Mendikbud Beri Kebebasan Sekolah Tentukan Shifting Proses Belajar Siswa

Selasa, 16 Juni 2020 - 07:22 WIB
loading...
Mendikbud Beri Kebebasan...
Mendikbud Nadiem Makarim memberikan kebebasan kepada pihak sekolah untuk menentukan shifting proses belajar mengajar untuk siswanya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan membuka proses belajar mengajar di sekolah pada pertengah Juli mendatang. Dengan begitu, proses pelaksanaan pembelajaran tahun ajaran baru sesuai kalender pendidikan.

Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan, bagi daerah kabupten/kota yang masuk kategori zona hijau, dan ingin membuka sekolah harus memulai mengecek seluruh aspek kesiapan terkait protokol kesehatan bagi siswa dan guru. "Tapi tidak bisa normal dulu," kata Nadiem saat telekonferensi, Senin 15 Juni 2020.

Nadiem menuturkan, selama dua bulan sekolah dibuka akan ada pengaturan secara teknis dari pemerintah. Misalnya, jika dalam kondisi normal, kelas biasanya diisi 28-30 siswa, maka satu bulan pertama kelas akan diisi cukup 18 siswa. Menurutnya, ini berlaku untuk pendidikan dasar dan menengah. (Baca juga: Mendikbud: Hanya Sekolah di Zona Hijau yang Boleh Belajar Tatap Muka)

Menurut Nadiem, dengan kata lain, kapasitas kelas atau ruangan sekolah hanya 50%. Dengan demikian, secara otomatis sekolah yang melalui masa transisi ini harus melakukan proses shifting dan pihaknya memberikan kebebasan bagi unit pendidikan atau sekolah untuk menentukan seperti apa modek shiftingnya yakni bisa per hari, per minggu, per angkatan, kelas dan lain sebagainya. "Tapi dipastikan bahwa hanya boleh maksimal 18 peserta didik untuk pendidikan dasar dan menengah," jelasnya.

Lebih lanjut Nadiem mengatakan, untuk sekolah luar biasa (SLB) diterapkan sosial distancing dengan jarak 1,5 meter tempat duduk untuk semua jenjang. Dan, kelas diisi oleh 5 siswa setiap shiftingnya. Sedangkan untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) jarak tempat duduk ditentukan 3 meter dan berlaku untuk 5 murid. (Baca juga: Sekolah di 429 Daerah Wajib di Rumah)

"Jadwal pembelajarannya seperti yang sudah saya bilang tadi itu ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan situasi dan kebutuhannya. Jadi walaupun masuk sekolah, kapasitas pun dibagi jadi sekitar 50% kapasitas yang diperbolehkan masuk dan ini selama dua bulan pertama, baru setelah dua bulan masih hijau tidak ada masalah, baru boleh new normal di mana lebih banyak peserta yang boleh masuk sekolah," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Hardiknas 2026, Mendikdasmen...
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia
Tema dan Logo Hardiknas...
Tema dan Logo Hardiknas 2026 Lengkap dengan Makna dan Link Unduhan Resmi
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Rekomendasi
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Berita Terkini
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng Puspadaya Dukung Sekolah Ramah Anak, Fokus Cegah Bullying
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Siswi Indonesia Raih...
Siswi Indonesia Raih The Best Delegate di AYIMUN BSD Chapter 2026, Kantongi Beasiswa ke AWMUN Bali
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved