Pembelajaran Jarak Jauh Harus Didukung dengan Ketersediaan Sinyal
Sabtu, 13 Juni 2020 - 17:01 WIB
loading...
Belum usainya pandemi Covid-19 memaksa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendorong kegiatan pembelajaran sekolah maupun kuliah dilanjutkan dari rumah. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Belum usainya pandemi Covid-19 memaksa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendorong kegiatan pembelajaran sekolah maupun kuliah tetap dilanjutkan dari rumah. Pembelajaran jarak jauh (PJJ) tersebut bisa dilakukan secara daring (online) maupun luring (offline).
(Baca juga: 658 WNI di Luar Negeri Sembuh Corona, 1.037 Positif dan 316 Orang Dirawat)
Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PDIP, Andreas Hugo Pereira, mengatakan pandemi corona telah mendorong sektor pendidikan bermigrasi dalam keterpaksaan. Ia mengaitkan dengan gagasan Merdeka Belajar yang belum dibarengi dengan Merdeka Sinyal.
(Baca juga: Fraksi PPP Dukung Maklumat MUI Tentang RUU HIP)
"Di tengah pandemi, sinyal bukan lagi alat bantu. Tapi merupakan alat kebutuhan yang sangat penting. Makanya ini suatu problematika besar dalam penanganan pendidikan di tengah pandemi," kata Andreas dalam diskusi daring, Sabtu (13/6/2020).
(Baca juga: 658 WNI di Luar Negeri Sembuh Corona, 1.037 Positif dan 316 Orang Dirawat)
Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PDIP, Andreas Hugo Pereira, mengatakan pandemi corona telah mendorong sektor pendidikan bermigrasi dalam keterpaksaan. Ia mengaitkan dengan gagasan Merdeka Belajar yang belum dibarengi dengan Merdeka Sinyal.
(Baca juga: Fraksi PPP Dukung Maklumat MUI Tentang RUU HIP)
"Di tengah pandemi, sinyal bukan lagi alat bantu. Tapi merupakan alat kebutuhan yang sangat penting. Makanya ini suatu problematika besar dalam penanganan pendidikan di tengah pandemi," kata Andreas dalam diskusi daring, Sabtu (13/6/2020).
Lihat Juga :