Kemendikbudristek Siap Produksi 10 Proposal Film Pendek pada Kompetisi Produksi Film 2021

Kamis, 16 September 2021 - 04:22 WIB
loading...
Kemendikbudristek Siap...
Direktorat Perfilman, Musik, dan Media Baru, Kemendikbudristek siap memproduksi sepuluh proposal film pendek yang terpilih dalam ajang Kompro Film Tahun 2021. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Kemendikbudristek ) melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media Baru, Direktorat Jenderal Kebudayaan siap memproduksi sepuluh proposal film pendek yang terpilih dalam ajang Kompetisi Produksi (Kompro) Film Tahun 2021.

“Sepuluh proposal yang terpilih akan mendapatkan kesempatan produksi film yang difasilitasi Kemendikbudristek, dan nantinya akan ditayangkan pada kanal Indonesiana TV,” ucap Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru Kemendikbudristek Ahmad Mahendra dalam acara Ngobrol Santai (Ngobras) Apresiasi 10 Proposal Film secara daring, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Nadiem Nginap di Rumahnya, Nuri: Saking Nggak Percaya, Nggak Bisa Tidur Semalaman

Kompetisi Produksi (Kompro) Film Tahun 2021 merupakan wadah yang ditujukan bagi para sineas untuk meningkatkan kreativitas dan semangat berkarya di masa pandemi Covid-19. Selain itu, menurut Ahmad Mahendra, kompetisi ini juga diselenggarakan untuk meningkatkan ketersediaan film pendek berkualitas yang mampu menanamkan pendidikan karakter, nilai budaya, dan kearifan lokal.

Lebih lanjut disampaikan Ahmad Mahendra, Kompro Film tahun 2021 diselenggarakan untuk memperkuat ekosistem perfilman melalui kreasi dan produksi dengan mengusung tema “Dinamika Kebudayaan Indonesia” sebagai upaya pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal melalui film pendek.

Dari 352 proposal yang masuk, sebanyak sepuluh proposal terpilih mendapatkan kesempatan untuk memproduksi film yang difasilitasi oleh Kemendikbudristek. “Selamat kepada sepuluh proposal terpilih, selamat melaksanakan proses syuting, tentunya dengan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” kata Mahendra.

Baca juga: Pilihan Jurusan Kuliah Tak Selalu Sesuai Talenta, Jokowi: Contohnya Menkes

Selain itu, Ahmad Mahendra menyampaikan kepada sepuluh proposal terpilih akan berkesempatan mengikuti festival film internasional. Ia juga berharap agar nantinya film yang terpilih dapat ditayangkan di Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF). “Ini kesempatan besar karena nggak sembarangan film yang bisa tampil dalam JAFF,” tuturnya.

Sepuluh judul proposal yang terpilih adalah Ade: Ride To Nowhere, produksi Hore Production, Makassar; Culas, produksi Goodwork, Jakarta; Gang Permai 2, produksi Historia Kreator, Pontianak; Ibu Ora Sare, produksi Lab 162, Yogyakarta; Jiwo, produksi Catchlight Pictures Indonesia, Yogyakarta; Kabar Dari Kubur, produksi Kinovia X Childhood Gang, Tangerang; Membicarakan Kejujuran Diana, produksi Kembang Layar Indonesia , Jakarta; Pasukan Semut produksi Gertak Film, Pontianak; Radio Pakcik Mahmud produksi Zettamind Studios, Pekan Baru; dan Rasa (H), produksi Kembang Gula, Solo.

Bagi peserta Kompro Film yang belum terpilih, disampaikan Ahmad Mahendra, mereka akan mengikuti peningkatan kapasitas dalam bidang perfilman dengan mengikuti workshop yang dibuat oleh Kemendikbudristek melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media Baru.

“Nanti akan ada pengajar yang memberikan ilmu-ilmu perfilman sehingga peserta yang belum terpilih dapat meningkatkan kapasitasnya dan ikut Kompro Film lagi di tahun 2022,” jelasnya.

Ifa Ifansyah, tim kurator sekaligus Direktur Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) mendukung apa yang disampaikan oleh Ahmad Mahendra, bahwa film-film hasil kegiatan Kompro 2021 akan mendapatkan kesempatan khusus mengikuti proses seleksi pada ajang JAFF yang akan diselenggarakan pada November mendatang. “Jika memang layak, kenapa tidak kita ikutkan dalam JAFF,” ujarnya dengan optimis.

Di sela-sela Ngobras, Ifa juga memberikan trik kepada para sineas dalam menyusun proposal yang baik, misalnya isi cerita lebih ditonjolkan, tidak membuat desain yang berlebihan, dan performa yang bagus saat mempresentasikan proposal tersebut. Ia juga berharap, dari sepuluh proposal yang terpilih dan dibuat film, nantinya dapat memberikan keuntungan bagi semua pihak yaitu pembuat film, Kemendikbudristek, juri, dan kurator. “Semoga nanti semuanya bisa diuntungkan dari program yang dibuat dan sukses,” harapnya.

Kompro Film Pendek Tahun 2021 dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu tahap pertama yang dimulai pada April sampai Agustus 2021, sedangkan tahap kedua berlangsung sejak awal September hingga November 2021. Pada tahap satu, terdapat 352 proposal film dari 29 provinsi seluruh Indonesia mengikuti seleksi dengan hasil 10 proposal yang terpilih.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
BINUS University Komitmen...
BINUS University Komitmen Cetak Sineas Muda Unggul
Jejak Pendidikan Ifan...
Jejak Pendidikan Ifan Seventeen yang Dikabarkan Jadi Dirut PT PFN, SD hingga Kuliahnya
Perkuat Ekosistem Perfilman...
Perkuat Ekosistem Perfilman Indonesia, ILUNI UI Gelar IMAC Film Fest 2025
Premiere Film Mahasiswa...
Premiere Film Mahasiswa MNC University, Kreativitas Storytelling yang Menginspirasi
DNK TV FDIKOM Raih Penghargaan...
DNK TV FDIKOM Raih Penghargaan Film Terbaik Kategori Mahasiswa di FFBAN 2024
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Curhat Sering Dicueki Anak, Syuting Jadi Obat Kesepian
Biasa Bikin Ketawa,...
Biasa Bikin Ketawa, Fajar Nugra Kini Siap Bikin Merinding di Film 'Pemikat Jiwa'
Rekomendasi
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Berita Terkini
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
Ikuti Forum Internasional...
Ikuti Forum Internasional GYC 2026 di Bangkok, Mahasiswa UBSI Siap Serap Pengalaman Global
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved