Beasiswa Magister Kominfo Sudah Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar
Minggu, 20 Februari 2022 - 23:12 WIB
loading...
Beasiswa Magister (S2) luar negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) 2022 sudah dibuka. Foto/Dok/Kominfo
A
A
A
JAKARTA - Beasiswa Magister (S2) luar negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) 2022 sudah dibuka. Pendaftaran akan dibuka dalam dua tahap. Tahap pertama pada 28 Februari 2022 untuk tujuan studi Tsinghua University. Tahap kedua pada 31 Maret 2022 untuk Negara tujuan studi lainnya.
Melansir situs Kominfo , Minggu (20/2/2022), beasiswa ini diperuntukkan bagi ASN/anggota, TNI/Polri, dan masyarakat umum yang berminat untuk melanjutkan studi magister di bidang studi terkait Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa LPDP Dibuka 25 Februari, Ini Jadwal Lengkapnya
Mahasiswa dapat memilih satu dari 5 kampus di 5 negara yang ditawarkan. Kelima universitas tersebut adalah Tsinghua University (RRT), International Institute of Information Technology Bangalore (IIIT-B India), Eotvos-Lorand University (ELTE Hungaria), University of Twente (Belanda), dan The University of Electro-Communications (UES Jepang).
Bagi kalian yang berminat untuk mendaftar program beasiswa luar negeri dari Kominfo, simak persyaratan dan cara pendaftaran berikut ini.
Baca juga: Mahasiswa ITB Bagikan Tips Lolos Beasiswa IISMA Kemendikbudristek
Beasiswa S2 Kominfo:
A. Persyaratan umum
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Berlatar belakang pekerjaan di sektor teknologi informasi dan komunikasi dan pelaku rintisan (start-up) lokal (bagi pelamar dari masyarakat umum, termasuk penyandang disabilitas)
3. Berusia maksimal 37 tahun untuk ASN/Anggota TNI/POLRI dan 33 tahun untuk masyarakat umum pada saat penutupan pendaftaran
4. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 baik atas biaya sendiri maupun dari lembaga lain
5. Mendapatkan izin pejabat yang berwenang
6. Telah memiliki pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun
7. Akan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan
8. Lulusan Sarjana (S1) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 dan khusus bagi penyandang disabilitas minimal 2,50 (dari skala 4,0)
9. Memiliki sertifikat TOEFL ITP dengan skor paling sedikit 530 atau TOEFL iBT 90 atau IELTS 6,5 (Bagi pelamar yang belum memiliki sertifikat TOEFL iBT/IELTS, dapat menyerahkan sertifikat TOEFL ITP untuk seleksi internal beasiswa Kementerian Kominfo. Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan Bahasa Inggris yang ditetapkan Mitra Perguruan Tinggi)
10. Pelamar wajib mendaftar ke perguruan tinggi untuk penerimaan bulan Agustus/September 2022
Melansir situs Kominfo , Minggu (20/2/2022), beasiswa ini diperuntukkan bagi ASN/anggota, TNI/Polri, dan masyarakat umum yang berminat untuk melanjutkan studi magister di bidang studi terkait Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa LPDP Dibuka 25 Februari, Ini Jadwal Lengkapnya
Mahasiswa dapat memilih satu dari 5 kampus di 5 negara yang ditawarkan. Kelima universitas tersebut adalah Tsinghua University (RRT), International Institute of Information Technology Bangalore (IIIT-B India), Eotvos-Lorand University (ELTE Hungaria), University of Twente (Belanda), dan The University of Electro-Communications (UES Jepang).
Bagi kalian yang berminat untuk mendaftar program beasiswa luar negeri dari Kominfo, simak persyaratan dan cara pendaftaran berikut ini.
Baca juga: Mahasiswa ITB Bagikan Tips Lolos Beasiswa IISMA Kemendikbudristek
Beasiswa S2 Kominfo:
A. Persyaratan umum
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Berlatar belakang pekerjaan di sektor teknologi informasi dan komunikasi dan pelaku rintisan (start-up) lokal (bagi pelamar dari masyarakat umum, termasuk penyandang disabilitas)
3. Berusia maksimal 37 tahun untuk ASN/Anggota TNI/POLRI dan 33 tahun untuk masyarakat umum pada saat penutupan pendaftaran
4. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 baik atas biaya sendiri maupun dari lembaga lain
5. Mendapatkan izin pejabat yang berwenang
6. Telah memiliki pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun
7. Akan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan
8. Lulusan Sarjana (S1) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 dan khusus bagi penyandang disabilitas minimal 2,50 (dari skala 4,0)
9. Memiliki sertifikat TOEFL ITP dengan skor paling sedikit 530 atau TOEFL iBT 90 atau IELTS 6,5 (Bagi pelamar yang belum memiliki sertifikat TOEFL iBT/IELTS, dapat menyerahkan sertifikat TOEFL ITP untuk seleksi internal beasiswa Kementerian Kominfo. Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan Bahasa Inggris yang ditetapkan Mitra Perguruan Tinggi)
10. Pelamar wajib mendaftar ke perguruan tinggi untuk penerimaan bulan Agustus/September 2022
Lihat Juga :