Rancang Robot Penyelam, Tim Robotika ITS Sabet 6 Penghargaan
Sabtu, 18 September 2021 - 13:17 WIB
loading...
Underwater robot yang dirancang Banyubramanta ini berhasil mendulang enam kategori penghargaan lewat ajang nasional Underwater Robot Challenge WIRC 2021. Foto/ITS
A
A
A
JAKARTA - Tim robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) , Banyubramanta, kembali melahirkan inovasi untuk robot Remotely Operated Vehicle (ROV). Underwater robot yang dirancang Banyubramanta ini berhasil mendulang enam kategori penghargaan sekaligus lewat ajang nasional Underwater Robot Challenge - Wonderfull Indonesia Robot Challange (WIRC) 2021.
Baca juga: Alasan Teknologi Robotika Diadopsi Banyak Industri, Balik Modal Lebih Cepat
General Manager Tim Banyubramanta ITS Periode 2021-2022 Afrizal Pradana Firmansyah menjelaskan, robot yang dilagakan terdapat dua macam, yakni robot Sea Wasp dan robot Glaucus Atlanticus. Masing-masing robot dipegang oleh subtim yang berbeda.
Baca juga: NU Inggris Selenggarakan Coding Class dan Robotika
Pada robot Sea Wasp memiliki spesifikasi dimensi yang lebih besar dibandingkan robot Glaucus Atlanticus. Software desain 3D yang digunakan pun berbeda, Sea Wasp menggunakan Solid Works, sedangkan Glaucus Atlanticus menggunakan Autodesk Inventor. "Intinya, kedua subtim mengusung konsep robot bawah air dengan desain frame, sirkuit PCB, dan dimensi robot yang berbeda," katanya melalui siaran pers, Sabtu (18/9/2021).
Afrizal mengungkapkan, secara keseluruhan sebenarnya robot mini ROV yang dirancang memiliki kesamaan cara kerja. Kedua robot dapat dikontrol menggunakan remote wireless dengan sistem penggerak motor dan baling-baling (propeller).
Baca juga: Alasan Teknologi Robotika Diadopsi Banyak Industri, Balik Modal Lebih Cepat
General Manager Tim Banyubramanta ITS Periode 2021-2022 Afrizal Pradana Firmansyah menjelaskan, robot yang dilagakan terdapat dua macam, yakni robot Sea Wasp dan robot Glaucus Atlanticus. Masing-masing robot dipegang oleh subtim yang berbeda.
Baca juga: NU Inggris Selenggarakan Coding Class dan Robotika
Pada robot Sea Wasp memiliki spesifikasi dimensi yang lebih besar dibandingkan robot Glaucus Atlanticus. Software desain 3D yang digunakan pun berbeda, Sea Wasp menggunakan Solid Works, sedangkan Glaucus Atlanticus menggunakan Autodesk Inventor. "Intinya, kedua subtim mengusung konsep robot bawah air dengan desain frame, sirkuit PCB, dan dimensi robot yang berbeda," katanya melalui siaran pers, Sabtu (18/9/2021).
Afrizal mengungkapkan, secara keseluruhan sebenarnya robot mini ROV yang dirancang memiliki kesamaan cara kerja. Kedua robot dapat dikontrol menggunakan remote wireless dengan sistem penggerak motor dan baling-baling (propeller).
Lihat Juga :