Mahasiswa UNY Ciptakan Alat Monitoring Konsumsi Daya Listrik Berbasis loT

Minggu, 13 Maret 2022 - 12:07 WIB
loading...
Mahasiswa UNY Ciptakan...
Prototipe alat monitoring konsumsi daya listrik babasis IOT buatan mahasiswa UNY. Foto/Dok/Humas UNY
A A A
JAKARTA - Penghitungan pemakaian listrik sebagai dasar untuk pembayaran tagihan tiap bulan dapat diketaui di kWh meter, baik yang analog maupun digital. Dari kWh meter tersebut diketahui berapa jumlahnya yang dipakai. Pemakaiannya sedikit pembayarannya juga kecil, sebaliknya pemakainnya banyak pembayaannya juga besar.

Namun, konsumen jarang atau bahkan tidak pernah mengecek berapa pengunaan per harinya. Mereka hanya langsung mendapatkan berapa tagihan yang harus dibayar tiap bulan. Padahal dengan mengetahui pemakaian tiap harinya selain bisa mengontrol agar penggunaannya tidak terlalu banyak juga menghemat konsumsi listrik.

Baca juga: 10 PTN-PTS Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2022, Mana Kampus Tujuanmu?

Untuk itu, tiga mahasiswa Universits Negeri Yogyakarta ( UNY ) membuat inovasi alat monitoring konsumsi daya listrik berbasis internet of thing (IoT). Alat tersebut dapat memonitor penggunaan daya listrik secara otomatis, sehingga konsumen dapat mengatahui berapa konsumsi hari itu.

Tiga mahasiswa UNY itu, yakni Oktania Hasna Sulistiyaningrum (prodi pendidikan teknik elektro), Patriya Rusdi Pratama (prodi pendidikan teknik mekatronika) dan Dafa Zenita Qotrunnada (prodi pendidikan teknik informatika).

“Alat ini diharapkan dapat berguna untuk penghematan energi listrik di Indonesia dan menyelamatkan bumi” kata Oktania Hasna Sulistiyaningrum dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/3/2022).

Baca juga: Beasiswa Sophia University, Ini Infonya bagi yang Ingin Kuliah Gratis ke Jepang

Ia mengatakan, alat tersebut menggunakan mikrokontroler arduino uno sebagai otak pengendali. Arduino uno diprogram untuk mengeluarkan nilai tarif daya tiap jam lalu tiap pukul 00:00 diupload ke web.

“Alat ini dapat melaporkan konsumsi daya pada hari itu juga dan konsumen dapat melihat langsung melalui web yang hanya dapat login oleh konsumen saja,” jelasnya.

Patriya Rusdi Pratama menambahkan alat yang dibutuhkan adalah Sensor Arus ACS712, Sensor Tegangan AC ZMPT101B, Modul Relay, Wemos D1 Mini, LCD dan Arduino Uno.

Cara kerjanya, alat membaca sensor arus dan tegangan, kemudian data sensor diolah lalu masuk pengendalian modul relay. Kemudian data dikirim dari Arduino uno ke Wemos D1 Mini dan diolah kembali untuk diunggah di internet dan ditampilkan pada layar LCD.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Buka Dialog, Pengamat...
Buka Dialog, Pengamat : Pemerintah Mau Terima Aspirasi dari Mahasiswa
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Rekomendasi
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Brasil Resmi Gugat Keputusan...
Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved