Mulyono mengatakan, saat ini Indonesia masih berada di tengah pandemi Covid-19. Berbagai sektor ekonomi dan industri belum mampu bangkit dari keterpurukan akibat dampak pandemi.
Baca juga: Ciptakan Alat Deteksi Ayam Halal dan Tiren, Mahasiswa IPB Raih Emas di Jepang
“Saudara-saudara lulus di tengah kondisi yang sepertinya kurang ideal. Namun, kita tidak boleh larut dalam pesimisme dan hanya berpangku tangan menantikan datangnya kondisi yang lebih baik,” katanya dilansir dari laman resmi UGM di ugm.ac.id, Rabu (25/8/2021).
Panut menyampaikan, tantangan yang dihadapi saat ini begitu besar, tetapi tidak lebih besar dari kekuatan serta potensi yang dimiliki bangsa. Di kampus UGM para lulusan telah dibekali dengan modal pengetahuan dan keterampilan, serta dibentuk dengan nilai-nilai yang luhur untuk dapat memajukan Bangsa Indonesia di dalam bidang masing-masing.
Tak hanya itu, UGM telah berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam penanganan Covid-19. Beberapa diantaranya melalui peningkatan kapasitas layanan kesehatan dan kemampuan laboratorium, pengoperasian selter isolasi bagi warga UGM dan masyarakat luas, percepatan program vaksinasi, serta upaya-upaya lain yang dilakukan.
Lihat Juga :