11 Mahasiswa ITB Ahmad Dahlan Lolos Program MSIB Kampus Merdeka 2022

Jum'at, 18 Februari 2022 - 16:19 WIB
loading...
11 Mahasiswa ITB Ahmad...
Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) mendukung dan berkomitmen terhadap Program MBKM Kemendikbud 2022. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan ( ITB-AD ) mendukung dan berkomitmen terhadap Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas Kemendikbudristek. Saat ini, Kementerian yang dipimpin Nadiem Anwar Makarim telah membuka lowongan Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Kampus Merdeka 2022.

Sebanyak 11 mahasiswa ITB-AD lolos dalam Program MSIB Kampus Merdeka 2022 Kemendikbudristek. Mereka yang lolos terdiri dari 8 mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Desain S-1 Program Studi Teknologi Informasi dan Sistem Informasi, serta 3 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis S-1 Program Studi Manajemen dan Akuntansi.

Baca juga: Nadiem Hapus Jurusan di SMA, Rektor UNS: Ini Berdampak pada Penerimaan Maba SBMPTN

Keberhasilan ini menjadi sebuah kebanggaan bagi 11 mahasiswa ITB-AD, yang lolos setelah menjalani berbagai seleksi, seperti seleksi kelengkapan administrasi, penilaian curriculum vitae, interview, dan lain-lain.

Dari masing-masing mahasiswa tersebut akan melaksanakan kegiaatan Magang dan Studi Independen Bersertifikat Kampus Merdeka melalui mitra penyelenggara program di PT. Syncore Indonesia, PT Presentologics, PT. Lentera Bangsa Benderang, PT. Ruang Raya Indonesia dan Universitas Terbuka.

Program MSIB Kampus Merdeka merupakan upaya pemerintah untuk menjembatani talenta berkualitas bagi industri sesuai dengan kualifikasi dan cocok dengan budaya organisasi. Sebuah program magang yang diakselerasikan dengan pengalaman belajar yang dirancang dan dibuat khusus berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi oleh mitra/industry terdiri atas perusahaan, organisasi, institusi pemerintahan, hingga startup yang dapat dipilih oleh mahasiswa.

Baca juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2022 Sudah Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Melalui program ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk belajar sekaligus melatih hard skill dan soft skill yang akan menyiapkan sebagai bekal agar lebih mantap ketika akan memasuki dunia kerja. Bagi mahasiswa sendiri akan mendapatkan pengalaman pembelajaran di luar kampus.

Kepala Lembaga Layanan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (LLMBKM) ITB-Ahmad Dahlan Dr. Pitri Yandri, M.Si mengatakan, mahasiswa yang ikut program tersebut nantinya, selain mendapat pengalaman, dengan mengikuti MSIB mahasiswa juga akan mendapatkan pengakuan (rekognisi) 20 SKS.

“Poin plusnya secara akademik dengan magang dan studi independen, sesuai yang disyaratkan oleh Kemendikbudristek mereka akan mendapatkan pengakuan (rekognisi) 20 SKS. Tergantung pada prodi masing-masing cara konversinya ke dalam mata kuliah,” tutur Yandri

Yandri menjelaskan, program MSIB ini sebenarnya seperti kuliah, namun langsung di perusahaan dengan pengembangan hard skill dan soft skill sesuai dengan perusahaan atau instansi tempat MSIB dilaksanakan. Tentunya, langsung didampingi oleh pendamping yang expert di bidangnya. Selain itu, juga akan ada evaluasi dan hasil kemajuan dari mahasiswa yang bisa dilihat tiap bulan oleh dosen pendamping dari kampus sendiri.

“Nanti, di akhir program mahasiswa bisa ikut ujian sertifikasi keahlian dan mendapat sertifikat kompetensi. Perusahaan yang akan mengarahkan ke sana. Manfaat lainnya, di awal sosialisasi MSIB Kemendikbud menyampaikan, perusahaan bersedia merekrut 76 persen dari mahasiswa yang memiliki prestasi,” tambahnya.

Lolosnya 11 mahasiswa ITB Ahmad Dahlan dalam Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat Kampus Merdeka, diharapkan membawa semangat bagi mahasiswa-mahasiswa di lingkungan ITB Ahmad Dahlan untuk mengikuti jejak pendahulunya. Pasalnya, Program MBKM akan bisa mendongkrak pemeringkatan kemahasiswaan dan institusi.

“Kami harap untuk program yang akan datang mahasiswa lebih aktif mengambil kesempatan mengikuti Program MBKM. Ini sangat bermanfaat sekali bagi mahasiswa untuk menambah kemampuan di luar akademi, kompetensi mahasiswa harus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan zaman. Link and match tidak saja dengan dunia industri dan dunia kerja tetapi juga dengan masa depan yang berubah dengan cepat,” tutupnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
MNC University Dukung...
MNC University Dukung KICAU 2026 FODJP, Dorong Pelajar Kenali Potensi dan Masa Depan
Mahasiswa Unsoed Antusias...
Mahasiswa Unsoed Antusias Saksikan Taping Rakyat Bersuara di iNews Media Group Campus Connect 2026
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
Rekomendasi
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Berita Terkini
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Infografis
Daftar 6 Tim Lolos Perempat...
Daftar 6 Tim Lolos Perempat Final Piala Dunia 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved