Gagas Biodiesel Minyak Jelantah, Mahasiswa IPB University Juarai Lomba KBMK

Minggu, 26 September 2021 - 16:21 WIB
loading...
Gagas Biodiesel Minyak...
Tiga mahasiswa IPB Juara 3 Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan (KBMK) dari Aspek Energi Bersih Terbarukan dan Terjangkau. Foto: Dok/IPB
A A A
JAKARTA - Tiga mahasiswa IPB University berhasil mendapatkan Juara 3 Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan (KBMK) dari Aspek Energi Bersih Terbarukan dan Terjangkau. Kompetisi ini dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ( Kemendikbudristek ).

Shabrina Ghaissan yang merupakan Ketua Tim BI FUEL menyebutkan bahwa timnya mengangkat ide biodiesel dari minyak jelantah. Ia menjelaskan, minyak jelantah dapat diproses menjadi biodiesel melalui esterifikasi.

Baca juga: FTI UII Olah Limbah Masker Jadi Bahan Bakar Minyak

“Dalam proses produksinya dihasilkan gliserin sebagai produk sampingan hasil esterifikasi. Pada dasarnya bisnis biodiesel dari minyak jelantah sudah banyak dieksekusi di berbagai wilayah di Indonesia, sehingga bukanlah sebuah bisnis baru,” ujar Shabrina.

Oleh karena itu, inovasi yang digagas oleh Shabrina dan kolega terdapat pada model bisnis yang kolaboratif dan integratif. Ia menjelaskan, kolaborasi terintegrasi ditekankan pada bisnis BI FUEL untuk mengokohkan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Selain itu, bisnis BI FUEL berbasis sociopreneur sehingga tujuan bisnis tidak semata-mata hanya profit atau keuntungan materi, namun juga kesejahteraan nelayan kecil.

Lebih lanjut, Shabrina menjelaskan, BI FUEL menjual biodiesel kepada nelayan dengan harga di bawah pasar yakni Rp5.150 per liter. sedangkan kepada non nelayan Rp9.300 per liter.

Baca juga: UI Universitas Terbaik versi QS Graduate Employability Rankings 2022

“Kami memberikan harga berbeda karena banyak nelayan yang masih kesulitan menjangkau bahan bakar yang dirasa mahal,” papar Rifda Sajida, anggota tim BI FUEL dari Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian IPB University.

Peran dari dosen pendamping sangat besar, tidak hanya sekadar memberikan support dalam hal konsultasi materi lomba, tetapi juga selalu memberi dukungan motivasi dan semangat. Tim BI FUEL mendapat bimbingan dari Dr Burhanuddin, dosen Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University. Selain itu, tim BI FUEL juga didampingi oleh beberapa dosen lain seperti Prof Erliza Hambali, Dr Feryanto, Dr Anna Fariyanti, dan Suhendi, MM.

Dr Burhanuddin selaku dosen pembimbing utama menyebutkan, BI FUEL menjadi solusi bagi lingkungan, mengurangi pencemaran air, serta memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan baku utama. Dengan demikian, BI FUEL merupakan energi yang ramah lingkungan tanpa menyebabkan polusi.

“Gagasan BI FUEL sendiri unik karena mengintegrasikan kolaborasi di hulu dan hilir yang menghubungkan bisnis aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan. Prosesnya banyak melibatkan komponen masyarakat, sehingga merupakan bisnis yang prospektif dan layak dioperasikan,” ujar Dr Burhanuddin.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Distribusi MBG Dinilai...
Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Rekomendasi
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved